Kurang Inovasi dan Cuaca Ekstrem, Kunjungan Wisatawan ke Wonogiri Berkurang

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, WONOGIRI—Kunjungan wisatawan ke objek wisata di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, cenderung menurun dalam dua tahun terakhir. Minimnya inovasi dan faktor alam diduga menjadi penyebab.

Pemerintah Desa Sendang melalui badan usaha milik desa, Sendang Pinilih, mengelola tiga objek wisata. Tiga objek itu Watu Cenik, Puncak Joglo, dan Menara Pandang. Kunjungan wisatawan setiap bulan antara 5.000–6.000 orang. Jumlah itu meningkat saat momentum Tahun Baru dan libur Lebaran.

Namun, belakangan ini jumlah kunjungan wisatawan menurun. Ini kentara terasa saat perayaan Tahun Baru 2019 di Puncak Joglo. Jumlah kunjungan hanya 800 orang. Padahal, pada Tahun Baru 2018 ada 2.000 orang datang. “Kami perlu inovasi-inovasi agar BUM Desa tetap eksis,” beber Kepala Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Sukamto Priyowiyoto, Senin (18/2/2019).

Penurunan jumlah kunjungan ini secara terperinci dapat dilihat di situs resmi Sendang Pinilih. Jumlah wisatawan secara year on year yakni Januari 2017 sebanyak 13.275 orang, Januari 2018 sebanyak 5.818 orang, dan Januari 2019 sebanyak 5.418 orang. Sedangkan, pada Februari 2017 ada 7.947 orang dan Februari 2018 ada 3.958 orang.

Kendati kunjungan menurun, pendapatan pada Januari 2019 mencapai Rp27 juta atau lebih tinggi ketimbang Januari 2018 yakni Rp23,2 juta. Secara proporsional, pendapatan Januari 2019 masih lebih baik ketimbang Januari 2017 sebesar Rp33,7 juta dari jumlah kunjungan 13.275 orang

Selain minimnya inovasi, faktor cuaca juga ditengarai menjadi penyebab wisatawan enggan datang. “Cuaca tidak menentu mendorong orang mempertimbangkan kembali untuk piknik ke Sendang. Apalagi ini wisata alam dan menjual pemandangan dari ketinggian,” kata jelas Sukamto.

Sejumlah inovasi sebenarnya telah dilakukan Sendang Pinilih. Salah satunya dengan membuka outlet pembayaran online. Melalui outlet tersebut pengunjung bisa membayar tagihan listrik, telepon, pajak, bahkan menarik uang. Ini salah satunya untuk memfasilitasi wisatawan yang datang, tapi lupa membawa uang tunai.

“Pada 2018, BUM Desa menyumbangkan ke pendapatan asli desa Rp30 juta. Tahun ini kami juga menganggarkan dukungan permodalan kepada BUM desa senilai Rp50 juta,” terang pria yang juga mantan Direktur Sendang Pinilih itu.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Mudah Kok, Ini 6 Cara Mendapatkan Uang dari Tiktok

Tidak hanya untuk iseng atau bersenang-senang, aplikasi populer Tiktok dengan durasi video pendek ini juga bisa menghasilkan uang secara online.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.

Persis Solo Jadi Tim Unggulan Liga 2, Rival Punya Motivasi Tambahan

Atta Halilintar menegaskan timnya tetap optimistis meski berada di Grup C yang notabene grup neraka.

Pengumuman! PLN Perpanjang Promo Diskon Tambah Daya

Program PLN yang menawarkan diskon tambah daya kepada para pelanggannya ini diluncurkan untuk menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan RI.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Haduh! Dua Cincin Nyangkut di Alat Kelamin Suami, Kok Bisa Sih?

Waduh seorang suami di Malaysia harus dilarikan ke rumah sakit karena alat kelami atau penisnya tersangkut dua buah cincin.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Ansari Kadir, Dulu Sering Gagal Bisnis Kini Punya 100 Outlet

Kini Sang Pisang telah memiliki 100 outlet termasuk di Malaysia.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Hukum Onani dengan Bantuan Istri dalam Islam, Apakah Diperbolehkan?

Di bawah ini terdapat penjelasan mengenai hukum onani dengan bantuan tangan istri menurut Islam. Apakah diperbolehkan atau dilarang?

Sponsor Persis Solo Berlimpah, Ini Jumlah dan Macamnya

Keberadaan Kaesang Pangarep bak magnet yang mendorong Persis Solo memiliki finansial berlimpah.

Hasil Liga 1 2021-2022: Derbi Kalimatan, Borneo FC vs Barito Putera Bermain Imbang 1-1

Barito Putera unggul lebih dahulu lewat gol yang dicetak Muhammad Luthfi Kamal

Bukti Keberhasilan Pemberdayaan BUMDes, Semen Gresik Raih Nusantara CSR Awards 2021

Program CSR Semen Gresik telah memberikan kebermanfaatan, diantaranya mendorong penurunan angka kemiskinan di area perusahaan.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.