Lahan 20,1 Hektare di Sragen Dihibahkan ke Kemenparekraf, Ini Lokasinya

Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kemenparekraf untuk pembangunan Poltekpar Negeri, lokasi lahan itu tersebar di tiga kelurahan.

 Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berdialog dengan para pejabat di lokasi prominade New Kemukus untuk mempersiapan peremian objek wisata di Sumberlawang, Sragen, Jumat (22/4/2022). (Istimewa-Diskominfo Sragen)

SOLOPOS.COM - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berdialog dengan para pejabat di lokasi prominade New Kemukus untuk mempersiapan peremian objek wisata di Sumberlawang, Sragen, Jumat (22/4/2022). (Istimewa-Diskominfo Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk lokasi pembangunan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sragen, Dwiyanto, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (17/5/2022), mengungkapkan penandatangan berita acara serah terima aset seluas 20,1 hektare itu dilakukan langsung Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Menparekraf, Sandiaga Salahudin Uno.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Penandatanganan berita acara serah terima aset itu dilakukan di Pendapa Sumonegaran kompleks Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa (17/5/2022).

Dwiyanto menyampaikan lahan tersebut dihibahkan kepada Kemenparekraf untuk pembangunan Poltekpar Negeri di Gemolong, Sragen.

“Jadi hari ini [Selasa] baru penyerahan aset lahan. Pembangunan gedung dari Kemenparekraf. Seperti informasi dari pusat pada 2023 akan dialokasikan Rp200 miliar untuk pembangunan Poltekpar Negeri,” tutur Dwiyanto.

Baca Juga : Pemkab Sragen Hibahkan Lahan 20,1 Hektare ke Kemenparekraf, Buat Apa?

Dia melanjutkan aset lahan itu tidak berada di satu lokasi, tetapi menyebar di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Kwangen 14,6 hektare, Kelurahan Ngembatpadas ada 4,6 hektare, dan Kelurahan Gemolong ada 8.000-an meter persegi.

Sebelum proses pembangunan, lanjutnya, ada detail engineering design (DED) yang akan dibuat pada 2022. “Kebutuhan anggarannya baru akan muncul di DED itu. Pembangunan tentu 2023,” katanya.

Dia melanjutkan Gemolong Sragen, dipilih sebagai lokasi pembangunan Poltekpar Negeri karena merupakan simpang empat emas, yakni berada di jalur Solo-Purwodadi dan Sragen-Salatiga.

Selain itu, Gemolong dipilih menjadi lokasi kampus pariwisata untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), yakni Museum Sangiren, New Kemukus, dan Waduk Kedung Ombo (WKO).

Baca Juga : Ini Alasan Kemenparekraf Bangun Kampus Rp400 Miliar di Gemolong Sragen

“Hal itu sesuai dengan rencana detail tata ruang (RDTR) Sragen. Semua itu tentunya tidak lepas dari lobi-lobi pimpinan di Sragen,” ungkapnya.

Dwiyanto yang juga warga Gemolong melihat peluang pertumbuhan ekonomi di Gemolong terbuka dengan adanya kampus Poltekpar Negeri itu.

Dia menyebut multiplayer effects akan luar biasa, seperti aktivitas ekonomi meningkat, harga tanah otomatis naik, dan tentunya akan menyerap sumber daya manusia (SDM).

“Keberadaan kampus negeri itu akan mempercepat pertumbuhan Gemolong sebagai kota kedua setelah Sragen,” tutur dia.

Baca Juga : Wow! Politeknik Pariwisata Sragen Dilengkapi Hotel Internasional Lur

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Mengayuh Sejarah Becak yang Lahir di Jepang sejak Restorasi Meiji

+ PLUS Mengayuh Sejarah Becak yang Lahir di Jepang sejak Restorasi Meiji

Di banyak negara berkembang di Asia dan Afrika, bahkan negara maju seperti di Jepang, becak masih menjadi sarana transportasi. Restorasi Meiji menjadi momentum sejarah lahirnya becak sebagai sarana transportasi di Jepang.

Berita Terkini

Jan Ethes Cucu Presiden Jokowi Tengah Libur Sekolah, Banyak Bermain?

Cucu Presiden Jokowi, Jan Ethes Srinarendra, yang baru lulus dari Taman Kanak-Kanak kini tengah menikmati libur sekolah. Apa saja aktivitasnya?

UMKM di Sragen Ini Temukan Teknik Menggoreng yang Hemat Migor 30 Persen

Pelaku UMKM jamur krispi di Sragen berhasil menemukan teknik menggoreng hemat minyak goreng. Teknik ini meraih juara I dalam lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) 2022 yang digelar Pemkab Sragen.

Update PMK Sukoharjo: 800 Kasus Terjangkit, 1.300 Ternak Sudah Divaksin

Jumlah total jatah vaksin PMK yang diterima Sukoharjo ada 2.100 dosis, dengan prioritas penyuntikan di zona hijau.

Terkuak! Penyebab Air Sungai Berbusa di Karangdowo Klaten

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengecek ke lokasi alur sungai di Dukuh Jetis, Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo yang sempat berbusa, Rabu (29/6/2022) sore.

Berduaan di Kamar Hotel Klaten, Sejoli Remaja Ini Alasan Mampir Mandi

Sebanyak enam pasangan tak resmi terjaring razia tim gabungan, Kamis (30/6/2022). Dari keenam pasangan itu, ada satu pasangan yang masih usia remaja.

Alasan Makam Mbah Lenguk Tak Dipindah Saat Pasar Jamu Nguter Dibangun

Makam Mbah Lenguk ada di ujung lorong Pasar Jamu Nguter Sukoharjo yang terlindungi bangunan mungil mirip rumah lengkap dengan pintu kayu.

Koki Janda Semua, Warung Makan di Sukoharjo Ini Masakannya Suedeep!

Koki di warung makan Rudy 21 di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, semuanya berstatus janda.

Klaten Hari Ini: 30 Juni 2014, Pernah Ditemukan Ayam Terinfeksi Kolera

Delapan tahun lalu, tepatnya 30 Juni 2014, Solopos.com menurunkan berita tentang temuan ayam potong terinfeksi penyakit kolera yang dijual bebas di Pasar Kota Klaten.

Ngangeni Lur! Ini Nama Bus Bumel Trayek Solo-Wonogiri

Bus bumel trayek Solo-Wonogiri pernah berjaya pada era 1980 hingga awal tahun 2000. Namun sekarang, bus bumel berpotensi tergilas roda zaman.

Ironis, Sejumlah SD Inklusi di Karanganyar Tak Punya Guru Inklusi

Sejumlah SD inklusi di Karanganyar tak memiliki guru inklusi. Persoalan ini muncul setelah kewenangan pengelolan SLB ditarik pemerintah provinsi.

Naik Rp200.000/Ekor, Segini Harga Kambing Jelang Iduladha Di Kota Solo

Harga kambing yang dijual sejumlah pedagang di Pasar Hewan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, naik hingga Rp200.000 per ekor menjelang Iduladha.

Bawang Merah Langka dan Mahal di Boyolali, Kulakan Pun Harus Rebutan

Pedagang mengaku untuk mendapatkan bawang merah juga penuh dengan perjuangan.

Jelang Pemilu 2024, Ormas Karanganyar Diajak Lawan Berita Berita Hoaks

Aparat penegak hukum di Karanganyar meminta organisasi masyarakat atau ormas di Bumi Intapari itu mengambil peran dalam memerangi berita hoaks menjelang Pemilu 2024.

Tersangka Penjebolan Keraton Kartasura Tidak Ditahan, Cuma Wajib Lapor

Tersangka penjebolan benteng bekas Keraton Kartasura siap membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

Akan Ada Tangga ke Puncak Lawu, Ternyata Gunung Ini Sudah Punya Duluan

Ide membuat tangga ke puncak gunung seperti yang akan dilakukan Bupati Karanganyar di Gunung Lawu bukanlah hal baru. Gunung di Jawa Barat ini sudah lebih dulu memilikinya.