Lebih Canggih dan Cepat, Qualcomm Kenalkan Sensor Sidik Jari Baru
Teknologi 3D Sensor Sonic generasi 2 diperkirakan akan digunakan pada Samsung Galaxy S21. (The Verge)

Solopos.com, SOLO — Qualcomm baru saja mengumumkan 3D Sensor Sonic generasi kedua. Teknologi ini merupakan versi terbaru dari sensor fingerprint ultrasonic atau sidik jari ultrasonik. Teknologi ini diklaim menghadirkan ukuran permukaan sensor lebih luas dan lebih cepat dibanding dengan sebelumnya.

Melansir The Verge, Rabu (13/1/2021), Qualcomm meningkatkan teknologi 3D Sonic Sensor generasi kedua. Di mana, 3D Sonic Sensor generasi kedua memiliki ukuran permukaan sensor 8mm x 8mm atau 77 persen permukaan lebih luas. Sedangkan sebelumnya area permukaan sensornya hanya 4mm x 9mm.

Baca Juga: Asale Dusun Kembar Slogohimo, Surganya Kuliner Tradisional Wonogiri

Dengan area permukaan sensor yang lebih luas, pengguna dapat lebih mudah untuk menempatkan jari pada sensor.

Dengan menggabungkan sensor yang lebih besar dan pemprosesan yang lebih cepat, Qualcomm menjanjikan pemindaian sidik jari untuk membuka kunci smartphone akan berjalan 50 persen lebih cepat dibanding dengan generasi sebelumnya.

Baca Juga: Banyak Temuan Ular di Mojosongo Solo, Ini Penyebabnya

Sensor ini sebenarnya adalah generasi ketiga dari Qualcomm, sebelumnya 3D Sensor Sonic Max telah diperkenalkan pada 2019. Sedangkan generasi pertama 3D Sensor Sonic yang diperkenalkan pada 2018.

Qualcomm menjelaskan smartphone pertama yang menampilkan 3D Sensor Sonic generasi 2 ini akan hadir di awal tahun 2021. Tetapi, Qualcomm tidak menjelaskan secara detail perusahaan yang menggunakan teknologi ini untuk pertama kalinya.

Baca Juga: Mau Dilombakan, Burung Rp7 Juta Raib Digondol Maling di Klaten

Ada kemungkinan bahwa Samsung akan menggunakan teknologi ini pada perangkat Galaxy S21 yang akan dirilis pada 14 Januari 2021. Mengingat sebelumnya S10, Note 10, S20, dan Note 20 semuanya menggunakan teknologi 3D Sonic Sensor dari Qualcomm.



Berita Terkini Lainnya








Kolom