Kategori: Nasional

LEBARAN 2016 : Warung Makan di Soloraya Naikkan Harga Jual


Solopos.com/Shoqib Angriawan/JIBI/Solopos

Lebaran 2016 dijadikan momentum pengusaha warung makan untuk menaikkan harga jual.

Solopos.com, SOLO--Pengusaha warung makan di Solo dan sekitarnya menaikkan harga jual saat libur Lebaran 2016. Sulitnya mendapatkan pasokan membuat pengusaha terpaksa menaikkan harga jual makanan.

Pemilik Sego Pedes Restoran, Dicky Sumarsono, mengatakan kenaikan harga itu sudah terjadi di tingkat pemasok. Banyak pemasok yang meliburkan diri saat Lebaran, sehingga jumlah bahan makanan yang masuk tidak sebanyak hari biasanya.

“Jujur saja, pasokan bahan makanan saat Lebaran enggak segampang hari biasanya. Banyak yang libur soalnya, sehingga harga dari pemasok juga sudah naik duluan,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Kamis (7/7/2016).

Kendati demikian, dia memastikan kenaikan harga di restoran berkonsep wedangan modern tersebut masih dalam batas kewajaran. “Kenaikan harga hanya Rp1.000-Rp2.000. Itu pun yang naik hanya makanan, kalau minuman enggak ada yang naik karena lancar seperti biasanya,” tuturnya.

Kenaikan harga juga hanya terjadi di Sego Pedes. Sedangkan di Lazy Cow Restaurant yang juga dia kelola tidak mengalami kenaikan harga.
Dia mengaku saat libur Lebaran ada kenaikan penjualan yang cukup signifikan. Bahkan, kenaikan bisa mencapai 60% dibandingkan hari biasanya.

“Kenaikan saat Lebaran sangat luar biasa, tahun kemarin bisa mencapai 60 persen dari hari biasanya. Kita juga enggak mau membuat pelanggan kecewa karena ternyata sudah banyak yang booking nanti (kemarin) malam, masak kita mau tutup. Libur pegawai nanti bisa diambil setelah Lebaran,” urainya.

Selain warung makan, sejumlah toko oleh-oleh juga menaikkan harga. Salah satu karyawan Kings Oleh-Oleh, Ida, mengaku beberapa jenis oleh-oleh naik Rp1.000-Rp2.000. Selama libur Lebaran, dia mengaku ada kenaikan penjualan hingga 50%.

“Kenaikan penjualan ini mungkin mencapai puncaknya hingga besok saat weekend,” katanya.

Share
Dipublikasikan oleh
Ahmad Mufid Aryono