Kondisi Puskesmas Gondangrejo, Tuban, Gondangrejo, Karanganyar, yang tergenang air akibat hujan deras, Selasa (7/1/2020). (Istimewa/Puskesmas Gondangrejo)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Puskesmas Gondangrejo Karanganyar masuk prioritas untuk dirombak total pada tahun ini. Hal itu karena puskesmas itu menjadi langganan banjir tiap hujan deras sejak 2016 silam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, kepada wartawan, Kamis (9/1/2020), mengaku belum mendapat laporan soal banjir yang menggenangi empat ruang unit pelayanan di Puskesmas Gondangrejo.

Meskipun begitu, dia memprioritaskan pembangunan total di Puskesmas Gondangrejo lantaran berada di lokasi yang strategis.

“Kami sudah merencanakan untuk membangun total Puskesmas Gondangrejo. Karena itu kan strategis berada di segitiga emas. Perbatasan antara Sragen, Solo, dan Boyolali. Jadi harus representatif. Kalau banjir seperti itu akan kami prioritaskan pembangunannya,” ucap dia.

Mobil KGPH Dipokusumo Menabrak Lalu Nangkring di Median Jalan Depan KFC Manahan Solo

Cucuk melanjutkan bangunan lama Puskesmas Gondangrejo nanti akan dirobohkan total dan dibangun kembali dengan desain baru. Pembangunan akan mencakup perbaikan drainase untuk mengantisipasi banjir.

Pembangunan puskesmas itu dilakukan pada 2020 dengan anggaran Rp7 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Sebenarnya kami minta anggaran untuk dua Puskesmas. Tapi berjalannya waktu anggarannya yang turun dibagi dua, akhirnya kami memutuskan yang satu ditangguhkan dulu dan difokuskan ke satu puskesmas dulu,” imbuh dia.

Cucuk mengaku belum tahu kapan pembangunan akan dilakukan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) belum memaparkan rancangan pembangunan puskesmas.

“Yang jelas 2020 ini. Untuk tepatnya kami belum tahu,” kata dia.

Cucuk sebenarnya berharap bisa membangun tanp merobohkan tetapi mencari tanah baru seperti Puskesmas Colomadu II. Dengan demikian, pelayanan tetap berjalan selama proses pembangunan.

Habis Kecelakaan di Batang, Bus Harapan Jaya Masuk Parit di Purwantoro Wonogiri

"Kalau sudah jadi tinggal pindah. Tapi kemarin saat dibicarakan belum memungkinkan. Jadi kalau dirobohkan pelayanan harus dipindahkan sementara," jelas dia

Terpisah, Koordinator Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Gondangrejo, Joko Widardo, mengatakan ruang UGD dan unit rawat jalan yang terus kebanjiran setiap musim hujan sudah dialami sejak 2016.

Banjir bisa mencapai ketinggian 30 sentimeter dan mengganggu proses pelayanan medis. “Hujan deras belum satu jam saja sudah membuat banjir. Akibatnya alat-alat medis jadi terendam dan kami harus memindahkannya. Pelayanan medis juga terganggu. Kami harap ada solusinya nanti,” papar dia.

Sebagaimana diinformasikan, empat ruangan di Puskesmas Gondangrejo tergenang air akibat hujan deras, Selasa (7/1/2020). Pelayanan terhadap pasien tetap jalan namun petugas puskesmas jadi lebih sibuk dan repot karena harus membersihkan peralatan yang terkena banjir.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten