Ilustrasi kesibukan maskapai penerbangan di bandara (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO — Maskapai penerbangan yang melayani rute Solo-Jakarta PP menyediakan extra flight atau tambahan penerbangan demi melayani arus mudik dan balik Lebaran.

Meski demikian, ada maskapai lain yang memilih tidak menyediakan tambahan penerbangan melayani arus mudik dan balik Lebaran. Sebagian maskapai yang hingga kini belum menyediakan tambahan penerbangan demi melayani arus mudik dan balik Lebaran itu berasumsi mampu melayani calon penumpang menggunakan penerbangan reguler.

Salah satu maskapai yang menyediakan extra flight Solo-Jakarta PP adalah Sriwijaya Air. Mereka menambah satu kali penerbangan. Sehingga Sriwijaya Air beroperasi sebanyak empat kali dari penerbangan biasa sebanyak tiga kali per hari. Mereka berencana melayani tambahan penerbangan pada Kamis (24/7/2014) hingga Senin (4/8/2014).

Pesawat jenis Boeing 737-800 NG dengan kapasitas 172 penumpang akan disediakan untuk extra flight. Sedangkan pesawat untuk penerbangan reguler adalah Boeing 737-300 dan Boeing 737-500 dengan kapasitas 120 penumpang-148 penumpang. District Manager Sriwijaya Air, Taufik Sabar, menuturkan pemesanan tiket extra flight dapat dilakukan pekan depan. Namun dia mengaku belum dapat memberikan kepastian jam penerbangan.

“Kami proses mengurus slot ke Bandara Adi Soemarmo Solo di Boyolali. Kami prediksi pekan depan tiket extra flight dapat dipesan. Kami menyediakan extra flight karena penerbangan pada tanggal tertentu lumayan penuh. Tambahan penerbangan untuk arus mudik pada 24 Juli-27 Juli dan arus balik pada 30 Juli-4 Agustus. Saya yakin penuh,” kata Taufik saat dihubungi Solopos.com, pekan lalu.

Taufik memberikan gambaran pemesanan tiket pada tanggal tertentu penuh. Seperti arus balik pada 31 Juli hingga 4 Agustus. Sedangkan pada tanggal setelah 4 Agustus pemesanan berkisar 25%-40%. Taufik berpesan calon penumpang merencanakan pemesanan tiket pesawat jauh hari. Salah satu pertimbangan adalah harga tiket belum terlalu mahal.

“Kami masih memasang harga kisaran Rp900.000 untuk rute Solo-Jakarta. Tetapi kami pastikan harga itu menjadi Rp1 juta apabila memesan mendekati lebaran. Jadi silakan rencanakan keberangkatan,” imbuh dia.

Sementara itu dihubungi secara terpisah Marketing and Sales Manager Garuda Indonesia Branch Office Solo, Endy Latief, menjelaskan Garuda Indonesia tidak melayani tambahan penerbangan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.

Menurut Endy, Garuda Indonesia masih mampu melayani calon penumpang menggunakan jadwal penerbangan reguler. Garuda Indonesia melayani penerbangan rute Solo-Jakarta PP sebanyak lima kali.

Endy juga menambahkan kepadatan penumpang terjadi pada tanggal tertentu. Seperti arus mudik dari Jakarta-Solo paling banyak pada Sabtu-Minggu (26-27/7/2014) dan arus balik dari Solo-Jakarta pada Sabtu-Minggu (2-3/8/2014). Sedangkan load factor pada tanggal lain berkisar 80%.

“Solo enggak ada penambahan penerbangan. Kami enggak menyediakan tambahan penerbangan karena kami yakin masih bisa mencukupi kebutuhan calon penumpang menggunakan lima kali penerbangan,” ungkap dia.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten