Lagu Tatu Didi Kempot: Ora Bisa Tak Sawang, Nanging Tansah Kelingan

Semangat serta dukungan dari Sad Bois Club sangat berarti bagi Didi Kempot. Penyanyi asal Solo, Jawa Tengah itu pun mengucapkan terima kasih dengan merilis lagu baru bertajuk Tatu. Lagu terbaru itu diciptakan khusus untuk seluruh anggota Sad Bois Club.

Lagu Tatu Didi Kempot: Ora Bisa Tak Sawang, Nanging Tansah Kelingan

SOLOPOS.COM - Didi Kempot (Instagram-@didikempot_official)

Solopos.com, SOLO – Kelompok Sad Bois Club memberikan energi baru bagi penyanyi campursari ternama, Didi Kempot. Penggemar Didi Kempot dari kalangan pemuda tersebut memberikan gelar Bapak Patah Hati Nasional alias Godfather of Broken Heart kepada sang idola.

Semangat serta dukungan dari Sad Bois Club tersebut sangat berarti bagi Didi Kempot. Penyanyi asal Solo, Jawa Tengah itu pun mengucapkan terima kasih dengan merilis lagu baru bertajuk Tatu. Lagu terbaru itu diciptakan khusus untuk seluruh anggota Sad Bois Club.

Pengumuman perilisan lagu terbaru itu disampaikan Didi Kempot lewat akun Twitter-nya, @didikempotid, Sabtu (6/7/2019). “Tatu, lagu baru ini kutulis spesial untuk Sad Bois semua yang ternyata jumlahnya banyak. Terima kasih dukunganmu yang membakar semangatku. Tunggu saja versi lengkapnya. Sebentar lagi,” ungkap Didi Kempot.

Sama seperti beberapa lagu Didi Kempot sebelumnya, Tatu menceritakan tentang kesedihan dan kegundahan hati seseorang. Lagu melankolis seperti itu ternyata amat disukai penggemarnya. “Senajan kowe ngilang. Ora bisa tak sawang. Nanging neng ati tansah kelingan. Manise janji-janjimu kuwi nglarani ati. Senajan aku loro ning isih kuat nyonggo. Tatu tatu sing ono ndodo,” demikian penggalan lirik lagu terbaru Didi Kempot.

Lagu terbaru itu dipamerkan Didi Kempot lewat cuplikan video yang diunggah di Twitter. Lagu tersebut disambut heboh oleh Sad Bois Club. Mereka tak sabar menantikan versi lengkap lagu terbaru sang idola dirilis.

Mewakili paguyuban Sad Bois sobat ambyar mengucapkan banyak terima kasih untuk panjenengan lord. Selalu sehat senantiasa temani dan motivasi kami yang sad dan ambyar ini melalui karya-karya panjenengan. Big love,” komentar @Sobatambyarrr.

“Mau tanya pakde. Njenengan nelangsa terus karena sudah pernah disakiti atau bagaimana sih?” tanya @alle_santo penasaran.

“Lagunya ini bikin tambah sakit hati. Memang tak terdandingi,” puji @petaniygbahagia.

Berita Terkait

Berita Terkini

6.678 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Negara Hemat Rp3,6 Miliar

Kanwil Kemenkum HAM Jateng bisa menghemat anggaran Rp3,6 miliar setelah 6.678 narapidana mendaptkan remisi khusus Lebaran 2021.

Gibran Bagi-Bagi Fitrah di Balai Kota Solo, Isinya Berapa Ya?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membagikan fitrah seusai menjalankan salat Id berjemaah di Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Wahyu Tri Nugroho Gabung Persis Solo, Manajemen Bhayangkara Solo FC: Bawa Persis ke Liga 1!

Bhayangkara Solo FC resmi melepas kiper senior Wahyu Tri Nugroho ke Persis Solo. Manajemen Bhayangkara Solo FC pun memberikan pesan kepada kiper berusia 34 tahun tersebut.

Waspada! Ini Bahayanya Makan Kue Lebaran Secara Berlebihan

Sering kalap makan kue Lebaran? Waspadalah ada bahaya mengintai!

Rumah Sakit Indonesia Remuk Dihantam Rudal Israel

Rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza mengalami kerusakan akibat dihantam rudal pasukan Israel, Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat.

Patuh! Sejumlah Wilayah di Wonogiri Tak Gelar Salat Idulfitri di Lapangan

Warga di sejumlah kecamatan di Wonogiri diklaim tidak ada yang menjalankan Salat Idulfitri di lapangan/gedung, Kamis (12/5/2021).

2 Anggota KKB di Illaga Papua Tewas Saat Baku Tembak dengan Koppasus

Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas akibat baku tembak dengan TNI di Illaga, Papua, Kamis (13/5/2021).

Super Ketat, Begini Penerapan Prokes Salat Idulfitri Gibran-Selvi & Pejabat Pimpinan Daerah

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, menunaikan Salat Idulfitri tahun 2021 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Kisah Sukses Wagirin, Perintis Soto Girin Sragen yang Populer Hingga 3 Generasi

Begini kisah sukses di balik popularitas kuliner khas Sragen, Jawa Tengah, Soto Girin, yang sudah eksis sejak 1950-an.

Ustaz Djuriono yang Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Kalikotes Ternyata Guru SMKN Trucuk Klaten

Ustaz yang meninggal saat mengisi khotbah Idulfitri di Kalikotes, Klaten, ternyata seorang guru SMKN di Trucuk.

Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Jadi 4 Jiwa

Korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah satu orang.

Juragan Sembako di Semarang Disekap, Rp200 Juta Raib

Seorang wanita pemilik toko sembako di Jl. Dargo, Kota Semarang disekap perampok, uang sekitar Rp 200 juta hasil jualan milik korban raib.