SOLOPOS.COM - PNS Jombang berhalalbihalal di alun-alun pemkab setempat, Rabu (22/7/2015). (Detikcom)

Lebaran 2015 menjadi catatan buruk bagi sebagian PNS di Kabupaten Jombang.

Madiunpos.com, JOMBANG – Sebanyak 3.600-an pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Jombang tak terlihat hadir di tempat kerja pada hari pertama bekerja setelah libur Lebaran 2015. Hal itu diketahui setelah Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko menggelar apel pagi di lapangan setda pemkab setempat, Rabu (22/7/2015).

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

“Ada sekitar 30% PNS yang mangkir dalam apel pagi ini. Kami akan lihat yang 30% ini apakah mengikuti mekanisme yang benar, seperti sudah mengajukan [permohonan] cuti dan lain sebagainya,” kata Nyono kepada wartawan seperti diberitakan Detikcom.

Dari 12.000 PNS yang bekerja di lingkungan Pemkab Jombang, kata Nyono, hanya 8.400 orang yang hadir dalam apel tersebut. Sisanya, sekitar 30% atau 3.600 PNS tidak hadir dengan alasan yang belum jelas.Padahal, para abdi negara ini telah mendapat masa libur Lebaran 2015 selama enam hari, yakni Kamis-Selasa (16-21/7/2015).

Nyono mengaku geram dengan tidak hadirnya ribuan PNS itu. Pihaknya mengancam akan menjatuhkan sanksi berat kepada para abdi negara yang dengan sengaja membolos. Namun demikian, pihaknya akan melakukan evaluasi melalui Asisten 1,2, dan 3 yang membawahi 62 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemkab Jombang. Hal itu untuk memastikan apakah ada pelanggaran berupa kesengajaan membolos atau tidak.

“Jika ada unsur kesengajaan, kita beri sanksi berat. Kami akan evaluasi setiap SKPD melalui setiap asisten,” ujar Nyono menyikapi dugaan bolos ribuan PNS Jombang seusai libur Lebaran 2015.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya