Lakukan Verifikasi Faktual Syarat Dukungan Calon Independen, 330 Personel KPU Solo Dibekali APD
Ilustrasi Pilkada (dok)

Solopos.com, SOLO — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo akan melaksanakan verifikasi faktual atau verfak syarat dukungan pasangan calon independen Pilkada 2020 mulai Minggu (28/6/2020).

Sebanyak 330 personel disiapkan KPU Solo untuk melaksanakan tugas tersebut. Mereka yang panitia pemungutan suara (PPS) mendapat bimbingan teknis selama tiga hari, Rabu-Jumat (24-26/6/2020).

Bimbingan teknis diberikan untuk menyiapkan PPS dan verifikator dalam melakukan verifikasi faktual (verfak) syarat dukungan pasangan calon jalur perseorangan, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo).

“Berkas verifikasi dukungan Bajo kami serahkan kepada PPK pada 27 Juni 2020. Sehari setelahnya berkas diserahkan PPK kepada PPS. Begitu berkas diterima PPS, mereka punya waktu 14 hari melakukan verfak,” ujar Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti, Selasa (23/6/2020).

Pemohon Rapid Test Mandiri di Sukoharjo Didominasi Pekerja, Berapa Biayanya?

Menurut dia, dalam verfak tersebut, 330 personel yang disiapkan akan mendatangi satu per satu pendukung pasangan calon independen Pilkada Solo, Bajo. Mereka yang didatangi sudah terdaftar di berkas syarat dukungan yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi.

Sebagai bagian persiapan pelaksanaan verfak, KPU Solo telah memanggil perwakilan tim Bajo pada pekan lalu. “Kami jelaskan tahapan verfak dan teknis pelaksanaan di lapangan. Kami agar minta pendukung yang akan diverifikasi bisa ditemui verifikator,” terang dia.

Protokol Kesehatan

Selain persiapan teknis verfak, Nurul mengatakan KPU Solo menyiapkan kebutuhan alat pelindung diri (APD) untuk verifikator. Sebab penggunaan APD saat proses verfak sebagai penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 merupakan keniscayaan.

Partai Gerindra Sodorkan 2 Nama Pendamping Gibran di Pilkada Solo, Siapa Saja?

Seluruh verifikator syarat dukungan calon independen Pilkada Solo harus menggunakan APD untuk memutus mata rantai persebaran Covid-19. Nurul menyatakan APD tersebut kemungkinan akan diperoleh dari hibah Pemkot Solo.

KPU Solo sudah berkomunikasi dengan Pemkot Solo terkait hibah APD tersebut. Tapi dari 11 item APD yang diajukan KPU Solo, kemungkinan Pemkot Solo hanya akan memberikan masker, face shield, dan hand sanitizer. “Kami sudah komunikasikan dengan Pak Sekda. Surat disposisi dari Wali Kota juga sudah turun,” tutur dia.

Nurul mengakui sudah alokasi anggaran Rp1,9 miliar pada pencairan tahap I bulan Juni-Juli 2020. “Sudah diusulkan pencairan tahap pertama bulan Juni-Juli ini Rp1,9 miliar, salah satunya untuk pengadaan APD kegiatan verfak,” sambung dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho