Kunjungan Wisman ke Indonesia Anjlok di September 2020

Jika dibandingkan dengan Agustus 2020, jumlah kunjungan wisman September 2020 juga mengalami penurunan.

Newswire - Solopos.com
Senin, 2 November 2020 - 17:30 WIB

SOLOPOS.COM - Ilustrasi - Penurunan kunjungan wisman akibat pandemi COVID-19 sesuai perkiraan. (Antaranews.com/Birkom Kemenparekraf)

Solopos.com, JAKARTA -- Kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia pada September 2020 mengalami penurunan 88,95 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada 2019. Penyebabnya adalah pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia.

Hal itu disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) melansir jumlah kunjungan wismanpada September 2020 mencapai 153.500 kunjungan. Sementara jumlah kunjungan wisman pada September 2019 berjumlah 1,39 juta kunjungan.

"Begitu pula jika dibandingkan dengan Agustus 2020. Jjumlah kunjungan wisman September 2020 juga mengalami penurunan sebesar 5,94 persen," kata Kepala BPS Suhariyanto saat menggelar konferensi pers secara virtual di Jakarta, Senin (2/11/2020).

Waduk Kembangan Jadi Tempat Rekreasi Alternatif Saat Pandemi

Berdasar data BPS, jumlah tersebut terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 9.970 kunjungan. Kemudian pintu masuk laut sebanyak 48.460 kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 95.070 kunjungan.

Dilihat berdasarkan pintu masuk udara, Suharyanto memaparkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada September 2020 mengalami penurunan. Jumlah penurunan sebesar 98,89 persen dibanding jumlah kunjungan pada September 2019.

Penurunan kunjungan wisman tersebut terjadi di seluruh pintu masuk udara. Di mana persentase penurunan terendah tercatat di Bandara Sam Ratulangi (Sulawesi Utara) sebesar 81,69 persen.

Soal Kenaikan UMP Jateng 2021 Naik, Ganjar: Apindo Enggak Usah Takut

Butuh Waktu

Selanjutnya diikuti oleh Bandara Soekarno-Hatta (Banten) dan Bandara Ahmad Yani (Jawa Tengah). Masing-masing penurunannya sebesar 96,47 persen dan 99,49 persen.

Sementara itu Bandara Adi Sucipto (Daerah Istimewa Yogyakarta), Bandara Internasional Lombok (Nusa Tenggara Barat), Bandara Supadio (Kalimantan Barat), Bandara Hasanuddin (Sulawesi Selatan), dan Bandara Sultan Badarudin II (Sumatera Selatan) mengalami penurunan sebesar 100 persen.

Kenapa Komodo Cuma Ada di Indonesia? Ternyata Ini Jawabannya

Dengan demikian, secara kumulatif selama Januari–September 2020,jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 3,56 juta kunjungan. Atau turun sebesar 70,57 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019. Di mana pada 2019 berjumlah 12,10 juta kunjungan.

"Melihat data yang tertera sektor pariwisata ditengarai masih akan membutuhkan waktu untuk pulih dari dampak Covid-19," ujar Suharyanto seperti dilansir dari Antaranews.com.

 

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif