SOLOPOS.COM - Dua peteraung beladiri Tarung derjat sedang bertanding dalam sebuah kejuaraan nasional di Bandung. Ilustrasi/Ist/Antara

Kualifikasi PON XIX di Jawa Barat telah dimulai. Pengurus Kesatuan Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Tengah (Jateng) telah menyiapkan 15 atlet untuk berebut tiket.

Solopos.com, SOLO – Pengurus Kesatuan Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Tengah (Jateng) telah menyiapkan 15 atletnya untuk berjuang memperebutkan tiket ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat (Jabar) 2016. Perebutan tiket PON ini akan terjadi dalam babak kualifikasi yang rencana digelar di Bandung, medio Oktober nanti.

Promosi Mali, Sang Juara Tanpa Mahkota

Sekretaris umum (Sekum) Kodrat Jateng, Madi Sudrajat, menjelaskan 15 atlet yang telah dipersiapkan ini terdiri dari 10 petarung putra dan lima petarung putri. Dari ke-15 itu, Madi berharap seluruhnya bisa mengamankan tempatnya ke PON 2016 nanti.

“Dari KONI Jateng enggak ada target berapa banyak petarung kami yang harus lolos ke PON. Tapi, dari kami sendiri menargetkan sebisa mungkin semuanya lolos,” ujar Madi saat berbincang dengan Espos di Solo, Minggu (9/8/2015).

Madi menambahkan dari 15 atlet yang diproyeksikan itu beberapa di antaranya memiliki kans cukup besar tampil PON Jabar. Keyakinan itu tak terlepas dari prestasi para atlet itu yang mampu meraih medali saat tampil pada PON XVIII Riau 2012 lalu.

Saat itu, di PON 2012, Jateng sukses mendulang 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Dua emas dipersembahkan Tarjuman yang turun di kelas 55-58 kg putra dan Ma’ruf Setiawan di kelas 52-55 kg. Sementara, satu perak dan satu perunggu disumbangkan oleh Khuswandi yang tampil di kelas -52 kg putra dan Nur Faizah di kelas 54-58 kg putri.

“Untuk keempat atlet ini kami optimistis bisa lolos ke PON Jabar. Tapi, untuk petarung lainnya juga tidak menutup kemungkinan mengikuti jejaknya. Meski pun saya yakin tidak akan mudah untuk merebut tiket ke PON nanti,” beber Madi.

Madi mengaku di kualifikasi PON nanti, persaingan yang akan dihadapi para petarung Jateng tidaklah mudah. Ia memprediksi persaingan sengit akan muncul dari para atlet daerah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Barat (Kalbar) dan Jawa Timur (Jatim).

Untuk menghadapi persaingan itu, Madi mengaku akan memberikan berbagai try out bagi para atlet. Salah satu ajang yang akan digunakan tim Kodrat Jateng adalah kejuaraan Dulongmas di Magelang, 22 Agustus nanti. (Imam Yuda Saputra/JIBI/Solopos)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya