Tutup Iklan

Lampu Penerangan 8 Ruas Jalan Sukoharjo Dipadamkan, Catat Lokasinya

Lampu penerangan delapan ruas jalan di Kabupaten Sukoharjo dipadamkan selama masa perpanjangan PPKM level 4 hingga 9 Agustus mendatang.

 Ilustrasi lampu penerangan jalan. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi lampu penerangan jalan. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO — Lampu penerangan pada delapan ruas jalan Kabupaten Sukoharjo dipadamkan sebagai tindak lanjut perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 9 Agustus.

Delapan lokasi pemadaman PJU masing-masing Alun-alun Satya Negara, depan Bank Pasar, simpang Pandawa sampai RS Indriati, Simpang The Park. Kemudian utara jembatan Bacem, Jl Sidan sampai Jembatan Mojo, Jl Slamet Riyadi Kartasura dan Jl Adi Sumarmo Kartasura.

Plt Kepala Dishub Kabupaten Sukoharjo, Toni Sri Buntoro, mengatakan lampu jalan itu dipadamkan karena lokasinya kerap menjadi sarana tempat berkumpul warga.

Baca Juga: Warung Kosong Pinggir Jl A Yani Kartasura Sukoharjo Ludes Terbakar

“Mulai sore sudah kami padamkan, jadi tidak ada penerangan jalan agar tidak menjadi lokasi berkerumun,” katanya kepada Solopos.com, Rabu (4/8/2021).

Pemadaman PJU dilakukan sebagai upaya Pemkab Sukoharjo menekan dan membatasi kegiatan masyarakat di luar rumah sepanjang penerapan PPKM Level 4.

Jalur-jalur ramai kegiatan menjadi sasaran pemadaman PJU dan juga patroli penegakan disiplin masyarakat. Petugas memastikan sudah tidak ada kegiatan setelah pukul 20.00 WIB.

Baca Juga: Pengumuman! Senin Depan Ada Pengisian Oksigen Gratis untuk Warga Sukoharjo

Kerap Jadi Lokasi Kerumunan

Sejauh ini beberapa kawasan kerap menjadi lokasi kerumunan seperti pusat kuliner di Solo Baru. Karena itu lah lampu jalan di lokasi kawasan Sukoharjo itu dipadamkan.

“Lokasi potensial kerumuman ini menjadi pusat pengawasan tim penegak prokes. Di lokasi potensi ini juga dilakukan pemadaman supaya tidak ada yang berkerumun,” katanya.

Sementara itu masih terkait perpanjangan PPKM level 4, Satlantas Polres Sukoharjo juga melakukan penyekatan 13 ruas jalan. Dengan mempersulit jalur lalu lintas, diharapkan mobilitas warga dapat dikendalikan dan kasus penularan Corona dapat ditekan.

Baca Juga: Nama Kapolsek Tawangsari Sukoharjo Dicatut Tawarkan Motor Lelangan

Patroli penegakan disiplin protokol kesehatan oleh tim gabungan pun terus diintensifkan setiap hari. Berkeliling melaksanakan pengawasan kegiatan masyarakat dan melaksanakan penindakan.

Satgas Covid-19 tidak lagi memberikan toleransi bagi pelanggaran aturan. Warga harus mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, sering mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun dan mengurangi mobilitas.

Berita Terkait

Berita Terkini

Untung Rp28 Juta/Bulan dari Tembakau Gorilla, Warga Ngawen Diringkus

Pengungkapan kasus narkoba jenis tembakau gorila berawal dari penangkapan tersangka Krisna Yudha Aditama, 23, warga Manjung, Kecamatan Ngawen.

Komplotan Pembobol ATM di Klaten Diringkus, 2 Tersangka Berhasil Kabur

Komplotan Lawang Cs diduga telah beraksi selama enam kali sebelum ditangkap polisi. Barang bukti kasus pembobolan ATM yang disita adalah buku ATM, obeng, ponsel, dan pakaian.

