Tutup Iklan
Pemain Persis Solo merayakan gol. (Twitter-@persisofficial)

Solopos.com, KEDIRI - Persis Solo akan melakukan perubahan taktik untuk meraih kemenangan saat bertandang ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (6/9/2019). Hal itu dilakukan karena Persis mengalami krisis pemain.

Dua pemain sayap andalan Persis, Hapidin dan Slamet Budiono dipastikan tak dapat memperkuat tim karena sakit dan cedera. Padahal, mereka menjadi motor serangan bagi Laskar Sambernyawa sejauh ini.

Pelatih kepala Persis, Choirul Huda, mengungkapkan sisi paling berbahaya dari calon lawan adalah sektor sayap. Persis sebenarnya juga tim dengan tipikal menyerang yang sama.

Masalahnya adalah sejak Slamet Budiono absen pada laga versus Mitra Kukar, penggantinya tak mampu menunjukkan performa yang meyakinkan. Hapidin yang kemudian menjadi tumpuan di sektor sayap ternyata sakit sehingga tak bisa memperkuat tim.

“Kami akan memaksimalkan pemain yang ada. Tentu, pada laga lawan Persik, kami akan mencari alternative serangan lain. Kami harus bermain kombinasi,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Kamis (5/9/2019).

Untungnya, Persis memiliki pemain baru, Beny Ashar. Selain piawai menjadi juru gedor, pemain pinjaman dari Persiba Balikpapan itu juga bisa menjadi second striker maupun penyerang sayap.

“Semua pemain yang ikut siap tanding. Hanya mungkin ada catatan untuk M. Isa. Sejak cedera lama, ia belum main lagi. Saya lihat di beberapa latihan bagus. Tapi terlihat kalau Isa masih trauma. Saya yakin trauma itu bisa hilang kalau dia dicoba main resmi,” tutupnya. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten