Tutup Iklan

Lampu PJU di  Jl Raya Sukowati Sragen Dimatikan 4 Jam Mulai Pukul 20.00 WIB

Lampu PJU di Jl Raya Sukowati Sragen dimatikan selama empat jam mulai pukul 20.00 WIB.

 Seorang pedagang roti bakar melayani pembeli di pinggir Jl Raya Sukowati Sragen saat diberlakukan pemadaman lampu jalan selama dua jam, Senin (12/7/2021) malam. (Solopos/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Seorang pedagang roti bakar melayani pembeli di pinggir Jl Raya Sukowati Sragen saat diberlakukan pemadaman lampu jalan selama dua jam, Senin (12/7/2021) malam. (Solopos/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen merevisi kebijakan pemberlakukan pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jl. Raya Sukowati Sragen. Durasi pemadaman lampu PJU itu diperpanjang dari semula dua jam menjadi empat jam, yakni mulai pukul 20.00-24.00 WIB, yang dimulai Rabu (14/7/2021).

Kebijakan itu kembali dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Pemadaman Listrik Nomor 300/522/037/2021 tertanggal 14 Juli 2021 yang ditandatangi Sekretaris Daerah (Sekda) Tatag Prabawanto. Tatag menerangkan berdasarkan evaluasi pemadaman lampu PJU dan fasilitas umum oleh Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sragen diberitahukan bahwa masih banyak dijumpai aktivitas warga di sepanjang Jl. Raya Sukowati dan tempat umum yang berpotensi terjadi kerumunan.

Baca juga: Miris, Pasien Covid-19 Meninggal Saat Antre di IGD RSUP Dr Sardjito

Atas dasar evaluasi itulah, Sekda menyampaikan pemadaman lampu PJU dan fasilitas umum, dalam hal ini Alun-alun Sasana Langen Putra dan Taman Krido Anggo diralat. Sekda menerangkan sebelumnya pemadaman dilakukan selama dua jam, yakni pukul 20.00-22.00 WIB mulai Senin (12/7/2021) diubah menjadi empat jam, mulai pukul 20.00-24.00 WIB.

“Pemadaman sebelumnya selama dua jam itu tidak efektif sehingga ditambah menjadi empat jam. Dalam waktu dua jam itu ternyata masih banyak warga yang nongkrong yang berpotensi kerumunan,” ujarnya.

Sekda juga mendapat kiriman screenshot akun Facebook dari seorang pasien di tenda darurat RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen yang mengeluhkan bisingnya lalu lintas di Jl. Raya Sukowati Timur depan RSUD, terutama dari suara knalpot yang yang keras saat ada balapan motor.

Baca juga: Jalan Adi Sucipto Colomadu hingga Jalan Solo-Karanganyar Ditutup, Begini Rute Alternatifnya

Bahkan para keluarga pasien itu mendoakan yang buruk bagi pembalap motor liar itu karena ada ibunya yang meninggal saat kristis di RSUD.

“Dari keluhan pasien itulah, makanya pemadaman lampu dilakukan sampai pukul 24.00 WIB dan jangkauannya dipeluas sampai batas kota timur Nglorog dan ke barat bisa sampai Gambiran,” ujarnya.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

9 BUMD Sragen Diguyur Modal Rp25 Miliar Tahun Depan

Dari sembilan BUMD di Sragen, ada tiga BUMD berprestasi secara manajemen dengan mendapatkan penghargaan Top BUMD 2021 Bintang 4.

Desa Sendang Wonogiri Terbaik Nasional, Ini Keunggulannya

Ada tiga hal yang dinilai pada ajang ini, yakni administrasi desa memiliki bobot 20, aktivasi dan akses masyarakat bobot 20, dan inovasi desa terkait pelayanan publik bobot 60.

Jumlah Sambungan Pelanggan Baru PLN di Boyolali Meningkat

Jumlah penyambungan ke pelanggan di Klaten dan Boyolali pada Agustus menyasar sekitar 5.000 pelanggan.

Kejar Herd Immunity, Kapolres Klaten Tinjau Vaksinasi di SMPN 2 Wedi

Peninjauan Kapolres Klaten ke SMPN 2 Wedi guna memastikan vaksinasi di sekolah setempat berlangsung lancar.

Hebat! Desa Sendang Terbaik Nasional soal Keterbukaan Informasi Publik

Desa Sendang, Wonogiri, menjadi desa terbaik se-Indonesia dalam hal keterbukaan informasi publik desa.

Ada Sekolah Langgar Prokes, Pemkot Solo Diminta Tak Sekadar Reaktif

Pemkot Solo diminta tidak hanya bersikap reaktif ketika ada sekolah melanggar prokes saat PTM namun juga melakukan pengawasan sistematis.

PJU Kembali Dinyalakan, Alun-Alun Wonogiri Terang Benderang

Dishub memadamkan PJU di ruas jalan raya tertentu sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, awal Juli 2021.

PTM Terbatas di 824 SD dan SMP di Klaten Bakal Disidak secara Rutin

Sri Mulyani mengatakan sidak dilakukan oleh lima tim yang menyebar ke berbagai sekolah terutama yang menyelenggarakan PTM terbatas.

Dukung Swasembada Daging, Kesehatan Reproduksi Sapi Boyolali Dipantau

Sapi yang memiliki masalah dalam sistem reproduksi akan diobati dan dipantau selama tiga pekan ke depan. 

Timbang Mangkrak, Pawartos Bikin Taman di Lahan Eks Terminal Kartasura

Masyarakat yang tergabung dalam Pawartos membangun taman dan pusat kuliner di lahan bekas Terminal Kartasura, Sukoharjo, yang lama mangkrak.

RAPBD Kabupaten Boyolali 2022 Rp2,27 Triliun

Dalam Ranperda APBD 2022, struktur pendapatan daerah dalam APBD Boyolali tahun 2022 diestimasikan Rp2.278.633.677.000.

Kucing, Hewan Paling Banyak Divaksin Rabies di Wonogiri

Vaksin rabies untuk hewan peliharaan ini digelar sebagai tindakan preventif dan mempertahankan status Jawa Tengah yang bebas rabies.

Baru 40-An Pelaku Usaha Ajukan QR Code PeduliLindungi lewat Pemkot Solo

Jumlah pelaku usaha yang mendaftar pengajuan QR Code PeduliLindungi melalui Dinas Pariwisata Solo masih minim, baru 40-an.

KPA Sragen Gelar Tes HIV di Gunung Kemukus Sasar Pekerja Hiburan

Pemkab Sragen kini punya alat khusus untuk memindai sidik jari warga jika menemui kelompok rentan HIV/AIDS yang tidak memiliki KTP.

Tol Solo-Jogja Lewati Saluran Irigasi, Petani Minta Air Tak Terganggu

Apa pun rekayasa yang dilakukan pelaksana proyek strategis nasional tersebut, petani meminta agar sawah mereka tetap mendapatkan suplai air.

Pemkab Sragen Tak Asal Tutup Sekolah Jika Ada Kasus Positif Covid-19

Tes swab antigen kepada pelajar SMP digelar untuk antisipasi munculnya klaster sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM).