Kunjungan Terminal Tirtonadi Solo Melonjak 32 Persen

Peningkatan jumlah pemudik yang datang menggunakan moda transportasi bus di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo mulai terihat sejak Rabu (29/5/2019).

Kunjungan Terminal Tirtonadi Solo Melonjak 32 Persen

SOLOPOS.COM - Calon penumpang menunggu bus di Terminal Tirtonadi, Solo, Rabu (20/6/2018). (Solopos-NIcolous Irawan)

Solopos.com, SOLO – Peningkatan jumlah pemudik yang datang menggunakan moda transportasi bus di Terminal Tipe A Tirtonadi Solo mulai terihat sejak Rabu (29/5/2019). Kenaikan jumlah bus dan pemudik tercatat sebanyak 32 persen ketimbang hari biasa.

Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto, mengungkapkan terdapat lonjakan jumlah pengunjung di Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo. Menurutnya, beberapa pemudik yang datang di antaranya adalah pengguna jasa mudik gratis yang dilayani oleh perusahaan swasta.

“Sudah ada pemudik yang datang. Beberapa adalah pemudik yang ikut program mudik gratis dari pihak swasta. Ada yang dari program Alfamart, Telkom dan lainnya yang sifatnya tidak melaporkan jumlah pemudik ke kami tidak masalah. Tapi dari data yang kami miliki memang ada peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Sudah terlihat tapi tidak terlalu banyak,” beber Joko Sutriyanto ketika ditemui Solopos.com di ruangannya Kamis (30/5/2019).

Menurutnya, peningkatan kedatangan pemudik secara besar-besaran akan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran. Hal ini lantaran efek libur panjang, sehingga, lonjakan jumlah pemudik tidak terlalu terlihat sebelum H-2 Lebaran.

“Kemungkinan kami prediksi tertinggi ya di sejak H-2 Lebaran. Karena kan tahun ini libur Lebarannya lebih panjang. Jadi kemungkinan peningkatan jumlah pengunjung di Terminal Tirtonadi sekitar 30 persen sampai 50 persen. Nanti mendekati hari H bakalan telihat gruduk-gruduk datang ke Solo. Kalau sampai hari ini [Kamis, 30/5/2019] belum terlihat banyak,” imbuh dia.

Sementara itu, dari data yang diperoleh Solopos.com pada Kamis (30/5/2019), sejak Rabu (29/5/2019), kedatangan bus AKAP pada hari itu sebanyak 667 unit. Selain itu, kedatangan bus jenis AKDP di Terminal Tirtonadi sebanyak 522 unit. Selain data kedatangan bus AKAP dan AKDP, terdapat penambahan kedatangan bus tambahan dan pariwisata sebanyak 222 unit bus.

Total kedatangan bus di Rabu (29/5/2019) sebanyak 2.667 unit bus dengan membawa penumpang sebanyak 34.254 orang. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Testing dan Tracing Jateng Tak Penuhi Target PPKM

Jumlah testing Covid-19 di Jateng sudah cukup tinggi, 150.000 orang per pekan, namun belum memenuhi target yang ditetapkan Inmendagri.

Geger Foto Wali Kota Tanjungpinang Berdua dengan Cowok di Hotel

Foto Rahma tengah duduk berduaan dengan seorang pria di atas kasus kamar hotel belakangan heboh di jagat media sosial.

Seluruh Wilayah di Yogyakarta Masuk PPKM Level 4

Kegiatan nonesensial masih diwajibkan berlangsung secara virtual, aktivitas esensial diperbolehkan beroperasi sampai 50 persen.

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.