SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solo (Espos)–Sejumlah lahan kosong di beberapa titik di sepanjang Jl Slamet Riyadi Solo menjadi sorotan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo karena dinilai mengurangi keindahan pemandangan di tengah kota.

Walikota Solo, Joko Widodo, meminta pemilik lahan agar tidak menelantarkan lahan tersebut dan segera menatanya agar lebih produktif.

Promosi Pegadaian Resmikan Masjid Al Hikmah Pekanbaru Wujud Kepedulian Tempat Ibadah

“Di Jl Slamet Riyadi terutama, ada beberapa lahan kosong yang dibiarkan saja oleh pemiliknya. Sehingga lahan tersebut terlihat kumuh karena dibiarkan tanpa adanya pemeliharaan. Padahal alangkah baiknya bila lahan tersebut bisa dimanfaatkan agar lebih produktif. Atau setidaknya ditata supaya pemandangan di tengah kota bisa lebih indah,” ujar Walikota saat ditemui wartawan di Balaikota Solo, Selasa (14/12).

Terkait hal itu, Walikota mengaku telah menginstruksikan Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) setempat untuk mengumpulkan para pemilik lahan tersebut. Mereka diminta segera menata lahannya atau dimanfaatkan untuk kegiatan yang lebih produktif.

Ditemui terpisah, Kepala DTRK Kota Solo, Yob S Nugroho membenarkan pihaknya telah memperoleh instruksi dari Walikota untuk menyampaikan imbauan kepada para pemilik lahan kosong untuk menata lahan-lahan tersebut.

Saat ini, lanjut dia, DTRK fokus pada penataan lahan kosong yang berada di jalan protokol, seperti di Jl Slamet Riyadi dan beberapa ruas jalan lainnya. Dicontohkan Yob, beberapa lahan kosong di Jl Slamet Riyadi itu di antaranya di dekat Loji Gandrung dan sebelah timur Kantor Bank Mandiri Solo.

sry

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya