Lagi, Satu Tenaga Kesehatan di Kota Madiun Terpapar Corona
Ilustrasi tenaga kesehatan yang menjadi salah satu klaster di Sukoharjo (Reuters)

Solopos.com, MADIUN — Seorang tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit di Kota Madiun terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19. Sebelumnya, nakes perempuan berinisial DN ini sempat mengeluh demam dan sesak nafas.

Kepala Diskominfo Kota Madiun, Subakri, mengatakan ada satu tenaga kesehatan lagi yang terpapar virus corona. Sebelum diketahui terkonfirmasi positif, nakes berusia 35 tahun ini sempat mengeluh sakit dan memutuskan untuk rawat inap di salah satu rumah sakit.

Pembaretan Anggota Baru Polres Klaten Dilakukan di Tengah Pandemi, Beberapa Tradisi Dikurangi

Meskipun sebelumnya hasil rapid test-nya dinyatakan non-reaktif. “Pasien ini merupakan nakes di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19. Pasien ini awalnya dinyatakan sebagai suspek,” kata dia, Selasa (15/9/2020).

Karena statusnya sebagai pasien suspek, kemudian dilakukan uji usap. Hasilnya kemudian dinyatakan konfirmasi positif. Saat ini pasien menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Madiun. Pasien yang merupakan warga Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, ini terdata sebagai kasus nomor 102.

Bakri menyampaikan pada Selasa ini jumlah pasien terkonfirmasi positif ada tiga orang. Salah satunya adalah nakes tersebut.

Sedangkan dua pasien lainnya yaitu seorang pria berusia 30 tahun, warga Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo. Pasien kasus nomor 100 ini merupakan kontak erat dari kasus nomor 90 dan nomor 97.

Rapid Test

Meskipun hasil rapid test-nya menunjukkan non-reaktif, tetapi karena pasien berinisial YA ini adalah kontak erat pasien positif maka dilakukan uji usap. Hasilnya muncul sebagai pasien konfirmasi positif.

“Pasien ini menjalani isolasi mandiri dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujar dia.

Pasien kasus 101 adalah seorang pria lanjut usia dari Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo. Pria yang berusia 71 tahun ini merupakan kontak erat dari kasus nomor 92 dan 93.

Cegah Massa ke Solo, Polres Wonogiri Lakukan Penyekatan Anggota PSHT di Wilayah Perbatasan

Lantaran menjadi kontak erat kasus konfirmasi sebelumnya, kakek-kakek ini kemudian menjalani uji usap. Hasilnya menunjukkan pasien terkonfirmasi positif. Karena tidak ada keluhan kesehatan, pasien ini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Dengan adanya tambahan tiga pasien ini, secara akumulasi kasus di Kota Madiun sudah tembus di angka 102. Pasien sembuh sebanyak 81 orang dan tiga pasien meninggal dunia. Sedangkan 13 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan lima orang isolasi mandiri di rumah.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom