Laporan Awal Dana Kampanye Pilkada Wonogiri: Josss Rp1 juta, Harjo Rp100.000

Dua paslon di Pilkada Wonogiri telah membuat Laporan Awal Dana Kampanye.

SOLOPOS.COM - Pasangan Hartanto-Joko Purnomo (Harjo) dan Joko Sutopo-Setyo Sukarno (Josss). (Solopos/M. Aris Munandar)

Solopos.com, WONOGIRI -- Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Wonogiri telah membuat Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, paslon nomor urut satu, Hartanto-Joko Purnomo (Harjo), memiliki saldo awal di Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) senilai Rp100.000. Sedangkan paslon nomor urut dua, Joko Sutopo-Setyo Sukarno (Josss), memiliki saldo awal di RKDK sebesar Rp1 juta.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi, mengaku pihaknya telah menerima Laporan Awal Dana Kampanye dari kedua paslon. Saat ini LADK tersebut sudah bisa dilihat di website resmi KPU Wonogiri.

15 Tahun Menunggu Punya Anak, Pemulung Solo Ini Malah Keguguran Gara-Gara Tabrak Lari

Ia mengatakan, ke depan akan ada mutasi rekening tersebut. Keluar-masuknya uang yang digunakan untuk kegiatan kampanye masing-masing paslon bisa diketahui. Selain LADK, menurut dia, di tengah masa kampanye, paslon juga diperintahkan untuk membuat Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK).

Begitu juga setelah masa kampanye selesai pada 5 Desember 2020 mendatang. Kedua paslon diwajibkan membuat Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

"Laporan itu akan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), sebagai instansi yang independen," kata Toto kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2020).

Batas Maksimal

Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan, KPU Wonogiri, Pradika Harsanto, batas maksimal pengeluaran dana kampanye hampir Rp40 miliar. Hal itu sudah disepakati oleh kedua paslon.

"Ini baru saja disepakati. Kedua paslon menghendaki batas maksimal yang digunakan untuk kampanye Rp39.984.888.500. Setiap paslon maksimal mengeluarkan dana kampanye sebesar itu. Di bawah jumlah itu tidak masalah, kan itu angka maksimal," kata dia kepada wartawan di Kantor KPU, Selasa.

Selain Ngadirejo dan Pabelan, Ini 4 Keluarga Yang Juga Jadi Klaster Covid-19 Sukoharjo

Sementara itu, lanjut dia, dana sumbangan yang diterima dari kedua paslon, baik dari perseorangan maupun badan usaha di luar pemerintah juga dibatasi.

"Untuk sumbangan dana kampanye yang didapat dari badan usaha di luar pemerintah maksimal Rp750 juta. Sedangkan sumbangan dari perseorangan maksimal Rp75 juta," kata Pradika.

Berita Terbaru

Wali Kota Rudy Berharap Partisipasi Pemilih Pilkada Solo 2020 Capai 80%

Solopos.com, SOLO -- Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada Solo 2020 pada Desember mendatang...

Gibran Geregetan Branding Pariwisata Solo Masih Kalah dari Jogja

Solopos.com, SOLO-Calon wali Kota Solo dari PDIP, Gibran Rakabuming Raka menyatakan keprihatinannya dengan stagnasi sektor pariwisata Kota Bengawan beberapa...

Cawali Solo Bagyo Wahyono Menunggak Tagihan Rp25 juta, Ini Penjelasan PDAM

Solopos.com, SOLO--Calon Wali Kota (Cawali) Solo dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono dikabarkan menunggak tagihan PDAM hingga Rp25 juta. Nilai...

Bawaslu Jateng : Ada 16 Pelanggaran Prokes di Kampanye Pilkada 2020

Solopos.com, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah atau Bawaslu Jateng menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan...

Bawaslu Awasi Medsos Paslon di Pilkada Grobogan 2020

Solopos.com, PURWODADI -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Grobogan terus melakukan pengawasan tahapan kampanye Pilkada Grobogan 2020. Tidak...

Dikritik Program Belum Terealisasi, Cabup Petahana Sragen Langsung Kasih Jawaban

Solopos.com, SRAGEN — Calon bupati (cabup) petahana di Pilkada Sragen 2020, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan terdapat 8.569 lapangan...

Bawaslu Sukoharjo Perpanjang Lagi Masa Pendaftaran Pengawas TPS, Masih Kurang Berapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Sukoharjo kembali memperpanjang pendaftaran rekrutmen calon pengawas tempat pemungutan suara atau...

Bawaslu Boyolali Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS 10 Kecamatan, Kekurangan Paling Banyak Ngemplak

Solopos.com, BOYOLALI -- Masa pendaftaran pengawas Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada Boyolali 2020 diperpanjang hingga Senin (19/10/2020). Perpanjangan...

KPU Wonogiri Coret 57.497 Data Tak Memenuhi Syarat

Solopos.com, WONOGIRI—Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mencoret 57.497 data pemilih tak memenuhi syarat (TMS) melalui tahapan pencocokan, penelitian, pencermatan, dan...

Gibran-Teguh Panasi Mesin Tim Pemenangan Internal PAN Solo, Ini Targetnya

Solopos.com, SOLO -- DPD PAN Solo mengukuhkan tim pemenangan untuk pasangan cawali-cawawali, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa atau Gibran-Teguh, pada...