Tutup Iklan
Kapolda Jateng Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel. (Antara-Sumarwoto)

Solopos.com, BOYOLALI—Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Rycko Amelza Dahniel mengimbau warga https://soloraya.solopos.com/read/20190523/492/993986/ini-69-desa-yang-akan-gelar-pilkades-sistem-e-voting-di-boyolali" title="Ini 69 Desa Yang Akan Gelar Pilkades Sistem E-Voting di Boyolali">Boyolali dan Jawa Tengah tidak terprovokasi dengan situasi politik yang terjadi pascapengumuman hasil pemilihan umum (pemilu).

Rycko mengunjungi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali, Rabu (22/5/2019).

Dalam kunjungan itu Kapolda mengecek kesiapan petugas TNI dan Polri terkait pengamanan kantor KPU dan Bawaslu, terutama dalam pengamanan dokumen yang masih diperlukan apabila ada proses gugatan di https://news.solopos.com/read/20190522/496/993885/foto-foto-dramatis-aksi-22-mei" title="Foto-Foto Dramatis Aksi 22 Mei!">Bawaslu Pusat.

“Oleh karena itu dokumen-dokumen masih diperlukan dalam waktu dua hari ke depan selama gugatan masih dibuka,” ujar Rycko, kepada wartawan di sela-sela kunjungan ke kantor Bawaslu.

Rycko menyebutkan pascapemilu, kondisi Jateng masih tertib, damai, sejuk, dan tetap terkontrol. Dia mengapresiasi warga Jateng yang dewasa dalam berdemokrasi.

Terkait aksi yang saat ini masih berlangsung di Jakarta, warga Jateng diimbau untuk tidak terpengaruh sebab penyelenggaraan https://news.solopos.com/read/20190523/496/994195/mahfud-md-anggap-kerusuhan-22-mei-bukan-tanggung-jawab-prabowo" title="Mahfud MD Anggap Kerusuhan 22 Mei Bukan Tanggung Jawab Prabowo">pemilu telah berjalan sesuai konstitusi.

“Tidak ada lagi masalah di Jawa Tengah, sehingga masyarakat tidak perlu terprovokasi dengan pemberitaan yang menyesatkan, sekarang bulan Ramadan lebih baik kita kuatkan silaturahmi dan ibadah,” imbuhnya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten