Salah satu warga menunjukkan bukti rekaman video siaran langsung Pilkades Danguran, Kecamatan Klaten Selatan, Rabu (26/3/2019). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN -- Satreskrim Polres Klaten akan mulai memintai keterangan sejumlah saksi terkait laporan politik uang di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Danguran, Klaten Selatan, awal pekan depan.

Upaya memintai keterangan itu guna mengetahui benar tidaknya unsur politik uang di Pilkades Danguran. Sebagaimana diinformasikan, warga Danguran yang tergabung dalam Forum Danguran Peduli mengadukan dugaan keterlibatan warga luar desa yang ikut mencoblos dan dugaan politik uang di Pilkades Danguran yang digelar Rabu (13/3/2019).

Saat mengaku ke Polres Klaten, Selasa (26/3/2019) lalu Forum Danguran Peduli didampingi penasihat hukum, Reskam Bindariim. Dua warga luar desa yang diduga ikut mencoblos berinisial RB dan SY. Sedangkan dua warga yang diduga terlibat politik uang, yakni MY dan JY.

MY dan JY yang merupakan warga Danguran diduga memberikan sejumlah uang ke warga agar mencoblos salah satu calon kepala desa (cakades) tertentu.

“Kami masih mempelajari kasus itu. Kemungkinan akan ada pemanggilan, baik pengadu maupun teradu, pekan depan,” kata Kasatreskrim Polres Klaten, Dicky Hermansyah, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, kepada Solopos.com, Jumat (29/3/2019).



Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten