Lebaran 2017 Bikin Melorot Ekspor Jateng
Ilustrasi Pelabuhan Tanjung Mas Semarang. (JIBI/Bisnis/Dok.)

Lebaran menurunkan kinerja ekspor Jateng sepanjang Juni 2017.

Solopos.com, SEMARANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menengarai Lebaran telah berdampak pada penurunan ekspor Juni 2017. "Ekspor turun Juni ini lebih disebabkan oleh pergeseran Lebaran kemarin, kalau lihat polanya seharusnya naik. Selain itu kan ada juga libur panjang," kata Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Margo Yuwono di Kota Semarang, Senin (17/7/2017).

Berdasarkan data, dikatakannya, nilai ekspor Jawa Tengah pada Juni 2017 mencapai US$409,61 juta atau mengalami penurunan sebesar 25,16% dibandingkan ekspor Mei 2017 yang mencapai US$547,33 juta. "Demikian juga jika dibandingkan dengan Juni 2016, ekspor Jawa Tengah turun sebesar 135,52 juta dolar AS atau setara dengan 24,86%," katanya.

Meski demikian, untuk ekspor kumulatif dari Januari-Juni 2017 mencapai US$2.856,62 juta atau naik sebesar 2,19% dibandingkan ekspor kumulatif periode sama tahun sebelumnya yang mencapai US$2.795,57 juta. Sementara itu, melihat tren lima bulan terakhir 2017 yang nilai ekspornya terus mengalami kenaikan, pihaknya memperkirakan ekspor pada bulan depan akan kembali naik.

"Saat arus mudik dan balik, dilarangnya operasional kendaraan berat pengangkut barang mengakibatkan tertahannya pengiriman. Oleh karena itu, dengan kondisi yang sudah normal, kemungkinan bulan depan pengiriman barang khususnya untuk ekspor akan kembali membaik," katanya.

Berdasarkan data dari BPS Provinsi Jawa Tengah, untuk negara pangsa pasar utama ekspor Jawa Tengah selama Juni 2017 masih sama dengan bulan sebelumnya, yaitu Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok. Untuk ekspor ke Amerika Serikat nilainya mencapai US$112,19 juta, ekspor ke Jepang US$45,77 juta, dan ekspor ke Tiongkok US$32,64 juta.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom