Solopos.com, JAKARTA -- Memiliki impian hidup yang sehat dan bahagia sepanjang usia merupakan keinginan setiap individu. Namun praktiknya aneka penyakit kian mudah menyerang seiring bertambahnya usia kita

Apalagi jika waktu kita sehari-hari dihabiskan untuk bekerja mulai dari terbit matahari hingga terbenam. Siklus kerja yang monoton tanpa dibarengi olahraga yang cukup rentan memunculkan keluhan kesehatan dan kebosanan akut. 

Apakah Anda saat ini mengalami siklus hidup pekerjaan monoton, seperti bekerja 40 jam seminggu, melakukan hal yang sama selama 40 tahun, lalu kemudian pensiun dengan sekian persen gaji?

Menurut informasi yang disadur dari Financialku.com*, secara psikologis orang Indonesia terjebak konsep hidup Rat Race Cycle, yaitu suatu konsep upaya pengejaran sesuatu tanpa henti tetapi tidak mendapatkan hasil maksimal.

Berikut beberapa tips sehat dan bahagia yang mudah diterapkan di usia 40-an:

-Ubah Gaya Hidup

Konsumsi makanan dengan gizi dan nutrisi seimbang, seperti sayuran, ikan, dan buah-buahan. Tidak perlu yang organik, tapi jika Anda ingin yang lebih bisa membeli sayuran dan buah-buahan organik. Pemeriksaan kesehatan secara rutin ke rumah sakit atau laboratorium juga bisa dilakukan untuk melihat potensi penyakit dan cara pencegahannya. Seperti kata pepatah yang sudah terlalu sering didengar, Lebih baik menyegah daripada mengobati.

Lakukan olahraga yang teratur. Tidak perlu pergi ke gym dengan biaya yang menguras kantong, olahraga yang murah meriah seperti berjalan cepat di pagi hari, lari, atau olahraga yang bisa dilakukan di manapun juga, dengan memanfaatkan teknologi media nirkabel seperti aplikasi YouTube atau aplikasi olahraga aktif lainnya.

-Segera Perbaiki Catatan Bulanan Keuangan

Perhatikan pemasukan dan pengeluaran setiap bulan. Perbaiki catatannya dengan mengkurasi, mulai dari yang paling penting hingga yang paling tidak. Seimbangkan keinginan dan kebutuhan yang urgensinya paling penting, yaitu dengan sistem prioritas. Anda bisa menggunakan cara manual menggunakan buku catatan atau dengan cara instan menggunakan aplikasi di telepon genggam.

Catat semua, baik itu yang terendah jumlahnya sampai yang paling besar. Terlihat sepele ya, padahal inilah yang menentukan kemana arah pemasukan dan pengeluaran setiap bulan yang kadang tanpa kita sadari habisnya.

-Buat Pos Uang

Gunanya adalah untuk membatasi antara kebutuhan dengan keinginan. Bukan berarti kita tidak boleh memenuhi keinginan, tapi buatlah budget post nya. Pisahkan dari budget rutin seperti belanja bulanan, ongkos, investasi, dan tak terduga atau dana daruat. Dana darurat yang ideal untuk pasangan menikah dengan anak adalah 12 kali pengeluaran bulanan rumah tangga.

Tentunya ini berguna untuk mengatasi berbagai kondisi, seperti: biaya hidup selama mencari pekerjaan baru, biaya pengobatan darurat, biaya perbaikan rumah akibat musibah (banjir, kebakaran), biaya perawatan pasca kecelakaan, serta kondisi darurat lainnya. Jumlahnya yang tidak sedikit ini yang harus dipersiapkan setidaknya cukup untuk 10 bulan, caranya adalah dengan menyisihkan 10% hingga 20 % dari gaji bulanan.

-Pilih Produk Investasi yang Menguntungkan

Pilihlah investasi yang cocok untuk diri Anda dan menguntungkan dalam jangka panjang. Misalnya, asuransi yang merupakan salah satu bentuk investasi jangka panjang yang bisa dinikmati disaat usia matang maupun dana darurat. Berinvestasi di asuransi dan di bank pastinya berbeda, tergantung kebutuhan dan profil calon nasabah.

Anna Leonita, Presiden Direktur, PT Avrist Assurance. mengatakan bila berinvestasi di asuransi, calon nasabah akan mendapatkan keuntungan investasi dan perlindungan jiwa apabila terjadi risiko kehidupan yang dapat terjadi kapan saja, misalkan meninggal dunia. Oleh karena itu, bila terjadi risiko meninggal dunia, maka investasi nasabah dapat diwariskan kepada keluarga atau ahli waris. Dengan begitu, ahli waris dapat terproteksi secara finansial. 

“Kami memiliki tekad untuk memberikan proteksi dan keamanan finansial sepanjang hidup dengan produk finansial yang terpadu. Kami bertekad menjadi mitra terpercaya setiap anggota keluarga Indonesia untuk memberikan rasa aman di saat mereka mengejar aspirasi di dalam hidupnya dimanapun mereka berada.” ujarnya seperti dikutip dari siaran persnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten