Kondisi boneka yang ditemukan salah satu pekerja, Sugi, di makam Bong Mojo, Jebres, Solo, Senin (4/11/2019). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Solopos.com, SOLO -- Pekerja kembali menemukan jenazah yang dikubur bersama boneka di makam Bong Mojo sisi timur, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Senin (4/11/2019).

Ini merupakan kali ke-10 petugas lapangan menemukan boneka di dalam peti jenazah hingga hari ke-13 pembongkaran makam warga keturunan Tionghoa itu.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, boneka yang terakhir tersebut ditemukan pada makam nomor 85. Kasi Pemakaman Umum Bidang Kawasan Permukiman Disperum KPP Solo, Sawaras Budi Kusumo, mengatakan makam nomor 85 itu tidak ada identitasnya karena makam berupa gundukan tanah.

Misteri Sumur Tua di Tengah Kota Boyolali, Siapa Yang Bikin?

Boneka di makam itu terbuat dari plastik berukuran panjang kira-kira 20 sentimeter itu hanya tersisa tubuh dan paha. Plester warna hitam ditempel melingkar pada perut boneka sehingga menyerupai rok. Boneka itu berpakaian kebaya warna cokelat yang telah rusak.

Pekerja yang menemukan boneka tersebut, Sugi, menjelaskan makam nomor 85 itu digali sejak pukul 08.00 WIB. Ia berhasil mengangkat tulang dan boneka itu sekitar pukul 11.00 WIB.

“Saya menemukan boneka dalam keadaan rusak. Bunga sintetis warna ungu dan daun sintetis hijau berada bersama boneka. Jenazah memakai kebaya warna cokelat,” katanya kepada Solopos.com.

Sugi menjelaskan makam nomor 85 digali dengan mudah karena tidak terdapat beton pada makam. Ia baru menemukan satu jenazah yang dimakamkan bersama boneka.

Viral Kisah Tragis Layangan Putus, Ini Detailnya

Sementara itu, koordinator lapangan pembongkaran makam Bong Mojo Solo, Desi Ariyanto, menjelaskan 17 pekerja yang telah membongkar puluhan makam sejak Rabu (23/10/2019). Dari jumlah itu lebih dari 10 jenazah ditemukan bersama boneka.

Seluruh benda yang ditemukan pada makam dimasukkan dalam satu kotak putih. “Banyak yang bilang jenazah dimakamkan dengan barang-barang berharga. Tetapi selama ini kami belum menemukan barang-barang tersebut. Yang paling unik penemuan boneka,” ujarnya.

Desi menjelaskan hari itu tidak ada ahli waris yang meninjau lokasi pembongkaran. “Ahli waris banyak yang ke lokasi pada pekan pertama. Senin, Selasa, dan Jumat,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten