Langgar Janji Kampanye, Walikota ini Diikat di Pohon
Oscar Ramirez Aguilar walikota Frontera Comalapa diikat di pohon. (Mexico daily News)

Solopos.com, FRONTERA COMALAPA — Penduduk kota Frontera Comalapa di Meksiko Selatan memutuskan untuk menghukum Wali Kota mereka Oscar Ramirez Aguilar karena sudah muak dengan janji yang ia langgar.

Kunjungi Puskesmas Manahan Solo, Gubernur Ganjar Ungkap Kelemahan Sistem Vaksinasi Covid-19

Melansir Mexico News Daily, Selasa (19/1/2021), penduduk kota memutuskan untuk mengikat Oscar ke pohon, setelah sistem air baru yang ia janjikan kepada rakyat ternyata palsu. Penduduk dari 11 lingkungan di Frontera Comalapa mengatakan kepada surat kabar Diario de Chiapas, mereka mengikat Oscar ke sebatang pohon di area publik ujntuk mengeksposnya ke seluruh kota.

Oscar dicap sebagai pegawai negeri yang buruk, yang seharusnya tidak dipilih kembali. Penduduk kota mengatakan waduk penyimpanan air kota sudah dalam kondisi yang sangat buruk, sehingga tidak memenuhi persyaratan keamanan air.

Ruwet! Ini Kronologi Pemerkosaan Bocah 12 Tahun di Karanganyar

Warga berbagi bahwa tidak ada air di dalam karena kebocoran dan menuduh pihak berwenang hanya menambalnya, dan menuduh mereka melakukan pekerjaan yang buruk. Menurut keterangan warga, tambalan beton itu sudah terkikis dan mudah hancur.

“Dia berjanji kepada kami bahwa ini akan menjadi proyek pekerjaan umum yang layak untuk warganya, tetapi waduk itu hanya lelucon, Sistem air tidak bekerja dengan baik,” kata seorang penduduk.

Prioritas Pemerintah

Ia menambahkan seharusnya masalah tersebut menjadi prioritas selama pemerintahannya. “Dia datang menemui kami di rumah dengan janji ini, dan sekarang dia tidak ingin memenuhi itu,” kata seorang penduduk.

Instalasi Listrik dan Air Siap, RS Lapangan Vastenburg Solo Buka Awal Februari

Setelah dibebaskan, Oscar mengunggah sebuah video di akun media sosial resminya untuk melawan cerita versi penduduk. Dia mengklaim bahwa mereka tidak mengikatnya. “Pertemuan itu dilakukan dengan 11 perwakilan lingkungan Comalapa, untuk menyepakati rincian tentang proyek besar, pengenalan minum,”

Namun dari foto yang beredar, menunjukkan Wali Kota berdiri di depan pohon dnegan tangan di belakang punggung. Tiga tahun lalu, seorang pejabat daerah lainnya mengalami nasib serupa setelah diduga gagal memenuhi dana yang dijanjikan. Dia terikat pada sebuah pos di alun-alun pusat Comapala.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom