Lagi, Persis Solo Berencana Cari Mes Baru
Pemain Persis Solo menjalani latihan fisik di Stadion Mini Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (1/10/2020) pagi. Hingga kini kebugaran pemain masih di kisaran 70%. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Penggawa Persis Solo hampir 100% komplet dengan kedatangan trio Rishadi Fauzi, Sansan Fauzi dan Syahroni di mes pemain pada Jumat (2/10/2020) siang. Artinya tinggal bek Joko Susilo yang belum berkumpul kembali bersama tim untuk persiapan Liga 2 2020.

Namun di saat 26 pemain telah berada di Kota Bengawan, klub justru berencana meninggalkan mes sementara mereka di Malioboro Inn Solo Hotel, Laweyan. Informasi yang dihimpun Solopos.com, manajemen Persis tengah mencari penginapan baru untuk menjadi mes sementara tim.

Pada akhir sesi latihan di Lapangan Klumprit, Mojolaban, Sukoharjo, Jumat (2/10/2020) pagi, Asisten Manajer Riyadi Syarifudin telah memberi sinyal boyongan dengan meminta para pemain bersiap mengepaki barangnya.

Mantap! Beli Sapi di Wonogiri Kini Bisa Via Online

Rencana perpindahan mes ini cukup mengejutkan mengingat Persis Solo baru menghuni Malioboro Inn Solo Hotel sekitar sepekan. Sebelumnya Laskar Sambernyawa lama tinggal di mes di kawasan Karangasem, Solo.

Manajer Persis Solo, Hari Purnomo, membenarkan rencana pemindahan mes tim ke lokasi baru. Namun sang manajer mengaku belum mengetahui alternatif penginapan yang menjadi tujuan. “Masih dicari sama Bona [panggilan Riyadi Syarifudin]. Yang jelas sebelum dapat penginapan baru, kami masih di mes lama,” ujar Hari saat dihubungi Solopos.com, Jumat.

Pilih yang Dekat

Hari tak menjawab gamblang alasan manajemen memindahkan mes di tengah persiapan tim untuk kompetisi. Muncul rumor manajemen perlu menyesuaikan budget penginapan mengingat molornya Liga 2 selama sebulan. Selain itu, Persis disebut ingin mencari mes yang lokasinya tak jauh dari tempat latihan.

Lokasi Malioboro Inn di Laweyan sendiri berjarak belasan kilometer dari sejumlah lapangan yang biasa jadi tempat latihan seperti Stadion Mini Bekonang, Lapangan Jatisobo dan Lapangan Klumprit. “Cari yang lebih dekat,” ujar Hari singkat.

Siap-siap! Program Beasiswa Untuk Mahasiswa Wonogiri Akan Dibuka Lagi

Pelatih Persis, Salahudin, sudah mendengar rencana tim angkat kaki dari penginapan di Laweyan. Sang pelatih mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut. “Dinikmati saja,” ujarnya sambil tersenyum.

Lebih jauh, tim pelatih berencana memangkas jumlah latihan menjadi sehari sekali untuk beberapa hari mendatang. Hal itu merespons proses renegosiasi kontrak pemain yang masih berjalan. “Mungkin ke depan latihannya hanya pagi saja, sambil menunggu keputusan final [renegosiasi kontrak],” ujarnya saat ditemui Espos seusai latihan di Lapangan Klumprit.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom