Satu dari dua penambang pasir yang berhasil menyelamatkan diri dari perahu yang terbalik, Edi (kedua dari kiri), ditemukan di dermaga PLTU Unit 2 Jateng, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Cilacap, Selasa (22/1/2019). (Antara-Basarnas)

Solopos.com, CILACAP — Penambang pasir kembali dilaporkan hilang akibat perahu yang ditumpangi terbalik di muara Sungai Serayu, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sebelumnya, peristiwa serupa menimpa penambang pasir lain, Kamis (10/1/2019) lalu.

Hilangnya penambang pasir itu diungkapkan Koordinator Badan Search dan Rescue Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap Mulwahyono, Selasa (22/1/2019) malam. "Berdasarkan informasi yang kami terima dari anggota Polsek Kesugihan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB," ungkapnya.

Saat itu, korban yang bernama Hadi, 50, warga Desa Penggalang RT 005/RW 004, Kecamatan Adipala, menambang pasir di dekat muara Sungai Serayu bersama rekannya, Edi, 25, warga Desa Karangrena, Kecamatan Maos, Cilacap, Jawa Tengah. Saat berada di tengah sungai, kata dia, mesin perahu yang ditumpangi kedua penambang pasir itu mati sehingga perahu mereka terbalik dan terseret arus sampai muara.

"Setelah menerima informasi tersebut, kami segera memberangkatkan satu regu Basarnas Pos SAR Cilacap menuju lokasi kejadian guna mencari kedua korban," katanya.

Setelah dilakukan pencarian, lanjutnya, Edi berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada pukul 16.30 WIB. Menurut dia, Edi berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang ke tepian dermaga milik Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit 2 Jateng di Desa Bunton, Kecamatan Adipala.

"Korban atas nama Edi selanjutnya diantar pulang ke rumahnya di Desa Karangrena, Kecamatan Maos. Sementara korban atas nama Hadi hingga pukul 17.00 WIB belum ditemukan," katanya.

Ia mengatakan operasi pencarian untuk sementara dihentikan karena cuaca hujan lebat dan akan dilanjutkan Rabu (23/1/2019) pagi. Menurut dia, personel yang terlibat dalam operasi pencarian Rabu itu akan dibagi menjadi dua tim, masing-masing menyisir melalui jalur darat dan jalur laut menggunakan rigid inflatable boat (RIB) hingga radius 1 km dari lokasi kejadian.

Selain Basarnas Pos SAR Cilacap, kata dia, operasi pencarian korban tenggelam itu juga melibatkan personel Polsek Adipala, Polsek Kesugihan, Koramil Adipala, sekuriti PLTU Unit 2 Jateng, dan Cilacap Rescue. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten