Lapangan Kampung Sewu Solo Jadi Favorit Venue Turnamen Sepak Bola pada 1980-2004
Rombongan legislator Komisi II DPRD Solo mengecek kondisi Lapangan Kampung Sewu, Jebres, Solo, Kamis (13/8/2020) siang. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO – Lapangan Kampung Sewu yang berlokasi di Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, sempat menjadi venue primadona sejumlah turnamen sepak bola sejak 1980 hingga 2004. Namun, sayangnya saat ini lapangan tersebut terbengkalai dan malah menjadi sarang ular hijau yang berbisa dan berbahaya.

Venue Turnamen

Menurut Ketua FPDIP DPRD Solo, Y.F. Sukasno, mengatakan lapangan Kampung Sewu menjadi lokasi turnamen sepak bola pada 1980 hingga 2004. Bahkan mantan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo sering bermain bola di lapangan itu saat masih muda. Ketika itu Rudy, panggilan akrabnya, menjadi penjaga gawang atau kiper.

“Lapangan Kampung Sewu menyimpan cerita indah saat Pak Rudy masih sering bermain bola saat masih muda. Pak Rudy jadi penjaga gawang,” ujar Sukasno, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Hore! Bioskop di Solo Boleh Buka Lagi Mulai Besok

Kejayaan Masa Lalu

Menurut dia ketika itu Rudy bermain bola sebagai penjaga gawang dalam turnamen resmi, bukan latihan biasa. Selain Rudy ada nama-nama kondang pemain bola Solo yang pernah berlaga dalam turnamen yang digelar di sana.

Seperti Hong Widodo, Jafar, Bakdo, Ahmad Sukisno, Eduard Tjong, Agung Setiabudi (eks Kapten Timnas Indonesia di Piala Asia 2004), Sarwoko, Ali, Siho, dan nama lain. Beberapa wasit bersertifikat C1 juga pernah memimpin laga di lapangan itu.

“Lapangan ini sejak tahun 1980 an sampai 2000 an ramai-ramainya digunakan untuk menggelar turnamen sepak bola. Pemain-pemain yang berlaga pun hebat-hebat. Wasit-wasit C1 ada juga seperti Bambang Slameto dan Mbah Hardi,” urai dia.

Baca juga: Legend! Ini Kisah Lapangan Kampung Sewu Solo yang Kini Jadi Sarang Ular Hijau

Sukasno yang juga merupakan wasit bersertifikat C2 mengatakan Lapangan Kampung Sewu saat itu menjadi favorit para panitia turnamen. Sebab setiap kali digelar turnamen sepak bola di situ selalu penuh sesak dengan penonton.

“Dulu Lapangan Kampung Sewu sangat favorit bersama dengan Lapangan Makam Haji. Tapi untuk wilayah kota, tidak ada yang bisa mengalahkan Lapangan Kampung Sewu. Setiap kali digelar turnamen bola selalu dipenuhi penonton,” urai dia.

Baca juga: Ditawari Uang Rp125 Juta Agar Ikut KLB, Ketua DPC Partai Demokrat Solo Emoh

Seingat Sukasno beberapa klub kondang Soloraya pernah berlaga di Lapangan Kampung Sewu. Mulai dari MARS, THOR, TNH, dan Monas Putra. Ada juga klub-klub seperti Gajah Mungkur Wonogiri, Persipur Purwodadi, hingga klub sepak bola Sragen.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya Lapangan Kampung Sewu beberapa tahun terakhir terbengkalai. Bahkan pada Minggu (7/3/2021) ditemukan 11 ular hijau ekor merah di area lapangan tersebut di bagian tanggul penonton dan tribun.



Berita Terkini Lainnya








Kolom