Kurangi Polusi Udara, Dishub Wonogiri Gelar Uji Emisi Gratis 

Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri menggelar uji emisi gas buang bagi kendaraan roda empat di halaman depan Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (13/9/2022).

 Dinas Perhubungan Wonogiri meggelar uji emisi gratis untuk kendaraan roda empat di Halaman Depan Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (13/9/2022). Dishub berupaya mendorong masyarakat agar kendaraan yang bereperasi di jalan tidak megeluarkan emisi gas buang yang melebihi ambang batas yang sudah ditentukan sehingga kendaraan tersebut ramah lingkungan. (Solopos.com/Muhammad Diky Praditia)

SOLOPOS.COM - Dinas Perhubungan Wonogiri meggelar uji emisi gratis untuk kendaraan roda empat di Halaman Depan Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (13/9/2022). Dishub berupaya mendorong masyarakat agar kendaraan yang bereperasi di jalan tidak megeluarkan emisi gas buang yang melebihi ambang batas yang sudah ditentukan sehingga kendaraan tersebut ramah lingkungan. (Solopos.com/Muhammad Diky Praditia)

Solopos.com, WONOGIRI — Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri menggelar uji emisi gas buang bagi kendaraan roda empat di halaman depan Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (13/9/2022). Hal itu dilakukan dengan cuma-cuma alias gratis.

Kepala Dishub Wonogiri, Waluyo, mengatakan uji emisi gas buang pada kendaraan roda empat itu guna membangun kesadaran masyarakat tentang kendaraan yang ramah lingkungan. Tujuan dari kegiatan tersebut agar emisi gas buang kendaraan di Wonogiri, khususnya roda empat tidak melebihi ambang batas yang sudah ditentukan sehingga bisa meminimalisasi polusi udara. 

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

“Ini program perdana. Baru uji coba dulu. Baru kami laksanakan di halaman Sekretariat Daerah Wonogiri. Kalau antusiasme masyarakat tinggi, akan kami lanjutkan di Kantor Dishub Wonogiri. Masyarakat bisa datang ke sana langsung,” kata Waluyo saat ditemui Solopos.com di tempat uji emisi gas buang di Halaman Depan Pendapa Rumah Dinas Bupati, Selasa.

Dia melanjutkan, Dishub Wonogiri berupaya mengikuti isu global menurunkan kadar emisi gas buang yang ada di bumi. Kegiatan ini tidak bersifat penindakan. Artinya tidak ada sanksi bagi pegendara yang memiliki kendaraan yang mengeluarkan emisi gas buang melebihi ambang batas.

Melalui kegiatan ini, pemilik kendaraan diharapkan segera memperbaiki mesin kendaraan saat mengetahui kendaraannya beremisi gas buang tinggi. Penyebab emisi gas buang tinggi ada berbagai macam, di antaranya umur mesin sudah tua, sistem pengapian kurang sempurna, dan penggunaan bahan bakar minyak beroktan rendah.

Baca Juga: BRT Trans Jateng Solo-Wonogiri Diyakini bakal Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Dishub Wonogiri membuka layanan uji emisi gas buang gratis bagi kendaraan roda empat di Kantor Dishub hingga Jumat (16/9/2022). Layanan dibuka mulai pukul 13.00 WIB-16.00 WIB.

“Uji emisi gas buang ini juga bisa dijadikan indikator kesehatan mesin. Kalau emisi gas buangnya oke [rendah], sudah pasti nanti bisa menjaga lingkungan, kendaraan ramah lingkungan,” kata dia.

Penguji Kendaraan Bermotor Dishub Wonogiri, David Marwanto, menjelaskan uji emisi tersebut untuk mengukur kadar gas karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC). CO dan HC adalah zat pencemar yang dihasilkan dari proses pembakaran dalam ruang bakar mesin yang dikeluarkan melalui pipisnya buang.

Baca Juga: Imbas Kenaikan Harga BBM, Tarif Angkutan Umum di Wonogiri Naik hingga 30%

Ambang batas pada setiap jenis kendaraan bermotor berbeda-beda. Kendaraan roda dua bermesin 4 Tak dengan tahun pembuatan sebelum 2010, ambang batas CO sebesar 5,5 persen dan HC sebesar 2.400 part per milion (ppm). Sedangkan kendaraan roda empat bermesin 4 Tak dengan tahun pembuatan setelah 2010, ambang batas CO sebesar 4,5 dan HC sebesar 2.000 ppm.

