Tutup Iklan

Kuartal III 2019, Realisasi Pajak Daerah Jateng Capai Rp7,8 Triliun

Memasuki kuartal III tahun 2019, pendapatan Jawa Tengah (Jateng) dari sektor pajak telah mencapai Rp7.833.428.020.916, atau sekitar 66,88% dari target selama satu tahun, yakni Rp11.712.670.654.000.nKepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Jateng, Tavip Supriyanto, mengatakan realisasi pajak daerah Jateng itu terbilang cukup memuaskan.

Kuartal III 2019, Realisasi Pajak Daerah Jateng Capai Rp7,8 Triliun

SOLOPOS.COM - Ilustrasi antrean pembayaraan pajak kendaraan bermotor (PKB). (Solopos-Dok)

Solopos.com, SEMARANG — Memasuki kuartal III tahun 2019, pendapatan Jawa Tengah (Jateng) dari sektor pajak daerah telah mencapai Rp7.833.428.020.916, atau sekitar 66,88% dari target selama satu tahun, yakni Rp11.712.670.654.000.

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Jateng, Tavip Supriyanto, mengatakan realisasi pajak daerah Jateng itu terbilang cukup memuaskan.

“Kalau dibanding periode yang sama tahun lalu ya ada peningkatan. Naik sekitar 13% dibanding realisasi tahun lalu,” ujar Tavip saat dijumpai Semarangpos.com di Gedung Grahika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis (5/9/2019).

Tavip mengungkapkan penerimaan terbesar pajak daerah di Jateng berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Sepanjang 2019, pendapatan daerah dari PKB sudah mencapai Rp2.978.932.638.775 atau 69,28% dari target yang ditetapkan Rp4,3 triliun. Sedangkan realisasi BNKB berada di angka Rp2.305.532.486.800 atau 70,35% dari target, yakni Rp3.277.251.000.000.

Selain dari sektor PKB dan BBNKB, pendapatan daerah Jateng dari sektor pajak juga berasal dari beberapa sektor, seperti Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan (PAP), Pajak Rokok, dan retribusi daerah.

Penerimaan dari sektor PBBKB sejauh ini sudah mencapai Rp1,2 triliun atau 66,19% dari target, PAP sekitar Rp10,34 miliar atau 87,62% dari target, Pajak Rokok Rp1,27 triliun atau 57,57% dari target, dan retribusi daerah mencapai Rp2,95 miliar atau 69,38% dari target.

Tavip optimistis target pendapatan daerah dari sektor pajak itu akan tercapai. Apalagi, untuk mengejar target itu pihaknya masih memiliki sisa waktu yang cukup panjang, sekitar 4 bulan.

“Kita akan genjot sektor pajak, terutama PKB dan BBNKB. Ada beberapa strategi yang sudah kita siapkan,” jelas Tavip.

Tavip mengatakan salah satu upaya untuk memenuhi target pajak daerah itu, yakni melalui penagihan secara langsung ke wajib pajak atau door to door. Selain itu, pihaknya juga akan mengoptimalkan sistem pembayaran cashless di 47 UPTD yang ada di Jateng.

“Selain itu, cara yang tak kalah penting yakni dengan mengencarkan operasi gabungan atau razia pajak kendaraan. Ini terbukti sangat efektif dalam mendongkrak penerimaan PKB maupun BBNKB,” terangnya.

Sektor pajak daerah selama ini memang memberikan kontribusi  besar pada pendapatan asli daerah (PAD) di Jateng. Bahkan dari total target PAD Jateng 2019 sekitar Rp13,973 triliun, sekitar 86% berasal dari pajak daerah atau Rp11,7 triliun.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pemilik Kapal di Pati Didorong Beri ABK Perlindungan Jamsostek

Pengusaha kapal perikanan di Pati didorong mendaftarkan anak buah kapal (ABK) menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penjualan Mobil di RI Tertinggi Kedua Se-Asean, Dampak PPnBM 0 Persen?

Kini Indonesia memperkuat posisinya dengan mencetak volume penjualan mobil tertinggi kedua se-Asean sepanjang Januari—April 2021.

Target Sasaran Vaksin Covid-19 di Kudus Jadi 607.063 Orang

Target sasaran vaksin Covid-19 di Kabupaten Kudus naik menjadi 607.063 orang dari sebelumnya hanya 127.063 orang.

Kasir Otaki Pencurian Rp74 Juta Milik UPK Gemilang Magelang

Seorang kasir di Unit Pengelola Keuangan (UPK) Gemilang Sejahtera Tempuran berinisial, Sj, 38, jadi otak pencurian uang senilai Rp74 juta.

Lirik Lagu Lingsir Wengi dan Terjemahannya Versi Didi Kempot

Di bawah ini terdapat lirik lagu yang kerap dikaitkan dengan horor, Lingsir Wengi versi sang maestro musik campursari, Didi Kempot.

Menilik Kuliner Opor Ayam Khas Pati yang Fenomenal

Pati punya hidangan khas lain berupa opor, salah satunya Opor Ibu Saudah yang dalam penyajiannya porsi potongan ayamnya besar-besar.

Ini Dia Daftar Perguruan Tinggi BUMN yang Kasih Beasiswa Plus Link Pendaftarannya

Sembilan perguruan tinggi BUMN menawarkan beasiswa kuliah kepada calon mahasiswa baru.

10 Berita Terpopuler : 1 dari 4 SMK Swasta Terbaik Nasional Ada di Solo – Kisah Warga Terjerat Pinjol

Ulasan tentang SMK swasta terbaik nasional hingga Coca Cola merugi masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

KA Nusa Tembini Digadang Angkat Pariwisata Banyumas

KA Nusa Tembini rute Cilacap-Yogyakarta pergi pulang (PP) yang akan diluncurkan pada 2 Juli 2021 diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.  

Waduh! Covid-19 Meluas, Tambah 3 Kantor Desa di Polokarto Sukoharjo Lockdown

Seluruh pelayanan masyarakat dihentikan sementara setelah tiga kepala desa (Kades) di Polokarto dinyatakan positif Covid-19.

Kasus Covid-19 Sleman Melonjak, Hingga Pertengahan Juni Ada 59 Pasien Meninggal

Terjadi lonjakan kasus COvid-19 di Sleman. Begitu pula dengan angka kematian pasien Covid-19 yang meningkat.

Akses Layanan Kesehatan di Cilacap Tersulit di Jawa Tengah

Kabupaten Cilacap memiliki nilai tertinggi untuk kategori sangat sulit terkait akses pelayanan kesehatan  di Jawa Tengah.