Tutup Iklan
Bagian gedung SMPN 3 Solo yang terbakar pada Senin (18/6/2018). (Solopos-Muhammad Ismail)

Solopos.com, SOLO -- Pengelola SMPN 3 Solo memastikan 30 unit komputer di ruang laboratorium yang terbakar pada Senin (18/6/2018) dini hari selamat dan tidak rusak. Sementara total kerugian akibat kejadian kebakaran ruang kelas  dan laboratorium itu ditaksir senilai Rp280 juta.

Setelah kejadian tersebut Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mendatangi sekolah itu untuk melihat kondisinya. Kepala Sekolah SMPN 3 Solo, Abdul Haris, mengungkapkan sekolah langsung melakukan inventarisasi semua aset yang terbakar maupun yang selamat. Hasil inventarisasi diketahui kerugian akibat kebakaran ditaksir senilai Rp280 juta.

"Kami akan membuat laporan resmi kejadian ini ke Pemkot Solo agar sekolah yang rusak segera diperbaiki," ujar Abdul saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Senin.

Abdul mengungkapkan Wali Kota Solo pada pukul 07.30 WIB mendatangi sekolah untuk melihat langsung dampak kebakaran  itu. Wali Kota Solo meminta sekolah segera memperbaiki kerusakan dengan mengajukan bantuan ke Pemkot.

"Sebanyak 30 unit komputer di laboratorium berhasil diselamatkan. Kami dalam waktu dekat akan memperbaiki kerusakan ini supaya saat tahun ajaran baru yang dimulai 16 Juli bisa langsung digunakan siswa," kata dia.

Ia mengungkapkan saat kejadian petugas penjaga sekolah baru saja terlelap tidur setelah selesai melakukan patroli pukul 01.00 WIB. Petugas penjaga toko di depan sekolah mengetahui sumber api langsung membangunkan petugas penjaga sekolah. Namun, saat itu api sudah membesar.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten