Timnas Denmark (Reuters-John Sibley)

Solopos.com, DUBLIN — Kegagalan lolos ke ajang Piala Eropa 2016 menjadi salah satu noda hitam dalam sejarah sepak bola Denmark. Kala itu, Tim Dinamit dipaksa menelan pil pahit setelah disingkirkan Swedia dengan agregat 3-4 di babak play-off untuk menentukan satu tiket ke putaran final.

Saking beratnya beban yang ditanggung, Morten Olsen yang sudah 15 tahun menangani Denmark langsung meletakkan jabatannya. Memori buruk itu bisa saja terulang kembali apabila Christian Eriksen dkk. terjungkal di laga pamungkas Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup D melawan Republik Irlandia di Stadion Aviva, Dublin, Selasa (19/11/2019) dini hari WIB.

Kondisi itu sejatinya ironis karena Denmark sejauh ini memuncaki klasemen dengan 15 poin. Mereka juga tengah menjalani tren positif dengan tak terkalahkan di 14 laga terakhir, tujuh di antaranya di kualifikasi Piala Eropa.

Masalahnya para pesaing di Grup D yakni Swiss dan Irlandia juga tak kalah impresif dengan mengumpulkan nilai masing-masing 14 dan 12 di peringkat selanjutnya. Dengan Swiss yang “hanya” akan meladeni Gibraltar, tim yang selalu kalah di kualifikasi, Swiss bisa dibilang sudah 99% menyegel satu tiket dari Grup D. Artinya Denmark harus saling bunuh dalam laga di Dublin. Denmark memang hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke Piala Eropa 2020.

Namun Irlandia bukan tak mungkin membalikkan konstelasi karena mereka hanya perlu menang dengan selisih satu gol untuk mendongkel Denmark dari persaingan. Ini karena di pertemuan pertama The Green Army, julukan Irlandia, mampu menahan Denmark 1-1 di Copenhagen.

“Kami tahu apa yang harus kami lakukan, kami harus menang. Tak ada hasil lain yang bisa membuat kami aman,” ujar Pelatih Irlandia, Mick McCarthy, dilansir Daily Mail, Minggu (17/11/2019).

Perjuangan Denmark untuk mencuri kemenangan di kandang lawan kian berat karena kiper utama Irlandia, Darren Randolph, sudah pulih dari cedera. Kiper Middlesbrough itu sempat menepi karena cedera otot. Hal ini membuatnya tak dipanggil di uji coba melawan Selandia Baru, 15 November.

McCarthy memastikan Randolph sudah fit di laga hidup mati melawan Tim Dinamit. “Dia [Randolph] sudah tak sabar menunggu laga ini,” tutur McCarthy.

Denmark akan mengandalkan Eriksen dan Christian Gytkjaer yang total sudah menyumbang sembilan gol di kualifikasi untuk membongkar ketatnya pertahanan The Green Army. Sejauh ini Irlandia menjadi tim yang paling sedikit kebobolan di Grup D (empat gol). Sayang performa apik di lini belakang itu kurang diimbangi ketajaman juru gedor Irlandia. Dari tujuh laga, Dean McGoldrick dkk. baru mencetak enam gol.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten