Tutup Iklan

Kuota PPDB SMA Jateng Tunggu Pergub

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) hingga kini belum menentukan kuota yang akan diberikan untuk siswa berprestasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) online SMA 2019.

Kuota PPDB SMA Jateng Tunggu Pergub

SOLOPOS.COM - Ilustrasi PPDB di Jateng. (Semarangpos.com-Diskominfo Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) hingga kini belum menentukan kuota yang akan diberikan untuk siswa berprestasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) online SMA 2019.

Apakah kuota itu mengacu pada revisi Permendikbud No.51 Tahun 2018 tentang PPDB atau menggunakan kebijakan tersendiri yang diatur dalam peraturan gubernur (pergub), hingga kini masih menjadi teka-teki.

Jika mengacu revisi Permendikbud No.51/2018, siswa berprestasi akan mendapat jatah 15% dalam PPDB SMA. Sementara, jalur zonasi akan diberikan jatah 80% dan 5% untuk siswa pindahan. Kebijakan itu lebih menguntungkan bagi siswa berprestasi dibandingkan kebijakan permendikbud sebelumnya yang hanya memberikan jatah 5%.

Meski demikian, sebelum revisi itu dikeluarkan Jumat (21/6/2019), Pemprov Jateng sempat memiliki wacana untuk memberikan kuota 20% plus 5% bagi siswa berprestasi. Kuota 20% untuk siswa berprestasi yang berada dalam zonasi, sedangkan 5% untuk siswa berprestasi dari luar zonasi. Sementara, jatah siswa nonprestasi dalam zona menjadi 70% dan siswa pindahan 5%.

Namun, kebijakan yang diambil Pemprov Jateng kemungkinan berubah menyusul hadirnya revisi itu.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah (Jateng), Sulistyo, mengatakan saat ini pihaknya tengah mengajukan usulan baru terkait jumlah kuota yang akan diterapkan dalam PPDB 2019. Usulan itu sudah masuk ke Biro Hukum Pemprov Jateng untuk dibuatkan Peraturan Gubernur (Pergub).

“Jadi begini, edaran dari Permendikbud yang baru [revisi] itu baru masuk ke kami. Jadi harus ditata lagi dengan keputusan atau juknis [petunjuk teknis] dari kepala dinas. Sekarang draft [usulan] sudah masuk ke Biro Hukum. Pergub-nya sedang diproses. Insya Allah segera,” ujar Sulistyo kepada wartawan saat menghadiri acara diskusi di Hotel Norman, Semarang, Senin (24/6/2019).

Kendati demikian, Sulis enggan membeberkan tentang komposisi kuota dalam PPDB SMA yang telah diajukan untuk diputuskan melalui pergub itu.

“Nanti dulu. Yang pasti ajuan baru sudah masuk [biro hukum]. Kemungkinan beda [dengan revisi] bisa. Tapi, intinya Pemprov Jateng tetap akan mengakomodasi kebijakan Permendikbud,” ujar Sulis.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Jateng, Prof. Rustono, menilai seharusnya Permendikbud No.51/2018 tidak perlu direvisi. Bahkan, ia menilai kuota untuk zonasi tidak perlu dikurangi hanya untuk diberikan kepada siswa berprestasi.

“Dalam sistem zonasi itu sebenarnya anak berprestasi masuk di dalamnya. Jadi sebaiknya sistem zonasi itu diterapkan 100%. Kalau zonasi dikendurkan, siswa berprestasi justru akan ke zona lain. Jadi sulit menerapkan pemerataan pendidikan,” tutur Rektor Universitas Ivet Semarang itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Euro 2020 Malam Ini: Italia Vs Wales, Swiss Vs Turki

Piala Eropa atau Euro 2020 kembali bergulir pada Minggu (20/6/2021). Jadwal pertandingan menunjukkan duel Italia vs Wales dan Swiss vs Turki di Grup A.

KA Nusa Tembini Susuri Rute Jogja - Cilacap, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

PT Kereta Api Indonesia akan meluncurkan kereta api baru KA Nusa Tembini relasi Cilacap - Yogyakarta pergi pulang (PP) pada 2 Juli 2021 mendatang.

Kronologi Penemuan Kerangka Mayat di Hutan Gunung Pegat Bulu Sukoharjo

Warga menemukan kerangka mayat di hutan Gunung Pegat di Desa/Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (20/6/2021), saat mencari ranting.

Ini Identitas Kerangka Mayat yang Ditemukan di Hutan Gunung Pegat Bulu Sukoharjo

Mayat tinggal kerangka ditemukan di kawasan hutan Gunung Pegat tepatnya di Desa/Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (20/6/2021).

Yamaha Motor Punya Desain Klasik FZ-X Seharga Rp23 Juta

Pabrikan sepeda motor Yamaha mengeluarkan satu lagi varian klasik FZ-X berkpaitas mesin 150 cc seharga Rp23 juta untuk pangsa pasar India.

Gempar! Kerangka Mayat Ditemukan di Hutan Gunung Pegat Bulu Sukoharjo

Mayat tinggal kerangka ditemukan warga di sekitar Gunung Pegat, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (20/6/2021).

Prediksi Italia vs Wales: Tim Biru Tak Peduli Rekor, Wales Tak Mau Disepelekan

Wales tampaknya tak mau disepelekan dari Italia yang sudah menapak babak 16 Besar sehingga pelatihnya tergoda menurunkan unit keduanya.

Klaster Hajatan Belum Rampung, Sudah Muncul Klaster Baru di Madiun

Belum selesai penanganan klaster Covid-19 hajatan di Dukuh Bulurejo, Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, kini muncul klaster baru di Kabupaten Madiun, yakni di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan.

Grobogan Perketat Mobilisasi Warga, Penyekatan Digalakkan

Satgas Covid-19 Kabupaten Grobogan memperketat mobilisasi warga dengan operasi penyekatan dan penyemprotan disinfektan di area publik.  

Mengenal Gama Ayam Buatan UGM: Gurih Mirip Ayam Kampung, Bobot 1,5 Kg dalam 7 Pekan

Keunggulan Gama Ayam dibandingkan ayam buras yang sekarang banyak beredar adalah rasanya yang gurih menyerupai rasa ayam kampung.

Kabar Duka Aktivis Sekolah Sungai Klaten Tutup Usia

Aktivis Sekolah Sungai Klaten, Arif Fuad Hidayah, 40, tutup usia, Minggu (20/6/2021). Dia dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap kelestarian sungai.

Kasus Covid-19 Colomadu Tertinggi di Karanganyar

Kasus Covid-19 di Kecamatan Colomadu menjadi yang tertinggi di wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.