Tutup Iklan

Lebih 50 Persen Penyintas Mengalami Long Covid-19, Apa Penyebabnya?

Di Indonesia 70 persen dari para penyintas Covid-19 alami gejala long Covid-19.

 Ilustrasi penyintas alami long Covid-19. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penyintas alami long Covid-19. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Lebih dari 50 persen penyintas mengalami long Covid-19 hingga enam bulan setelah pulih. Saat ini sekitar 236 juta orang sudah pulih dari infeksi virus corona Covid-19 di seluruh dunia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa para penyintas baik orang dewasa dan anak-anak sama-sama bisa alami masalah kesehatan yang merugikan selama enam bulan atau lebih lama setelah sembuh.  Long Covid-19 adalah gejala virus corona Covid-19 berkepanjangan yang berkaitan dengan kelelahan, kesulitan bernapas, nyeri dada, nyeri pada persendian dan hilangnya indera penciuman serta perasa.

Penelitian penyintas alami long Covid-19 tersebut dilakukan oleh tim peneliti dari Pennsylvania State University di AS. Para peneliti memeriksa 57 studi global yang melibatkan 250.351 orang yang pulih dari virus corona Covid-19 dan belum vaksinasi.

Baca Juga: Selain Hipoglikemia, Dorce Gamalama Juga Idap Penyakit Ini

Para penyintas yang alami long Covid-19 ini mengalami penurunan berat badan, kelelahan, demam, nyeri dan lima orang yang selamat mengalami penurunan mobilitas. Mengutip Times of India, enam dari 10 orang yang sembuh dari virus corona Covid-19 juga mengalami perubahan pada paru-paru, seperempat lainnya mengalami kesulitan bernapas dan 1 dari 5 pasien mengalami ruam hingga rambut rontok.

Bahkan, nyeri dada, palpitasi, kehilangan nafsu makan, sakit perut, muntah dan diare juga merupakan gejala Long Covid-19 yang sering dilaporkan.  Hal ini menandakan bahwa sembuh dari virus corona tidak membuat seseorang langsung pulih sepenuhnya. Gejala virus corona berkepanjangan salah satu efek samping yang harus dihadapi setelah pulih.

Baca Juga: Kombinasi Gagal Ginjal dan Stroke Seperti Oddie Agam, Picu Kefatalan?

Bagaimana dengan di Indonesia? Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai lebih dari 4 juta kasus. Adapun dari data komunitas penyintas Covid-19 , 70 persen dari para penyintas Covid-19 alami gejala jangka panjang yang dikenal dengan istilah long Covid-19.

Menurut para ahli, long Covid-19 terjadi karena adanya peradangan hebat akibat badai sitokin, yakni ketika tubuh bekerja terlalu aktif sehingga berisiko merusak jaringan-jaringan tubuh. Dokter Spesialis Paru, dr. Handoko Gunawan, Sp.P, FCPP menjelaskan terkait gejala long Covid-19 antara lain lelah berkepanjangan, tidak enak badan setelah beraktivitas, hingga gangguan fungsi otak. Hal senada diucapkan Dokter Spesialis Fisik dan Rehabilitasi, dr. Darmadi Gunawan, Sp.KFR.

Baca Juga: Panci Gosong Jangan Buru-Buru Dibuang, Begini Cara Membersihkannya

“Varian keluhan seperti sakit kepala, sesak napas, ansietas, nyeri dada, gangguan konsentrasi, mual, muntah, demam, diare, anosmia juga dilaporkan dapat dialami oleh pasien Long Covid,”  katanya seperti dikutip dari Suara.com pada Rabu (27/10/2021).

Lalu bagaimana cara mengatasi gejala Long Covid ini? Para dokter menyarankan penderita Long Covid untuk menjaga pola makan dengan gizi seimbang, rutin mengonsumsi asupan cairan sebanyak 2 liter, dan melakukan aktivitas sesuai program dari fisioterapi.

Dukungan vitamin dan mineral juga sangat dianjurkan karena berguna untuk memperkuat sistem imun tubuh. Salah satunya adalah vitamin yang dapat menghambat TMPRSS2, yang mengaktivasi virus corona penyebab sakit Covid-19 masuk ke dalam sel tubuh.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

+ PLUS Kekerasan dalam Pacaran Menempati Urutan Kedua Setelah KDRT

Berbagai dampak yang ditimbulkan dari kekerasan dalam pacaran yaitu terjadi gangguan kesehatan dan psikis perempuan yang menjadi korban.

Peneliti Indonesia Novalia Pishesha Temukan Kandidat Vaksin Covid-19

Kandidat vaksin Covid-19 yang ditemukan Novalia berbasis protein dan menyasar langsung sel-sel penyaji antigen

Hari Ibu Tanggal 22 Desember, Begini Sejarahnya di Indonesia

Bagaimana cerita sejarah awal mula Hari Ibu Nasional diperingati tanggal 22 Desember setiap tahunnya, ada yang tahu?

Doa Ketika Terjadi Gunung Meletus, Agar Terhindar dari Bahaya

Berikut ini terdapat bacaan doa yang bisa dilafalkan ketika ada bencana alam gunung meletus menurut ajaran Islam, agar terhindar dari bahaya.

Perempuan Cerdas Cenderung Sulit Jatuh Cinta, Ini Penyebabnya

Nah bagi Anda kaum pria yang sedang berusaha menaklukkan hati si dia, tak ada salahnya mengetahui terlebih dulu apa penyebab perempuan cerdas cenderung sulit jatuh cinta.

Vaksin Dosis Ketiga Covid-19 Ada yang Berbayar, Berapa Harganya?

Rencananya, penerapan vaksin dosis ketiga Covid-19 berbayar ini mulai Januari 2022.

Ketahui Penyebab Seseorang Bunuh Diri, Salah Satunya Depresi

Jika orang sering merasakan kegagalan berulang dan merasa putus asa, ini juga bisa menjadi penyebab bunuh diri. 

Gunung Semeru Erupsi, Warganet Serukan Pray for Lumajang di Twitter

Warganet menunjukkan kepedulian mereka terhadap warga Lumajang yang sedang mengalami musibah dengan bersama-sama menggunakan tagar pray for Lumajang di jagat Twitter.

Tagar Randy Bagus Hari Sasongko Trending di Twitter

Diketahui, Bripka Randy Bagus ini berdinas di Polres Pasuruan dan telah ditetapkan tersangka.

Waspadai Dampak Debu Vulkanik Seperti Dikeluarkan Gunung Semeru

Akademisi dan Praktisi Klinis, Ari Fahrial Syam mengimbau agar masyarakat mewaspadai dampak dari debu vulkanik seperti dikeluarkan Gunung Semeru.

Lakukan Ini Saat Tersesat di Gunung Seperti Dialami WNA Ukraina

Ada sejumlah hal bisa Anda lakukan saat mengalami tersesat di gunung.

Melihat Keindahan 5 Danau di Gunung Semeru yang Saat Ini Erupsi

Bukan hanya puncaknya yang bernama Mahameru yang menarik perhatian, melainkan sejumlah danau atau ranu di Gunung Semeru juga menyimpan pesona tersendiri.

Kematian Novia Widyasari Jadi Sorotan, Kata Diperkosa Trending Twitter

Kata diperkosa terkait kasus kematian Novia Widyasari trending di Twitter, begitu pula dengan tagar noviawidyasari yang telah menuai 4.805 tweet.

Lakukan Ini Saat Terjadi Letusan Gunung Berapi Seperti Gunung Semeru

Bagi warga yang hidup di sekitar gunung berapi biasanya sudah tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi letusan, namun lain halnya dengan wisatawan.

Mengenal Bahaya yang Timbul Akibat Letusan Gunung Berapi Seperti Semeru

Bagi warga yang hidup di sekitar harus pandai-pandai menyesuaikan diri dengan selalu waspada dan siap siaga terhadap bahaya letusan gunung berapi.

Galon Isi Ulang Disebut Mengandung BPA, Benarkah Berbahaya bagi Tubuh?

Di Amerika Serikat dan Uni Eropa, larangan kandungan BPA pada kemasan pangan diterapkan untuk produk bayi dan food contact material.