Lahan Tandus di Sukoharjo Disulap Jadi Taman Rekreasi, Bisa Tubing Lur

Masyarakat Dukuh Suruhan, Desa Bulu, Polokarto, Sukoharjo, mengubah tanah tandus di wilayah itu menjadi taman rekreasi lengkap dengan fasilitas tubing.

 Pemandangan Taman KB Kencana Wijaya, Suruhan, Bulu, Polokarto, Sukoharjo, Minggu (15/5/2022). (Solopos/Magdalena Naviriana Putri)

SOLOPOS.COM - Pemandangan Taman KB Kencana Wijaya, Suruhan, Bulu, Polokarto, Sukoharjo, Minggu (15/5/2022). (Solopos/Magdalena Naviriana Putri)

Solopos.com, SUKOHARJO — Warga Dukuh Suruhan, Desa Bulu, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, menyulap lahan tandus milik kas desa menjadi rekreasi bernama Taman Keluarga Berkualitas (KB) Kencana Wijaya.

“Sekarang kan KB itu bukan lagi Keluarga Berencana melainkan Keluarga Berkualitas,” terang Sekretaris Desa Bulu, Polokarto, Sukoharjo, Marsono, saat dijumpai Solopos.com di lokasi taman, Minggu (15/5/2022).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Sebelumnya, kata Marsono, taman tersebut adalah tanah tandus tidak produktif sama sekali. Luasnya 2.000 meter persegi. Dengan adanya program KB dan dibentuknya kampung KB, akhirnya dipilih lah lokasi tersebut untuk dijadikan taman. “Berdiri tahun 2020,” lanjut Marsono.

Marsono menyebut fasilitas yang dihadirkan di taman rekreasi wilayah Dukuh Suruhan, Bulu, Polokarto, Sukoharjo, itu semuanya ramah untuk anak-anak. Ada air mancur, gazebo, pendapa, musala, tempat pemancingan, tempat bermain air untuk anak-anak hingga tubing atau susur sungai menggunakan ban.

Pengunjung dapat menikmati suasana asri dan pemandangan alami Taman Kencana Wijaya itu secara gratis alias tidak dipungut biaya. Kecuali untuk wahana tubing di mana pengunjung mesti membayar Rp35.000 per orang.

Baca Juga: Tumplek Blek! Ribuan Warga Padati CFD Sukoharjo

Dengan harga tersebut pengunjung sudah mendapatkan sewa peralatan tubing dan juga makan besar. Rute tubing ada dua jalur yang dapat dipilih pengunjung.

taman rekreasi polokarto sukoharjo
Pengunjung menikmati wahana tubing di Taman KB Kencana Wijaya, Suruhan, Bulu, Polokarto, Sukoharjo, Minggu (15/5/2022). (Solopos/Magdalena Naviriana Putri)

Jalur pendek sepanjang 450 meter sedangkan jalur panjang sepanjang 2 kilometer. Sungai setempat menjadi lokasi wahana berlangsung. Pengunjung dibekali pelampung, ban, dan helm sebagai sarana keselamatan.

Menu Makanan

Sedangkan menu makan yang disajikan mengusung konsep tradisional. Pengunjung juga diperbolehkan memesan menu khusus di hari sebelumnya.

Baca Juga: Senam dan Bagi Doorprize, Cara Buruh Sukoharjo Peringati May Day

“Alhamdulilah kalau sore ada pengunjung anak-anak ke sini. Sebelum Lebaran ada bazar kampung KB dihadiri juga oleh kepala dinas KB Kabupaten Sukoharjo,” jelasnya.

Camat Polokarto, Sukoharjo, Heri Mulyadi, menyebut lokasi taman rekreasi kampung KB di Suruhan, Bulu, semula tanah desa yang tidak berfungsi. Pada prinsipnya, Heri mengatakan setelah terbentuknya kampung KB ada beberapa manfaat yang bisa diraih pemerintahan desa.

“Pertama yang semula tidak diperhitungkan sekarang kampung KB sudah bisa menjadi tempat wisata yang dilengkapi taman, dan area tubing yang cukup menarik,” jelasnya.

Baca Juga: 167 Desa Sukoharjo Berstatus Kampung KB, Pemdes Diminta Bantu Pendanaan

Heri mengatakan rencana ke depan kampung KB akan ditambah wahana-wahana permainan anak dan juga sudut taman bacaan untuk anak. Hal itu untuk mengedukasi anak-anak sehingga keberadaan taman KB bisa bermanfaat lebih jauh dari tahun ke tahun.

Lebih lanjut, Heri mengatakan pengelolaan taman KB berada di bawah tanggung jawab karang taruna desa setempat. Sehingga selain menciptakan wahana untuk refreshing keberadaan taman itu juga dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat.