“Semakin rendah nilai CO dan HC, maka emisi gas buangnya semakin bagus. Artinya gas racun yang dikeluarkan semakin sedikit. Guna menguji emisi gas buang ini tidak membutuhkan waktu lama, tidak sampai lima menit sudah selesai,” ucap David.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Diresmikan 17 November, Utusan Presiden UEA Cek Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

      Utusan dari Presiden Uni Emirat Arab (UEA) dalam waktu dekat akan datang mengecek progres pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed di Gilingan, Solo, sebelum diresmikan 17 November nanti.

      Lengkap dan Nyaman, Ini Daftar Hotel di Dekat Stasiun Gawok Sukoharjo

      Rincian hotel yang berada di dekat Stasiun Gawok, Sukoharjo.

      Omzet Anjlok, Pemilik Toko Dekat Jembatan Mojo Solo Ingin Proyek Cepat Kelar

      Kalangan pemilik toko di Jl Kyai Mojo mengeluhkan omzet turun drastis sejak Jembatan Mojo, Solo, ditutup untuk perbaikan, Senin (26/9/2022) lalu.

      Upaya Diversifikasi Pangan, DPRD Boyolali Dukung Selodoko Jadi Sentra Alpukat

      DPRD Boyolali mengapresiasi program diversifikasi pangan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Selodoko, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, lewat penanaman alpukat kalibening.

      8 Tujuan Pengelolaan Dana Bergulir Masyarakat oleh BUMDes Bersama di Wonogiri

      Kabupaten Wonogiri memiliki 23 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama hingga sekarang.

      Kaum Hawa Karanganyar Didorong Punya Konstribusi Nyata di Politik

      KPU dan Bawaslu Karanganyar mendorong perempuan di Bumi Intanpari mengambil lebih banyak peran dana dunia politik.

      Fraksi PDIP Perjuangkan Ada Anggaran dari APBD Solo 2023 untuk Masjid Sriwedari

      Fraksi PDIP DPRD Solo akan memperjuangkan agar ada alokasi anggaran untuk penyelesaian pembangunan Masjid Sriwedari pada APBD 2023.

      Cek! Cara Legal Beli BBM Bersubsidi Pakai Jeriken di Sragen

      Pembelian BBM bersubsidi menggunakan jeriken diperbolehkan untuk sejumlah kalangan dengan syarat tertentu. Cek di sini caranya.

      Soto Gunting Klaten, Pembeli Leluasa Potong Jeroan dan Daging sesuai Selera

      Soto Gunting Pak Randi menjadi salah satu menu soto yang terkenal di sepanjang jalan raya Solo-Jogja.

      Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan, Besok Masjid Agung Solo Adakan Salat Gaib

      Masjid Agung Solo akan mengadakan Salat Gaib berjamaah yang ditujukan bagi para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim, setelah Salat Jumat, siang ini.

      Rest Area Candi Sukuh Karanganyar Mangkrak 3 Tahun

      Sejak selesai dibangun pada 2019, rest area di kawasan wisata Candi Sukuh, Karanganyar belum pernah digunakan. Padahal proyek pembangunannya menelan dana hingga Rp2 miliar.

      Wah, Ada Nama Anak FX Hadi Rudyatmo di Daftar Usulan Caleg DPRD Solo 2024

      Nama anak FX Hadi Rudyatmo, Rheo Fernandez, masuk bakal daftar caleg sementara DPRD Kota Solo 2024 dari hasil penjaringan PAC PDIP Jebres.

      BLT Sapu Jagat Belum Cair, Bupati Karanganyar Minta Warga Bersabar

      Bupati Karanganyar meminta warga bersabar menunggu pencairan BLT sapu jagat yang saat ini masih pendataan calon penerima. Menurutnya perlu kehati-hatian dalam pendataan agar tidak ada doble penerima.

      Kurang dari 24 Jam, Polres Sukoharjo Berhasil Tangkap Pembobol Rumah di Grogol

      Polres Sukoharjo berhasil menangkap pembobol rumah kosong di Perumahan Baiti Jannati, No. A 29, Pandeyan, Grogol, dalam waktu kurang dari 24 jam.

      Terus Bertambah, Kini Ada 181 Nama Warga Wonogiri yang Dicatut Parpol

      Kasus pencatutan nama warga Wonogiri sebagai anggota partai politik (parpol) terus bertambah.