Percepat Penanganan Perkara, PN Sukoharjo Luncurkan Aplikasi e-CDP

PN Sukoharjo meluncurkan aplikasi e-CDP yang bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat penanganan perkara hukum.

Vaksinasi Covid-19 di Klaten Meningkat, Optimistis Tembus 70%

Sejauh ini, serbuan vaksinasi Covid-19 terus ditingkatkan guna membentuk kekebalan tubuh masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Penghulu di Klaten Viral Setelah Membuat Surat Terbuka, Ini Isinya!

Sugiyanto menegaskan surat tersebut itu bukan sebagai komplain. Surat tersebut dia buat untuk menginformasikan serta memohon agar tes antigen untuk keperluan menikah bisa digratiskan.

Banyak Hajatan di Karanganyar Melanggar Prokes

Satpol PP Karanganyar menemukan banyak penyelenggaraan hajatan di desa-desa yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Salah satunya digelar dengan jumlah tamu undangan melebihi ketentuan maksimal 20 orang.

Seru, Universitas Duta Bangsa Solo Gelar Outbound Dosen dan Tendik

Universitas Duta Bangsa (UDB) Solo menyelenggarakan kegiatan outbound bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik) untuk meningkatkan keakraban.

ODGJ Klaten Akhiri Hidup dengan Gantung Diri di Sumur

Kasus bunuh diri di Klaten itu kali pertama diketahui Suwarni. Mendengar suara air mengalir dari arah sumur milik ST. Begitu dicek, Suwarni melihat ST sudah meninggal dunia dengan gantung diri di sumur tersebut.

Sidak Proyek Kantor BPBD, Wabup Klaten Peringatkan Kontraktor!

Nilai kontrak pembangunan Kantor BPBD yang disidak Wakil Bupati Klaten senilai Rp7,59 miliar dari APBD Klaten. Rentang waktu pengerjaan selama 180 hari dimulai sejak Juni 2021.

Mau Petik Jambu, Pekerja Proyek Malah Temukan Granat Nanas di Solo

Saat hendak memetik jambu di tepi rel kereta api, Danu melihat benda mencurigakan yang ternyata sebuah granat yang diduga masih aktif.

P4GN Karanganyar Peringati Hari Karang Taruna

Selain sosialisasi antinarkoba, P4GN Karanganyar juga mengadakan bakti sosial berupa pembagian nasi dalam boks kepada pedagang kaki lima (PKL) dan warga di wilayah kota kecamatan Jatipuro untuk memeringati Hari Karang Taruna.

Serbuan Vaksinasi Dinilai Sukses, Polres Klaten Dapat Penghargaan

Penghargaan diberikan menyusul peran aktif jajaran Polres Klaten di bawah komando AKBP Eko Prasetyo dalam menyukseskan serbuan vaksinasi di Kabupaten Bersinar.

Anggota DPR: Kurang Anggaran Bikin Digitalisasi Buku Solo Tak Maksimal

Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng menyebut digitalisasi buku di perpustakaan Solo tidak maksimal karena kurang anggaran.

BST Kemensos Disetop? Kadinsos Wonogiri: Tunggu Surat Resmi Saja!

Dinas Sosial Wonogiri masih menunggu surat keputusan resmi dari Kemensos terkait informasi mengenai penghentian BST dampak pandemi Covid-19.

320 Petani Milenial Klaten Diusulkan Ikut Pelatihan di Kementan

Pemkab Klaten mengusulkan ratusan petani milenial yang umurnya di bawah 40 tahun ikut pelatihan dari Kementerian Pertanian.

Apa Kabar Rencana Gedung RSUD Sukoharjo di Bekas Terminal Kartasura?

Saat pemerintahan Bupati Wardoyo Wijaya, lahan bekas Terminal Kartasura diproyeksikan untuk gedung unit II RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.