Lagi! 5 Peserta Tes CPNS Pakai Joki, Ternyata Ada Agennya
Peserta tes CPNS memasuki Auditorium UNS Solo untuk mengejakan soal ujian melalui komputer, Sabtu (1/2/2020). (Solopos-Sunaryo Haryo Bayu)

Solopos.com, SOLO — Tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2020 diwarnai dengan aksi tak terpuji, yakni memakai jasa joki untuk mengerjakan soal. Di Sulawesi Selatan, ada lima joki tes CPNS yang tertangkap.

"Ada 5 orang yang menggunakan joki, di Sulsel. Entah kenapa setiap tahun ada joki yang kami tangkap di Sulsel," kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam Konferensi Pers Spesial #CPNS2019 di kantornya, Jakarta Timur, Kamis (20/2/2020).

Penyekap Gadis Di Brebes Untuk Dipaksa Threesome Ternyata Dukun

Bima mengungkapkan, ada agen penyedia jasa joki tes CPNS yang kerap beraksi dan terbilang sudah ahli. BKN sudah menyerahkan lima joki tersebut ke polisi.

"Ini sebenarnya profesional, ada penyedia jasa joki. Tapi kami sudah tangkap di sana dan sudah kami serahkan ke pihak Kepolisian," ujar Bima.

Adem Ayem, Jumlah Pemilih Pilkada Soloraya Terancam Anjlok

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2019 secara keseluruhan telah mendiskualifikasi 62 pelamar CPNS 2019. Dari angka itu, lima di antaranya penyewa joki, 32 peserta disebabkan kesalahan formasi, 15 peserta tidak melampirkan tanda pengenal yang lengkap, dan 10 peserta melanggar tata tertib.

Pengin Jadi PNS Tanpa Tes, Guru Honorer Minta Dukungan DPRD Klaten

"Ada tanda pengenal yang tidak lengkap, 15 orang. Ini bisa KTP yang tidak jelas, atau fotonya sengaja burem, tapi jika dicek pakai ID lain atau SIM kok beda, maka ini tidak boleh ikut tes SKD. Kemudian ada juga pelanggaran tata tertib, jumlahnya 10 orang. Mungkin ini bisa diabaikan karena jutaan orang total peserta SKD-nya," papar Bima.

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho