Ilustrasi varises. (Pictagram)

Solopos.com, SOLO – Varises merupakan salah satu penyakit yang mengganggu penampilan. Kemunculannya di sekitar tungkai dan betis mengurangi keindahan kaki, khususnya bagi wanita.

Dibandingkan pria, ternyata perempuan lebih berisiko terkena varises pada kaki. Selain penggunaan sepatu hak tinggi (high heels), kodrat wanita untuk hamil juga memicu munculnya varises. Varises bukan penyakit keturunan, tapi risikonya meningkat jika orang tua mengalami varises.

Hanya saja menurut dokter spesialis Bedah Toraks dan Kardiovaskular (Sp.BTKV) di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, Dharmawan Ismail, wanita paling berisiko terkena varises pada kaki. Bahkan hampir 100 persen perempuan berisiko terkena varises.

Hal ini, karena ada hormon kewanitaan, kemudian kodrat perempuan mengalami kehamilan. Seperti diketahui, kehamilan berisiko varises, dan penggunaan sepatu hak tinggi (high heels). Tapi, ternyata ada faktor lain pemicu varises yang ternyata sering diabaikan, yakni duduk atau berdiri terlalu lama.

“Namun pemicu munculnya varises, adalah duduk terlalu lama atau berdiri terlalu lama lebih dari dua jam tanpa pindah posisi. Pemicu lainnya adalah setelah berolahraga seperti berlari tidak melakukan relaksasi pada kaki dan membiarkannya tertekuk, serta obesitas,” terang Dharmawan Ismail, kepada Solopos.com.

Varises umumnya berawal dari adanya tekanan tinggi pada dinding pembuluh vena yang dipicubeberapa faktor, antara lain duduk dan berdiri terlalu lama serta obesitas. Efek dari tingginya tekanan ini menjadikan dinding vena merenggang (kehilangan elastisitas) dan katup di dalamnya melemah.

Kondisi ini menyebabkan fungsi katup tidak lagi berjalan normal dan aliran darah ke jantung menjadi terganggu. Darah yang seharusnya mengalir ke jantung menjadi berbalik arah dan akhirnya mengendap di satu titik dalam pembuluh vena.

Menurut Dharmawan, penyakit varises juga bisa menimbulkan komplikasi jika tidak segera dilakukan penatalaksanaan atau pengobatan. Komplikasi itu berupa rasa nyeri yang sulit dihilangkan pada bagian yang terkena varises. Kemudian warna kulit menjadi lebih gelap.

“Lebih parah lagi adalah terjadinya perdarahan spontan di area munculnya varises. Bahkan jika semakin parah bisa menimbulkan luka yang sulit disembuhkan [borok] pada lokasi munculnya varieses,” terang Dharmawan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten