Launching Buku, Ini Catatan di Bedah Buku Bawaslu Sukoharjo

Buku Sejarah menjadi catatan penting untuk menjadi di tahun-tahun mendatang karena telah berhasil mengungkap sejarah pengawas pemilu dimasing-masing Kabupaten/Kota.

 Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo menggelar acara launching dan bedah buku Sejarah Pengawas Pemilu/Pemilihan Kabupaten Sukoharjo, di kantor Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Selasa (9/8/2022). (Solopos.com/Magdalena Naviriana Putri)

SOLOPOS.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo menggelar acara launching dan bedah buku Sejarah Pengawas Pemilu/Pemilihan Kabupaten Sukoharjo, di kantor Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Selasa (9/8/2022). (Solopos.com/Magdalena Naviriana Putri)

Solopos.com, SUKOHARJO– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo menggelar acara launching dan bedah buku Sejarah Pengawas Pemilu/Pemilihan Kabupaten Sukoharjo, Selasa (9/8/2022).

Beberapa catatan dalam bedah buku tersebut di antaranya seperti kurangnya dinamika perkara yang dicantumkan dalam buku, juga soal ejaan yang disempurnakan (EYD).

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta, Anas Syahirul memberikan catatan dalam launching dan bedah buku itu.

“Secara umum dari sisi perwajahan [cover buku] sudah bagus. Namun, mungkin didalamnya saja yang harus dihidupkan. Kalau melihat secara umum mungkin lebih di perbanyak gambar kegiatan dan aktivitas dari Bawaslu atau Panwaslu dari masa ke masa,” jelas Anas.

Dia juga menyadari usulannya itu akan menjadi tantangan, mengingat menulis buku sejarah tidaklah mudah. Namun, dengan memperbanyak foto kegiatan agar buku itu menjadi lebih hidup sebagai karya literasi dan dokumentasi.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan dikantor Bawaslu Kabupaten Sukoharjo secara luring maupun secara daring melalui Zoom Meeting itu, dia menyampaikan masukan lain. Hal itu berkaitan dengan ketelitian dalam penggunaan EYD. Selain itu dia juga menyoroti perihal narasi-narasi penanganan perkara yang harus dipertajam.

Meski demikian Anas mengapreasi pembentukan buku tersebut sekaligus berharap buku sejarah tersebut dapat memberikan edukasi.

Narasumber lain dalam bedah buku, Pengawas Pemilu Tahun 1999, Muladi Wibowo menceritakan pada masanya, Panwas Pemilu 1999 terdiri atas unsur Hakim, Unsur Perguruan Tinggi, dan Unsur Masyarakat. Panwas saat itu berhubungan sangat baik dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Tahun 1999 itu diprediksikan akan banyak masalah karena banyak [partai politik] parpol. Tetapi justru adem-adem saja meskipun pada akhirnya tidak begitu mulus,” jelasnya.

Sebelum acara diskusi tersebut dimulai, Muhammad Rofiuddin Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dalam sambutannya secara virtual menyampaikan tidak ingin sejarah pengawas terkubur. Agar peristiwa penting tidak hilang begitu saja.

“Pemilu di Indonesia memiliki sejarah yang cukup panjang. Sejak 1955 sudah ada pemilu kemudian 1980 sudah ada pengawas pemilu. Hingga sekarang juga proses pemilu diawasi pengawas pemilu,” jelasnya.

Buku Sejarah tersebut menurutnya menjadi catatan penting untuk menjadi di tahun-tahun mendatang karena telah berhasil mengungkap sejarah pengawas pemilu dimasing-masing Kabupaten/Kota.

“Kami ingin menggali sejarah pengawas pemilu dari 2004 hingga sekarang. Agar sejarah tersebut bisa kita pelajari dan ungkap untuk anak cucu kita sebagai sebuah pembelajaran. Sekaigus peristiwa pemilu tidak hilang,” kata dia.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pengawas pemilu di periode-periode sebelumnya yang telah menyampaikan berbagai informasi dari berbagai dokumen sehingga buku sejarah pengawas pemilu di Kabupaten/Kota dapat disusun.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukoharjo, Bambang Muryanto, menyampaikan ada yang unik di sisi kelembagaan di pengawas pemilu. Jika dahulu panwas selalu memiliki dinamikanya tersendiri.

“Ada yang unik dari sisi kelembagaan. Dulu pertama perwakilan ormas. Di 1999 itu bahkan pengawas pemilu struktur berasal dari pengadilan. Sementara di 2004 pengawas pemilu merupakan perwakilan kejaksaan, kepolisian dan tokoh masyarakat,” jelasnya.

Bambang mengucapkan terima kasih kepada narasumber telah mengingat kejadian yang lalu terkait informasi dan data yang telah disampaikan sehingga dapat menyusun buku ini sesuai fakta.

Kegiatan bedah buku yang berlangsung sejak pukul 14.00 WIB-16.00 WIB itu dimoderatori oleh Rochmad Basuki Anggota Bawaslu Kabupaten Sukoharjo.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Ujung Tanduk Nasib Piala Dunia U-20 setelah Tragedi Kanjuruhan

      Ujung Tanduk Nasib Piala Dunia U-20 setelah Tragedi Kanjuruhan

      Nasib sepak bola Indonesia berada di ujung tanduk. Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 153 orang berpotensi mengganjal Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2023. Indonesia pun terancam mendapat sanksi berat lainnya dari FIFA.

      Berita Terkini

      380 Juru Parkir di Sragen Ditarget Setoran Rp1,2 Miliar

      Sebanyak 380 orang juru parkir yang menyebar di sembilan kecamatan di Bumi Sukowati ditarget bisa setor ke pendapatan asli daerah (PAD) sebanyak Rp1,2 miliar pada 2022 ini.

      Agenda Berkebaya Bersama Ibu Negara Siang Ini, Cek Lokasi Parkirnya

      Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo menutup Jl. Slamet Riyadi selama kegiatan Berkebaya Bersama Ibu Negara, Minggu (2/10/2022). Ada 10 fasilitas parkir yang tersedia.

      Heroik, Tim Damkar Klaten Selamatkan Kucing yang Sepekan Terjebak di Sumur

      Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Klaten melakukan penyelamatan seekor kucing yang tercebur sumur sedalam belasan meter di Desa Kanoman, Kecamatan Karangnongko.

      Polres Wonogiri Serahkan Dua Ton Beras kepada Warga Miskin

      Polres Wonogiri menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras sebanyak dua ton kepada 200 warga miskin di Wonogiri, Jumat (30/9/2022).

      Stok Darah PMI Sragen Hari Ini Oktober 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Sragen hari ini, Minggu (2/10/2022), bisa disimak di sini.

      Konser Solo Batik Music Festival, Kemeriahan Musik dalam Nuansa Batik

      Konser musik dalam ajang Solo Batik Music Festival 2022 di Pamedan Pura Mangkunegaran, Sabtu (1/10/2022) malam berlangsung meriah dengan penampilan sejumlah musisi dan grup band papan atas Tanah Air.

      Jangan Lupa Bawa Payung, Prakiraan Cuaca Klaten Hari Ini bakal Hujan Lebat

      Prakiraan cuaca Klaten hari ini, Minggu 2 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Prakiraan Cuaca Wonogiri Hari Minggu Ini: Hujan Lebat sejak Sore

      Prakiraan cuaca Wonogiri hari ini, Minggu 2 Oktober 2022 tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Hati-Hati di Jalan! Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini Hujan Lebat sejak Sore

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Minggu (2/10/2022) yakni berawan pada pagi hari, kemudian hujan lebat mulai sore hingga malam hari.

      Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini: bakal Hujan Lebat Pukul 16.00 WIB

      Prakiraan cuaca Sukoharjo hari ini pada Minggu (2/10/2022) menurut prakiraan BMKG bakal hujan lebat pada sore hari.

      Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini 2 Oktober 2022, Masih Diwarnai Hujan Lebat

      Info lengkap prakiraan cuaca Karanganyar hari ini, Minggu (2/10/2022), bisa Anda simak di sini.

      Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini 2 Oktober 2022, Masih Tak Bersahabat

      Informasi mengenai prakiraan cuaca Sragen hari ini, Minggu (2/10/2022), bisa Anda baca pada artikel ini.

      Prakiraan Cuaca Solo Minggu 2 Oktober, BMKG Prediksi Berawan dan Hujan

      Prakiraan cuaca dari BMKG pada Minggu (2/10/2022) memprediksi Solo bakal berawan kemudian hujan sejak siang hingga malam.

      Jenazah KH Dian Nafi' akan Dimakamkan di Kompleks Ponpes Al-Muayyad Windan

      Jenazah tokoh perdamaian Kota Solo sekaligus pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Windan, Sukoharjo, KH Muhammad Dian Nafi', akan dimakamkan di kompleks Ponpes pada Minggu (2/10/2022).

      Tepat saat Hari Batik Nasional, Westlife Gelar Konser di Candi Prambanan Klaten

      Westlife gelar konser di Candi Prambanan tepat saat Hari Batik Nasional, Minggu (2/10/2022) malam.