Laris Manis, Rp1,5 M Biskuit Semarang Diborong Rusia
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menunjukkan biskuit Fine Choice dari Kabupaten Semarang pada stan Central Java Province di Festival Indonesia Moscow, Rusia, Sabtu (3/8/2019). (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

Semarangpos.com, MOSCOW – Beragam produk asal Jawa Tengah (Jateng) mendapat respons positif saat ditampilkan pada acara Festival Indonesia Moscow di Taman Krasnaya Presnya, Moscow, Rusia, Jumat-Minggu (2-4/8/2019). Salah satu produk asal Kabupaten Semarang,, yakni biscuit Fine Choice, bahkan langsung dipesan hingga tiga kontainer senilai Rp1,5 miliar.

Biskuit Fine Choice memang  terdengar asing bagi masyarakat Indonesia. Biskuit produksi sebuah pabrik di Kabupaten Semarang ini memang tidak dijual di dalam negeri, dan hanya melayani ekspor maupun penjualan online melalui e-commerce.

”Kami dapat order tiga kontainer dengan nilai per kontainernya lima ratus juta, buyer kami ingin memasarkan di supermarket di Rusia," kata Direktur Marketing PT. Choice Plus Makmur, Irawati Lukito, dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Minggu.

Selain biskuit, produk asal Jateng yang dipamerkan di FIM IV ini meliputi kain batik dan lurik, bulu mata, gula merah, aneka keripik buah, jamu, jeli, kerajinan kayu dan tas, sertal kopi. Mereka dikumpulkan dalam satu booth yang dikoordinasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Pemilik Batik Lurik Prasojo Klaten, Hanggo Wahyu Amerto, mengaku sangat senang bisa mengenalkan produknya ke Rusia. Ia berharap mendapat buyer baru dari Negeri Beruang Merah tersebut. "Dukungan dari gubernur sangat membantu pengusaha dan UMKM seperti kami untuk memperkenalkan produk dari budaya Jateng,” ujarnya.

Selain produk, Jateng juga mempromosikan pariwisata. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, yang memimpin langsung delegasi menawarkan destinasi wisata unggulan seperti Borobudur, Sangiran, Dieng, dan Karimunjawa.

Menurut Ganjar, selama ini wisatawan Rusia ke Jateng memang sudah menunjukkn tren kenaikan, meskipun belum signifikan. Turis Rusia yang datang ke Borobudur terus mengalami kenaikan setiap tahun. Pada tahun 2016, turis Rusia yang berkunjung mencapai 3.149 orang, lalu naik menjadi 4.209 orang pada 2017 dan 4.428 orang pada 2018.

”Dengan festival ini saya berharap akan banyak wisatawan Rusia yang berkunjung ke Jateng. Selain itu, hubungan dagang dan investasi Jateng dan Rusia akan semakin bertambah erat dan meng-untungkan kedua belah pihak," kata Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom