Kuliner Solo: Kari Khas Little India yang Dibikin Pas Buat Lidah Indonesia

Little India adalah resto yang menyajikan kuliner khas India seperti kari hingga nasi Briyani. Resto ini mengusung konsep open kitchen supaya pelanggannya tahu makanan diolah secara higienis, tak seperti kesan yang terbangun soal kuliner India belakangan ini.

Solopos.com, SOLO – Kuliner jalanan India sedang ramai muncul di lini masa jejaring sosial Tanah Air. Sayangnya imaji yang terbangun justru negatif; seperti olahan yang tak higienis hingga penyajian yang seenaknya sendiri. Namun, bayangan semacam ini sepertinya tak nampak di resto bernuansa India yang ada di Solo ini.

Little India, resto yang baru saja rebranding dari Nasgor Rempah Mbah Soleh ini terang-terangan menyajkan makanan bernuansa Hindustan. Resto ini mengusung konsep open kitchen supaya pelanggannya tahu makanan diolah secara higienis, tak seperti kesan yang terbangun soal kuliner India belakangan ini.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Salah satu sajian andalan diresto ini adalah olahan curry atau kari. Kata sang pemilik, Muhammad Rodhi, kari olahannya adalah khas India yang disesuaikan dengan lidah jawa.

Kuah kari di sini tampak kental dengan rasa rempah yang tak begitu tajam. Kuah kari ini nyaman di lidah dan gurihnya terasa pas saat bertemu dengan olahan tortila seperti Poratta dan Tandoori. Dua nama terakhir adalah menu khas India.

Tandoori di resto ini adalah roti mentega yang disajikan dengan bentuk bulat namun pipih. Roti ini sedikit tebal sehingga bisa dibelah dua dan diisi kuah kari. Di negara asalnya, roti ini mirip dengan roti Naan.

Roti Tandoori dengan kari ayam di resto Little India.(Solopos.com/Jafar Sodiq Assegaf).
Roti Tandoori dengan kari ayam di resto Little India. (Solopos.com/Jafar Sodiq Assegaf).

Baca Juga: Bakso Tengkleng Mas Bambang Klaten, Rasanya Enak dan Dagingnya Lembut

Sedangkan Poratta dikenal pula dengan Pratta. Poratta adalah roti pipih yang merupakan adonan tepuh lebih tipis dari Tandoori. Poratta di berbagai negara juga disebut roti Canai atau Cane.

Bicara soal kari, Rodhi menyebut sengaja memakai istilah curry untuk membedakan dengan kari (kare) yang biasa dikenal di Indonesia. “Supaya orang penasaran juga, ini curry makananan apa ya?” katanya saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (16/11/2022).

Kari di Little India ini juga terasa nikmat saat dipasangkan dengan pasta atau mi. Resto ini punya menu Pasta Penne Curry yang merupakan pasta berbentuk tabung yang terasa nikmat dengan baluran kuah kental kari khas India.

Sedangkan untuk mi, resto ini punya Mi Penang. Ini adalah mi khas Malaysia yang lagi-lagi disajikan dengan kuah kari.

Selain olahan menu kari, resto ini juga menyajikan nasi goreng istimewa dengan berbagai macam selera seperti nasi goreng kambing atau ayam.

Atau ada pula Briyani dengan nasi khas India, nasi Basmati. Nasi basmati ini berasa dari beras yang lebih besar dan panjan dari nasi-nasi di Indonesia.

Baca Juga: Angkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Nasi Basmati biasanya tak lebih manis dari nasi di Indonesia dengan kadar air yang lebih rendah. Nasi ini tidak menggumpal dan lebih nikmat diolah dengan rempah yang cukup banyak.

Nasi Briyani dengan Basmati. (Solopos.com/Jafar Sodiq Assegaf).
Nasi Briyani dengan Basmati. (Solopos.com/Jafar Sodiq Assegaf).

Semua olahan khas dari Little India ini bisa dinikmati dengan harga yang relatif terjangkau. Seperti Poratta Curry dibanderol dengan harga Rp15.000 atau Tandoori dengan harga Rp16.000.

Sedangkan Briyani di Little India bisa dinikmati dengan harga Rp25.000. Nasi Briyani ini menjadi yang paling mahal di Little India lantaran harg makanan di resto ini berkisar Rp15.000 – Rp25.000-an.

Sedangkan aneka minuman dihargai paling murah Rp2.000 hingga yang termahal adalah Bandrek Susu seharga Rp10.000.

Baca Juga: Rekomendasi Kuliner dengan Rating Tinggi di Sekitar Pasar Legi Solo

Resto dengan harga sangat bersahabat ini bisa dikunjungi di Jl. Dr. Wahidin No.7, Bumi, Laweyan, Solo atau tak jauh dari Tugu Lilin dekat SMK Murnidan SD Ta’Mirul. Little India buka dari jam 16.00 – 22.00 WIB.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jelang Nikah, Kaesang-Erina Ziarah ke Makam Raja Mangkunegaran di Karanganyar

      Pasangan calon pengantin ini berziarah terkait rencana resepsi pernikahan yang akan digelar di Pura Mangkunegaran Solo pada 11 Desember mendatang.

      Erick Thohir Cek Persiapan Venue Pernikahan Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran

      Erick mengatakan telah mengecek sejumlah sarana, mulai dari panggung hingga flow tamu pernikahan.

      Fortivit: Beras Lokal Istimewa Produksi Bulog yang Bergizi dan Kaya Vitamin

      Beras Fortivit bisa dibeli masyarakat di jaringan penjualan Bulog seperti rumah pangan Bulog, toko pangan kita dan penjualan online di platform e-commerce Shopee.

      Kuliner Solo: Kari Khas Little India yang Dibikin Pas Buat Lidah Indonesia

      Little India adalah resto open kitchen yang menyajikan kuliner khas India seperti kari hingga nasi Briyani.

      Resmikan Masjid Raya Sheikh Zayed, Jokowi & Presiden MBZ Disambut Ribuan Siswa

      Para siswa mulai dari jenjang SD hjngga SMA berjejer rapi di pinggir jalan melambaikan tangan saat rombongan melintas di Jl. Slamet Riyadi, Solo

      Mengintip Isi Asrama PB Djarum Kudus, Lahirkan Sederet Juara Dunia Bulu Tangkis

      Kurang lebih, terdapat 11 lapangan bulu tangkis untuk para atlet berlatih di GOR utama serta disediakan fasilitas gym lengkap untuk atlet melatih otot.

      Jadi Pilot Project, Agroforestry Tebu KPH Jombang Dukung Ketahanan Pangan

      Program ini merupakan upaya mengoptimalisasi lahan kawasan hutan yang awalnya tidak produktif agar menjadi produktif.

      Lantunkan Lagu-Lagu Hits Dangdut, Damara De Meriahkan Solopos Youth Forum 2022

      Penyanyi cantik asal Jogja itu membuat para peserta talkshow histeris ikut bernyanyi dan bergoyang menikmati alunan musik.

      Diikuti Ratusan Warga, Begini Meriahnya Kirab Budaya Pasar Bahulak Sragen

      Acara bertajuk Bahulak Ambal Warsa itu tersebut warga juga membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter.

      Gantikan Diesel & Gas, Listrik PLN untuk Irigasi Sawah Bikin Petani Lebih Cuan

      Teknis pengoperasian instalasi sumur relatif lebih mudah dan efisien

      Prosesi Pemindahan Makam Pendiri IKSPI Kera Sakti dari Madiun ke Caruban

      Alasan yang mendasari pemindahan itu karena makam lama tidak representatif dan kurang layak.

      Omzet Hingga 10 Juta/Bulan, Pria Asal Sragen Sukses Geluti Pertanian Hidroponik

      Kebun hidroponik Hediono berada di belakang rumah yang dulunya kebun jati dan ia beri nama Stasiun Hidroponik Sragen.

      Segera Diresmikan, Masjid Sheikh Zayed Gilingan Solo Bisa Tampung 4.000 Orang

      Masjid akan diresmikan Presiden Jokowi bersama Presiden Uni Emirat Arab 17 November 2022.

      Pindang Kambing Legendaris Mbok Sinem, Kuliner Langka Paling Dicari di Wonogiri

      Makanan khas Wonogiri berbahan dasar tepung singkong atau tapioka dan kikil kambing.

      Meriah! Konser Denny Caknan Sukses Menggoyang Ribuan Warga Wonogiri

      Denny Caknan tampil memukau dengan membawakan 10 lagu di antaranya Klebus, Satru 2, Widodari, Angel, dan Aja Dibandingke.