Lagi, Klaster Keluarga Muncul di Sukoharjo, 13 Anggota Keluarga Positif Covid-19

Sedikitnya 13 orang dalam satu keluarga di Desa Sraten, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, terkonfirmasi positif Covid-19.

 Ilustrasi klaster Covid-19 di lingkungan keluarga. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi klaster Covid-19 di lingkungan keluarga. (Freepik)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Sedikitnya 13 orang dalam satu keluarga di Desa Sraten, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, terkonfirmasi positif Covid-19. Transmisi penularan virus corona dalam keluarga lebih mudah dan cepat saat anggota keluarga berinteraksi di dalam rumah.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Sabtu (10/10/2020), klaster keluarga di Desa Sraten tersebut berawal saat kepala keluarga terinfeksi Covid-19.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Kemudian, istri dan anaknya yang menjadi kontak erat pasien positif, ikut terpapar Covid-19. Sebelum hasil uji swab keluar, mereka mengadakan pertemuan keluarga besar di halaman rumah. Gugus Tugas lantas melacak anggota keluarga pasien positif yang datang di pertemuan tersebut.

Ngeyel Tak Taati Protokol Kesehatan, Warung Angkringan di Sragen Didenda Rp100.000

“Sebanyak 17 orang kontak erat lini pertama menjalani uji swab dengan diambil sampel sampel cairan tenggorokan. Hasilnya, 13 orang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19,” kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu.

Para pasien positif tanpa gejala dari klaster keluarga Sraten telah menjalani isolasi mandiri selama 10 hari. Mereka dinyatakan sembuh apabila tidak mengalami demam tinggi dan gangguan pernapasan.

Kebiasaan Buruk Ini Bisa Jadi Penyebab Kanker Payudara pada Pria

Klaster Keluarga Terbanyak

Klaster keluarga Sraten merupakan klaster keluarga dengan pasien positif terbanyak di Sukoharjo. Sebelumnya, ada enam klaster keluarga lain dengan jumlah pasien positif lima orang hingga 10 orang.

Yunia menyebut transmisi penularan Covid-19 dalam keluarga lebih mudah terjadi. Anggota keluarga yang terinfeksi virus corona tak sengaja menularkan virus ke anggota keluarga lain atau kerabat keluarga dalam satu rumah.

Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap klaster keluarga. Dia mengingatkan pentingnya selalu menerapkan protokol kesehatan.

Angka Kematian Lansia dan Komorbid 85 Persen, Masih Abaikan Protokol Kesehatan?

“Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tak hanya dijalankan saat beraktivitas di luar rumah melainkan saat berkumpul dengan anggota keluarga di dalam rumah,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo ini menyampaikan pasien positif dari klaster keluarga tanpa gejala. Mereka tidak mengalami gejala seperti demam tinggi dan gangguan pernapasan sehingga anggota keluarga lain berinteraksi dengan pasien positif.

Keren Banget! Ini Cara Warga Serengan Solo agar Dagangan Semua UMKM Laku

Persebaran pandemi Covid-19 dari klaster keluarga mengancam kelompok masyarakat berisiko tinggi seperti ibu hamil, lanjut usia (lansia), dan masyarakat yang menderita penyakit kronis. Apabila ketiga kelompok itu terpapar Covid-19 bisa mengakibatkan gejala berat hingga kematian.

“Setiba di rumah, jangan menyentuh suami, istri, dan anak. Kalau bisa langsung mandi dan berganti pakaian untuk mencegah persebaran Covid-19 di rumah,” papar dia.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Karsa Autentik Bung Hatta untuk Bangsa: Demokrasi dan Intelektualisme

      + PLUS Karsa Autentik Bung Hatta untuk Bangsa: Demokrasi dan Intelektualisme

      Mohammad Hatta alias Bung Hatta (12 Agustus 1902—14 Maret 1980) adalah politikus autentik. Kini sangat sulit menemukan sosok politikus seautentik Bung Hatta. Tanggal 12 Agustus 2022 tepat 120 tahun Bung Hatta.

      Berita Terkini

      Malunya Gibran, Aksi Paspampres Pukul Sopir Solo Terjadi Dekat Rumahnya

      Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah mengamankan rekaman CCTV aksi anggota Paspampres yang pukul sopir truk di Solo.

      Meriah! Tradisi Unik 2 Hari 2 Malam di Grebeg Sura Dlimas Ceper Klaten

      Warga Desa Dlimas, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, menggelar Grebeg Sura di desa setempat mulai, Jumat (12/8/2022).

      Rapor Merah! Banyak ASN di Sukoharjo Tak Netral Tiap Pemilu

      Pelanggaran yang paling banyak ditangani dan menjadi pekerjaan rumah penyelenggara pemilihan umum (pemilu) di Sukoharjo yakni soal netralitas aparatur sipil negara (ASN).  

      Nyatakan SP Kades Petung Tak Berlaku, Camat Jatiyoso Batal Digugat

      Meski tak mencabut, Camat Jatiyoso, Karanganyar, Heru Joko Sulistyono, menyatakan Surat Peringatan untuk Kades Petung, Dwi Santoso sudah tak berlaku. PDIP Karanganyr tak jadi menggugatnya.

      Gibran Simpan Rekaman CCTV Paspampres Pukul Sopir di Solo: Kasar Banget

      Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah mengamankan rekaman CCTV aksi anggota Paspampres yang pukul sopir truk di Solo.

      Disarpus Karanganyar Adakan Nobar Gratis bagi Siswa SMP dan SMA

      Untuk mengedukaasi pelajar tentang perjuangan Indonesia, Disarpus Karanganyar mengadakan acara nonton bareng film perjuangan di bioskop mini milik mereka.

      Pendaftar Membeludak! Segini Penghasilan Perangkat Desa di Klaten

      Ribuan orang berbondong-bondong mendaftar lowongan perangkat desa di Klaten.

      Bawaslu dan KPU Catat Pelanggaran Rutin di Sukoharjo, Ini Daftarnya

      Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mulai mempersiapkan diri terkait penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden pada 14 Februari 2024 maupun Pemilihan Gubernur Jawa Tengah dan Bupati Sukoharjo 27 November 2024.

      Isu Harga Mi Instan Naik 300%, Ini Hasil Pantauan di Pasar Boyolali

      Isu soal kenaikan harga mi instan tidak berpengaruh di pasar Boyolali. Harga mi instan di Pasar Boyolali masih stabil normal seperti biasa, Jumat (12/8/2022).

      Gara-Gara Ini! 352 Koperasi di Wonogiri akan Dibubarkan

      Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) Wonogiri akan membubarkan 352 dari 1.134 lembaga koperasi yang terdaftar di Wonogiri.

      Gibran Jadi Trending Twitter Gara-gara Paspampres Pukul Sopir di Solo

      Aksi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, melepas masker anggota Paspampres saat hendak meminta maaf terkait pemukulan sopir truk di Solo sempat menjadi trending topic Twitter, Jumat (12/8/2022).

      35 Pelaku UMKM Ramaikan Sragen Expo 2022 di Gunung Kemukus

      Sebanyak 35 pelaku UMKM di Sragen akan memamerkan produk unggulan mereka di Sragen Expo 2022 yang digelar di Gunung Kemukus sejak Jumat (12/8/2022).

      Fix! Alun-Alun Wonogiri Steril dari PKL saat Konser Padi Reborn

      Padi Reborn akan menggelar konser di Alun-alun Giri Krida Bakti, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (13/8/2022).

      2 Tahun Vakum, Keluarga Mahasiswa Sragen Gelar Lagi Turnamen Futsal

      Ada 60 tim dari Soloraya yang akan bertanding dalam turnamen futsal yang digelar Keluarga Mahsiswa Sragen Regional Semarang sejak Jumat-Minggu (12-14/8/2022).

      Paspampres Pukul Sopir di Solo, Gibran: Saya Tak Terima Warga Digituin

      Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku tidak terima ada warga yang diperlakukan kasar dan dipukuli anggota Paspampres.

      Bupati Jekek Wonogiri akan Gowes Akhir Pekan Ini, di Sini Startnya?

      Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, bakal mengikuti agenda gowes dalam rangkaian Festival Agustus Merdeka di Kabupaten Sukses, Sabtu (13/8/2022) pagi.