Petugas menambal ruas jalan provinsi diantara Karangwuni-Pedan yang mulai berlubang guna persiapan arus mudik Lebaran tahun ini. Foto diambil Jumat (25/5). (Solopos-Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN--Penambalan jalan rusak di sejumlah ruas jalan alternatif di Kabupaten Klaten mulai dilakukan pekan depan. Penambalan jalan dilakukan demi kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2018. Penambalan jalan dilakukan melalui lelang lima paket pemeliharaan jalan.

Plt. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten, Suryanto, mengatakan pemeliharaan jalan dilakukan serentak melalui lima paket kegiatan yang sudah dilelangkan. Paket kegiatan itu yakni pengadaan bahan wilayah kota senilai Rp128,4 juta, Delanggu senilai Rp132,1 juta, Jatinom Rp86,1 juta, Pedan senilai Rp138,5 juta, serta Jogonalan senilai Rp75,5 juta.

“Kami sudah lelangkan dan material sudah ada. Rencana pekan depan dilakukan serentak. Material juga sudah di kirimkan ke lokasi tinggal pengerjaan,” kata Suryanto saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (26/5/2018).

Suryanto menjelaskan penambalan jalan yang masuk pada kegiatan pemeliharaan tersebut dilakukan menyebar ke berbagai wilayah terutama jalur kabupaten yang diperkirakan bakal dilewati arus mudik. Jalur itu seperti ruas Tegalgondo-Janti, Kalisogo-Cawas, serta Wedi-Bayat. “Rencana pemeliharaan dilakukan hingga H-7 Lebaran,” urai dia.

Sementara itu, sejumlah ruas jalan provinsi mulai ditambal. Hal itu seperti ruas jalan antara Karangwuni-Pedan, Jumat (25/5/2018) siang. Petugas melakukan penyisiran jalan rusak serta penambalan menggunakan material aspal di sepanjang ruas tersebut.

Salah satu warga Desa Borongan, Kecamatan Polanharjo, Adi, 18, mengatakan ruas jalan antara Tegalgondo-Janti sudah banyak yang berlubang. Ia mencontohkan seperti di wilayah Desa Sidoharjo, Polanharjo.

“Jalan sudah mulai berlubang dan ambles. Harapannya bisa diperbaiki. Apalagi jalur Tegalgondo-Janti merupakan jalur ramai terutama saat musim Lebaran tiba. Tidak hanya untuk jalur alternatif, jalur ini juga menjadi jalur bagi warga dari wilayah Solo menuju ke berbagai objek wisata,” kata Adi.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten