Lanud Adisutcipto Tambah Instruktur Lulusan Australia
Foto ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Gigih M Hanafi)

Solopos.com, SLEMAN - Lapangan Udara (Lanud) Adisutjipto bakal menambah instruktur penerbang yang lulus dari Flying Instructor Course (FIC), Royal Australian Air Force (RAAF). Kapten Pnb Ferdian Habibi berhasil menyelesaikan standarisasi instruktur penerbang TNI AU dengan remark lulus menggunakan pesawat KT-1B Woong Bee di Wingdikterbang Lanud Adisutjipto.

Standarisasi dilaksanakan setelah berhasil menyelesaikan pendidikan di FIC, RAAF Base East Sale Australia sejak 7 Januari hingga 15 Agustus 2014. Ferdian Habibi kini mengantongi 1.313 jam terbang bersama Hawk 100/200, AS-202 Bravo, T-34  Charlie, Pilatus PC-9/A dan KT-1 B Woong Bee.

”Latihan yang saya di Australia hampir sama ketika ber-home base di Lanud Adisutjipto, sama tingkat kesulitannya," ungkap Kapten Pnb Ferdian Habibi dalam rilis yang diterima Solopos.com, Minggu (14/12/2014).

Suami dari Winne Restuning Robbi ini menambahkan untuk dapat lulus di FIC, ia harus menempuh 88 sorti terbang. Total jam terbang sebanyak 97 jam 20 menit, meliputi 30% konversi, 40% basic instruction phase dan 30% advance instruction phase.

Komandan Wingdikterbang Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Ign Wahyu Anggono menyatakan latihan standarisasi dilaksanakan untuk menyamakan persepsi sistem pengajaran di lingkungan Lanud Adisutjipto yang menggunakan pesawat latih KT-1B Woong Bee. Sedangkan di FIC RAAF memakai pesawat Pilatus PC-9/A.

"Latihan standarisasi menggunakan pesawat KT-1B Woong Bee diawali dengan bina kelas tentang type rating pesawat sebanyak 35 JP [jam terbang]. Teori Penerbangan ada 50 JP. Materi latihan bina terbang seperti general flight, instrumen flight, formasi dasar 2 dan 4, terbang rendah, terbang malam dan navigasi," terangnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom