Kuasa Hukum Ahli Waris: Silakan Bersih-Bersih Sriwedari Solo, Tapi...

Kuasa hukum ahli waris tanah Sriwedari, Solo, mempersilakan Pemkot melakukan bersih-bersih kawasan tanah sengketa itu, tapi juga mengingatkan ihwal putusan pengadilan.

 Pintu gerbang kawasan Taman Sriwedari Solo. (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Pintu gerbang kawasan Taman Sriwedari Solo. (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Kuasa hukum ahli waris tanah Sriwedari Solo, Anwar Rachman, mempersilakan jajaran Pemkot Solo melakukan bersih-bersih lahan Sriwedari. Tapi ia mengingatkan status hukum tanah Sriwedari milik sah ahli waris.

“Kalau bersih-bersih silakan, enggak apa-apa. Itu kan fungsi perawatan. Tetapi ingat tanah itu status hukumnya sudah pasti milik sah ahli waris, dan tidak bisa diganggu gugat. Itu berlaku sampai kiamat,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Kamis (18/8/2022).

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Anwar menjelaskan Pengadilan Negeri (PN) Solo sudah melakukan sita eksekusi di tanah Sriwedari pada 2018. Karena sudah disita oleh pengadilan, siapa saja, baik Pemkot Solo dan ahli waris, tak boleh membangun di lokasi itu.

“Pokoknya siapa saja itu tidak boleh membangun, mengalihkan, merusak, mengubah bentuk, dan lain sebagainya. Barang siapa melakukan itu adalah [perbuatan] pidana. Hal itu berlaku untuk semua orang,” terang Anwar.

Tindakan lain yang menurutnya tidak boleh dilakukan atas tanah Sriwedari yaitu menyewakan dan mengubah hak. “Karena sudah diletakkan sita eksekusi. Sita eksekusi dalam rangka menjalankan amar putusan pengadilan,” urainya.

Baca Juga: Soal Sriwedari Solo, Gibran Disarankan Konsultasi ke Kementerian Ini

Putusan pengadilan tersebut, jelas Anwar, sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah. Dia menegaskan sita eksekusi berbeda dengan sita jaminan yang sifatnya dinilai masih samar-samar barang atau objeknya. “Ini kan sita eksekusi. Lain. Jadi satu langkah lebih maju daripada sita jaminan,” katanya.

Anwar mengakui saat ini memang belum dilakukan eksekusi fisik atas tanah Sriwedari Solo. Eksekusi fisik lahan menurutnya akan dilakukan pada saat yang tepat. “[Eksekusi tanah] Menunggu. Di saat yang tepat nanti. Nanti sebentar lagi kami laksanakan. Jadi tanah itu sudah diletakkan sita eksekusi oleh Pengadilan Negeri Solo. Ya itu yang kemarin digugat oleh Pemkot Solo,” sambungnya.

Putusan Tak Bisa Dibatalkan

Tapi Anwar menyatakan gugatan yang dilakukan Pemkot Solo bukan terkait putusan kepemilikan tanah yang menurutnya sudah final. Keputusan tersebut menurut dia sudah tidak bisa diganggu gugat, atau tidak bisa dibatalkan.

Baca Juga: Gibran Segera Bersih-Bersih Kawasan Sriwedari Solo Lur, Mulai Penataan?

“Perlawanan [Pemkot Solo] bukan terhadap keputusan kepemilikan. Keputusan kepemilikan sudah final, tidak bisa diganggu gugat. Sudah tidak bisa diapa-apain. Siapa pun sudah tidak bisa membatalkan putusan itu,” tegasnya.

Anwar menyebut bahkan Presiden juga tidak bisa membatalkan putusan hukum yang sudah inkrah atas tanah Sriwedari Solo. Yang bisa membatalkan putusan itu hanya putusan yang sama. Tapi pintu masuknya, upaya hukumnya, diklaim sudah tertutup.

“Putusan hukum itu tidak bisa dibatalkan dengan apa pun, dengan putusan apa pun, termasuk Presiden. Presiden saja tidak bisa membatalkan putusan yang sudah inkrah tadi. Jadi semua itu hanya manuver agar ramai,” katanya.

Baca Juga: Atasi Masalah Kawasan Sriwedari, Foksri Berharap Peran Lebih DPRD Solo

Seperti diketahui, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka belum lama ini mengungkapkan rencana untuk melakukan bersih-bersih kawasan Sriwedari. Gibran tidak menjelaskan kapan pastinya dan untuk apa bersih-bersih itu dilakukan.

Ia hanya menyebut sasaran pertama bersih-bersih itu adalah gedung Graha Wisata Niaga. Sebelumnya, pada Desember 2021, Pemkot dan DPRD sempat mengadakan rapat kerja membahas rencana penataan kawasan Sriwedari menggunakan dana dari CSR. Sasaran pertama penataan itu adalah Taman Segaran.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Jenazah KH Dian Nafi' akan Dimakamkan di Kompleks Ponpes Al-Muayyad Windan

      Tokoh perdamaian dan keberagaman Kota Solo yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Windan, Sukoharjo, KH Muhammad Dian Nafi' meninggal dunia, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Tepat saat Hari Batik Nasional, Westlife Gelar Konser di Candi Prambanan Klaten

      Westlife gelar konser di Candi Prambanan tepat saat Hari Batik Nasional, Minggu (2/10/2022) malam.

      Desa Berjo Karanganyar Punya Camping Ground Anyar, Pemandangannya Aduhai

      Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar memiliki destinasi wisata anyar, yakni camping ground yang berada di ketinggian 1.180 mdpl.

      Warga Nahdliyin Solo Berduka, KH Dian Nafi' Meninggal Dunia

      PC NU Solo derduka atas meninggalnya KH Muhammad Dian Nafi' di RSPAD Gatot Suroto Jakarta.

      Pameran Keris Perdana di Candi Sukuh, Pusat Peradaban Nusantara

      Sebanyak 20 keris primitif dan puluhan keris yang usianya lebih muda dipamerkan dalam Pameran Keris Peradaban Nusantara di Candi Sukuh, Ngargoyoso, Karanganyar.

      Kabar Duka: Tokoh Perdamaian Solo, KH Muhammad Dian Nafi' Meninggal Dunia

      Tokoh perdamaian dan keberagaman Kota Solo yang juga Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muayyad Windan, Sukoharjo, KH Muhammad Dian Nafi' meninggal dunia, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Sepeda Onthel Peninggalan Brigjen Katamso Kini Dimiliki Seorang Dokter Sragen

      Salah satu Pahlawan Revolusi berasal dari Kabupaten Sragen, yakni Brigjen Katamso. Salah satu peninggalannya yang masih terawat hingga kini adalah sepeda onthel yang sekarang dimiliki seorang dokter.

      Pembangunan Jembatan Sasak Ketiga di Plumbon Sukoharjo Berlanjut

      Sempat dipermasalahkan soal perizinan, pembangunan jembatan sasak ketiga di Desa Plumbon, Mojolaban Sukoharjo, menghubungkan dengan wilayah Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo, masih berlanjut, Sabtu (1/10/2022).

      Pulang ke Solo, Iriana Jokowi akan Hadiri Acara Berkebaya Bersama Ibu Negara

      Iriana Jokowi akan menghadiri acara Berkebaya Bersama Ibu Negara di Kota Solo, Minggu (2/10/2022). Acara ini untuk mendukung penetapan Hari Kebaya Nasional sekaligus mendorong UNESCO menetapkan kebaya sebagai warisan budaya tak benda.

      Mencari Jodoh Cara Jawa, Menimbang Bibit Bebet Bobot

      Bibit, bebet, dan bobot masih digunakan sebagian masyarakat Jawa dalam mencari jodoh.

      Guru dan Seniman Sragen bakal Perkenalkan Eksotis Kemukus di Javanologi UNS

      Guru dan seniman Sragen akan membawakan tarian Eksotisme Kemukus di acara Javanologi UNS Solo, Jumat pekan depan. Tarian itu menceritakan perjalanan Pangeran Samudro di Bumi Sukowati.

      Asyik Banget! Sensasi Nongkrong hingga Wedding di Resto Kebon Anggur Boyolali

      Resto kebon anggur Boyolali menjadi restoran agrowisata yang unik dan rekomended untuk dikunjungi.

      Pemkot Solo Siapkan Selter Manahan untuk Pedagang TSTJ

      Pemkot Solo menawarkan selter Manahan untuk menjadi lokasi baru bagi PKL Taman Satwa Taru Juru (TSTJ). Namun mereka akan bergantian dengan pedagang lama

      Mantap! Persentase Perempuan di Lembaga Legislatif Sukoharjo Terus Bertambah

      Persentase keterlibatan perempuan dalam lembaga legislatif di Sukoharjo terus bertambah dari tahun ke tahun.

      Soal Mitos Daging Anjing Bisa Tingkatkan Vitalitas, Ini Kata Ahli Gizi Solo

      Berkembangnya mitos mengonsumsi daging anjing bisa meningkatkan vitalitas menjadi salah satu penyebab kuliner kontroversial ini masih punya peminat.

      Awas, Komplotan Pemeras Beraksi di SPBU Sragen, Petani Ini Jadi Korbannya

      Tiga pria memeras petani di Sragen yang membeli pertalite menggunakan jeriken. Pelaku mengancam akan melaporkan korban ke polisi meski sudah membawa surat rekomendasi.