“Kita akan menikmati keindahan alam dengan cukup murah, dengan harga paket tidak terlalu mahal tapi kita mendapatkan nuansa alam yang alami dan indah,” jelasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

+ PLUS Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

Kondisi global seperti Perang Rusia-Ukraina dan larangan ekspor gandum oleh India telah berdampak pada meningkatnya harga dan pasokan gandum lokal, yang dikhawatirkan berpengaruh pada produksi makanan olahan gandum, lalu bagaimana peluang budidaya di Indonesia?

Berita Terkini

Tak Perlu Khawatir! Pertamina Jamin Elpiji Subsidi Aman

Ketersediaan liquified petroleum gas (LPG) subsidi atau elpiji 3kg dipastikan aman hingga akhir tahun.

Asyik! Wong Boyolali Boleh Jualan di CFD Tanpa Syarat dan Izin

Pedagang asli Boyolali dipersilakan berjualan di area CFD tanpa menggunakan syarat izin. Namun, Pemkab akan tetap melakukan pendataan. 

Luruskan Kabar Pelecehan Seksual JKT 48, Gibran Dipuji Dan Disindir

Langkah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meluruskan informasi mengenai lokasi dugaan pelecehan seksual personel JKT48 tuai pujian sekaligus sindiran.

Kapan Pemutihan Pajak Kendaraan Sukoharjo Dimulai? Ini Kata Samsat

Samsat Sukoharjo telah melakukan berbagai upaya agar kepatuhan wajib pajak (WP) meningkat. Di antaranya program pembebasan denda, bea balik nama (BBN) dan mutasi selama 5 bulan pada 2021.

Lengkap! Ini Jumlah Siswa Yang Diterima Di 8 SMA Negeri Solo Lewat PPDB

Hasil seleksi PPDB SMA negeri di Kota Solo telah diumumkan melalui laman PPDB SMA/SMK Jateng 2022/2023, Senin (4/7/2022) sore.

Banyak Kendaraan Baru, Pembayaran Pajak Sukoharjo 1.500 Per Bulan

Pembayaran Pajak kendaraan bermotor (PKB) di Kabupaten Sukoharjo mencapai  1.500 objek kendaraan  setiap bulannya.

Jembatan Mojo Solo Direhab, Jembatan Bacem Siap-Siap Tambah Padat!

Jembatan Bacem di Telukan, Grogol, Sukoharjo, akan menjadi jalur pengalihan kendaraan roda empat saat Jembatan Mojo Solo direhab dan ditutup total.

Ribuan Kendaraan Roda Dua Nunggak Pajak, Nggak Bayar Karena Lupa

Ribuan kendaraan roda dua di Sukoharjo nunggak pajak kendaraan bermotor (PKB). Alasan tidak membayar beragam, salah satunya karena lupa.

Komplet! Ini Daftar Menu Hidangan Welcome Dinner G20 Di Keraton Solo

Keraton Solo menyiapkan menu kuliner perpaduan tradisional dengan unsur Eropa dan Cina untuk welcome dinner para delegasi G20, Selasa (5/7/2022) malam.

Jembatan Mojo Solo Diperbaiki, Ini Jalur Alternatif yang Disiapkan

Arus lalu lintas yang melewati jalur alternatif bakal dipecah ke jalan perdesaan di wilayah Kecamatan Mojolaban dan Kecamatan Polokarto selama perbaikan Jembatan Mojo.

Ada 1.201 Bayi di Karanganyar Alami Kurang Gizi, Apa Langkah Pemkab?

Dinkes Karanganyar menyebut ada 1.201 bayi di Bumi Intanpari yang mengalami kurang gizi berdasarkan data 2021. Di sisi lain ada perbedaan data soal jumlah stunting antara versi Pemkab Karanganya dan Pemprov Jateng. 

Wow! TSJK Kumpulkan Jutaan Rupiah Per Malam Untuk Masjid Sriwedari Solo

Taman Sunan Jogo Kali (TSJK) Solo mengadakan acara charity untuk membantu dana pembangunan Masjid Taman Sriwedari dan berhasil mengumpulkan jutaan rupiah per malam.

Ortu Siswa yang Namanya Hilang di PPDB SMAN 1 Gondang Lapor Polisi

Yakin ada indikasi tindak kriminal, dua orang tuan calon siswa yang namanya hilang dari daftar PPDB 2022 di SMAN 1 Gondang, Sragen, melapor ke polisi.

Isu Pelecehan Seksual JKT48 di Mal Sukoharjo, Ini Tanggapan Pihak JKT48

Manajemen The Park Mall dan Manajemen JKT48 membantah isu pelecehan seksual member JKT48 di saat konser tur di The Park Mall Solo Baru beberapa waktu lalu.

Asyik! Gibran Akan Tambah Rute Bus BST Sampai Alun-Alun Karanganyar

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan akan menambah rute layanan bus BST Solo sampai ke alun-alun di pusat kota Karanganyar.