Kategori: Wonogiri

Kuatkan Daya Tubuh Anak di Masa Pandemi, Polres Wonogiri Beri Ratusan Paket Susu


Solopos.com/Aris Munandar

Solopos.com,WONOGIRI -- Polres Wonogiri membagikan ratusan paket susu di Kampung Siaga Candi Covid-29, Selasa (23/2/2021). Susu itu selanjutkan didistribusikan kepada anak-anak untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka di tengah pandemi Covid-19.

Bantuan yang diberikan kepada anak-anak di bawah lima tahun (balita) dan di atas lima tahun (dalita) itu dilakukan di Kelurahan Giripurwo dan Desa Bulusulur, Kecamatan Wonogiri, Wonogiri. Sebagai informasi, kampung siaga candi di Wonogiri sudah terbentuk sejak beberapa waktu lalu. Hingga kini sudah terdapat 320 kampung siaga candi.

Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing, mengatakan kegiatan itu untuk menjaga kesehatan, mencegah stunting dan kekurangan gizi anak-anal. Jangan sampai anak-anakWonogiri mengalami kekurangan gizi terlebih di masa pandemi. Adapun jumlah paket susu yang dibagikan sebanyak 650 paket.

Baca juga: 223 Desa di Wonogiri Belum Salurkan BLT Februari

"Peningkatan kesehatan diharapkan semakin menguatkan keberadaan kampung siaga candi. Terlebih terhadap anak-anak yang orang tuanya tengah menjalani isolasi mandiri. Sehingga anak-anak itu masih bisa disuplai gizi demi meningkatkan imunitas tubuh," kata dia, Selasa (23/2).

Di hari yang sama, Polres Wonogiri juga melakukan pengecekan desa dalam menyiapkan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Penanganan Covid-19. Salah satu tempat yang dituju yakni posko di Desa Bulusulur.

Dalam pengecekan itu, kata Tobing, Polres juga membagikan puluhan paket sembako dan alat perlindungan diri berupa masker bantuan Polda Jawa Tengah. Dengan adanya bantuan itu diharapakan bisa memperkuat sekaligus mendukung posko yang diberikan. Pengecekan kesiapan posko terus dilakukan hingga 8 Maret 2021.

Baca juga: Polisi Mendominasi Hari Pertama Vaksinasi Tahap II Di Wonogiri

"Kami harap masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas," kata Tobing.

Share
Dipublikasikan oleh
Kaled Hasby Ashshidiqy