Kategori: Nasional

LEBARAN 2014 : Lalu Lintas Macet, Gubernur Jateng Dimarahi Pemudik


Solopos.com/Insetyonoto/JIBI/Solopos

Solopos.com, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama mudik Lebaran 2014. Penyebabnya, terjadi kemacetan lalu lintas di beberapa titik di Jateng sampai berjam-jam, termasuk gara-gara amblesnya Jembatan Comal.

Permintaan maaf itu disampaikan Ganjar Pranowo kepada wartawan di sela open house Lebaran 2014 di Rumah Dinas Gubernur Jateng, Wisma Perdamaian, kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, Senin (28/7/2014).

Open house yang digelar seusai salat Idul Fitri tersebut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Heru Sudjatmoko, para kepala dinas satuan perangkat kerja daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, sejumlah bupati/walikota, tokoh agama serta ratusan masyarakat umum.

“Melalui momentum Lebaran ini saya meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama di perjalanan mudik di Jateng,” katanya.

Menurut Ganjar, ada pemudik yang marah-marah yang disampaikan melalui akun twitter-nya karena terjebak kemacetan arus arus lalu lintas di wilayah Prupuk, Kabupaten Tegal selama selama 12 jam. “Namun, ada pemudik yang berterimakasih kepada saya karena bisa melewati jembatan Comal, Pemalang yang sudah diperbaiki karena ambles,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengimbau kepada pegawai negeri sipil (PNS) di Jateng mengikuti aturan libur Lebaran 2014 yang telah ditetapkan pemerintah pusat selama dua hari ditambah tiga hari cuti bersama sehingga masuk kerja pada 4 Agustus mendatang.

"Mengimbau supaya PNS di Jateng mentaati kebijakan pemerintah yakni masuk kerja lagi pada 4 Agustus mendatang,”harap Ganjar.

Sementara itu, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI. Sunindyo didampingi istri dan anaknya menggelar open house Lebaran di rumah dinas Puri Wedari, Kota Semarang, Senin. Kegiatan itu dihadiri ratusan pejabat dan prajurit TNI Kodam IV/Diponegoro yang datang bersama keluarganya masing-masing, pejabat sipil dan masyarakat untuk melakukan silahturahmi dengan Pangdam.

Pangdam mengatakan Idul fitri supaya bias menjadi momen bagi TNI dan masyarakat untuk memperbarui komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menjauhkan dari segala konflik. “Kodam IV Diponegoro siap menjadi mitra masyarakat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Pangdam.

Share