SOLO—Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong pemanfaatan sampah plastik sebagai bahan campuran aspal untuk pembangunan jalan.

“Cara kerjanya, aspal memiliki kandungan minyak, begitu dicampurkan dengan batu dan agregat dan dihamparkan serta dipadatkan, minyaknya akan menguap. Sehingga yang tinggal di jalan hanya aspal tanpa minyak yang getas dan mudah rusak. Dengan tambahan plastik yang mempunyai sifat elastis maka masih ada cadangan, ketahanan aspal plastik lebih awet,” ungka Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Akhmad Cahyadi, kepada wartawan ditemui di Hotel Alila Solo, Selasa (10/9/2019).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten