Lagi, 5 Kartu Kuning Persis Solo Berbuah Denda Rp50 Juta

Komdis PSSI mewajibkan Persis Solo membayar denda sebesar Rp50 juta setelah mendapat lima kartu kuning dalam pertandingan saat Persis Solo melawan Hizbul Wathan Football Club (HWFC) pada 23 November 2021 lalu.

 Persis Solo vs HWFC (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

SOLOPOS.COM - Persis Solo vs HWFC (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SUKOHARJO — Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali menjatuhkan sanksi denda kepada Persis Solo karena bertingkah buruk dalam pertandingan.

PromosiHeboh Pelat Nomor Dewa, Begini Aturan Terkait Nomor Khusus dan Rahasia

Komdis PSSI mewajibkan Persis Solo membayar denda sebesar Rp50 juta setelah mendapat lima kartu kuning dalam pertandingan saat Persis Solo melawan Hizbul Wathan Football Club (HWFC) pada 23 November 2021 lalu.

Melansir pengumuman pssi.org pada Senin (6/12/2021), Komdis PSSI mengeluarkan 17 poin putusan Komdis PSSI kepada tim Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.

Persis Solo dianggap bertingkah buruk dengan mendapat lima kartu kuning. Hukuman ke Persis Solo menjadi kali kedua setelah sebelumnya Persis Solo mendapat sanksi yang sama saat melawan PSCS Cilacap.

Tercatat dalam fase penyisihan grup, Persis Solo sudah menghabiskan Rp100 juta untuk membayar denda.

Dalam keterangan lain, kiper PSIS Semarang, Jandia Eka Putra, yang salah memakai jersey juga disanksi Komdis PSSI. Kejadian itu sempat viral di media sosial saat Jandia memakai jersey kiper cadangan.

Baca Juga: Laga Selesai! Laskar Sambernyawa Menang 3-1

Sedangkan Tim Liga 2, KS Tiga Naga, menjadi tim terbanyak yang disanksi Komdis PSSI. Semuanya dikarenakan kericuhan saat KS Tiga Naga menghadapi Semen Padang pada 29 November 2021 lalu.
Pelatih kepala KS Tiga Naga, Feryandes Rozialta, disanksi 3 tahun tidak boleh beraktivitas di dunia sepak bola Indonesia karena dianggap memprovokasi ofisial tim untuk menyerang perangkat pertandingan.

Feryandes juga didenda 25 juta atas perbuatannya. Lalu asisten Pelatih KS Tiga Naga, Beni Setiadi, juga harus absen selama dua tahun setelah menyerang perangkat pertandingan dan didenda Rp10 juta.

Sanksi yang sama dengan Beni turut dijatuhkan kepada kitman KS Tiga Naga Andria Syahputra. Dia dianggap melakukan penyerangan kepada perangkat pertandingan.

Masseur KS Tiga Naga, Herlizon Herly, juga tak luput dari sanksi Komdis PSSI. Herlizon dianggap menyerang perangkat pertandingan dan harus menerima sanksi yang sama dengan Beni dan Andria.

Lalu, secara umum tim KS Tiga Naga wajib membayar denda tambahan Rp75 juta.

“Tingkah laku buruk tim, empat ofisial tim secara bersama sama melakukan ancaman, intimidasi, pengejaran, pemukulan dan penganiayaan terhadap perangkat pertandingan,” tulis keterangan Komdis PSSI.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

+ PLUS Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

Sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan menjadi magnet kaum urban untuk mengadu nasib di sana. Berikut perkiraan biaya hidup tinggal di Kalimantan Timur yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Berita Terkini

14 Klub Bulu Tangkis Berebut Piala Wali Kota Solo

Sebanyak 300 atlet dari 14 klub bulu tangkis asal Solo berebut Piala Wali Kota Solo perdana dalam Kejuaraan Kota Bulu Tangkis di Gor FKOR UNS.

Sudah Ada PES, Esport Persis Solo Bakal Tambah Cabang Game

Manajemen Persis Solo berencana menambah cabang game baru selain Pro Evolution Soccer (PES) untuk tim esport Persis Solo.

Indonesia vs Timor Leste: Shin Tae-yong Sudah Pantau Kekuatan Lawan

Timnas Indonesia akan menghadapi Timor Leste dalam laga persahabatan yang masuk ke dalam kalender FIFA.

Ini 5 Sport Tourism Ciamik di Batang Jawa Tengah, Sudah Pernah Coba?

Inilah 5 sport tousim yang dipromosikan Bupati Batang, Wihaji, melalui akun Instagramnya.

Kalahkan Juara Dunia Bulu Tangkis, Gibran: Menang Tapi Ngos-Ngosan

Pasangan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dengan Ketua PBSI Solo, F.X. Hadi Rudyatmo sukses menaklukkan pasangan juara dunia Sigit Budiarto dengan Ketua PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf.

Saat Pasangan Gibran-Rudy Melawan Mantan Juara Dunia Bulu Tangkis

Gibran-Rudy bertanding melawan mantan juara dunia bulu tangkis di laga pembuka Kejurkot Bulu Tangkis Piala Wali Kota Solo.

Demi Peringkat FIFA, Timnas Indonesia Siap Bekuk Timor Leste

Timnas Indonesia akan menghadapi Timor Leste pada laga persahabatan, Kamis (27/1/2022).

Pemain Esport Berharap Persis Solo Datangkan Bintang Muda Persebaya

Pemain Esport Persis Solo, Puspamba Harma Ibrahim, mengakui kebijakan transfer Persis Solo sangat berpengaruh di dunia esport.

Cerita Perjuangan Baim Bawa Persis Solo Juara di Ajang Esport Liga 2

Sebelum meraih gelar juara Liga 2, Persis Solo lebih dulu meraih trofi di ajang Esport bertajuk Indonesia Football e-League (IFeL) Liga 2 2021.

PSIS Bidik Poin Penuh pada Laga Tunda kontra Madura United

PSIS Semarang bertekad meraih poin penuh saat menghadapi Madura United pada laga tunda BRI Liga 1 musim 2021-2022.

Dipromosikan Bupati Batang di Instagram, Apa itu Sport Tourism?

Apa itu sport tourism yang kini tengah gencar dipromosikan Bupati Batang Wihaji lewat akun Instagramnya?

Dipanggil Timnas Italia Lagi, Balotelli: Saya 31 Tahun, Itu Normal

Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini, kembali memanggil Mario Balotelli. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat performa Balotelli dianggap sudah menurun.

Resmi! Solo Jadi Tuan Rumah ASEAN Para Games 2022

Kota Solo dipastikan menjadi tuan tumah Asean Para Games 2022 pada Juli mendatang. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dipercaya menjadi Ketua Inaspoc.

Daftar Top Scorer Sementara Liga 1: Ada Taisei Marukawa!

Para penyerang asing mendominasi daftar top scorer sementara kompetisi BRI Liga 1.

Jelang Lawan Persebaya Surabaya, PSS Sleman Fokus Benahi Ini

PSS Sleman akan menantang Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Liga 1 pekan ini. Pelatih PSS Sleman, I Putu Gede, akan membenahi transisi permainan tim.

Pelatih Asal Solo Terdepak dari Pelatnas, Ini Pesan Haru Greysia Polii

Pebulu tangkis Indonesia, Greysia Polii, merasa kehilangan sosok Chafidz Yusuf yang biasanya mendampingi tim ganda putri Indonesia.