KUALIFIKASI PIALA DUNIA : Kurang Meyakinkan, Italia Diminta Ganti Formasi

 Para pemain Timnas Italia merayakan gol. (REUTERS/Arnd Wiegmann)

SOLOPOS.COM - Para pemain Timnas Italia merayakan gol. (REUTERS/Arnd Wiegmann)

Kualifikasi Piala Dunia diwarnai dengan Italia yang banyak menuai kritik.

Solopos.com, NAPLES – Timnas Italia memang masih memiliki peluang untuk lolos ke putaran final Piala Dunia lewat babak play-off. Namun, mereka tetap mendapat banyak kritik lantaran tampil kurang meyakinkan di babak Kualifikasi Piala Dunia.

Italia harus melewati babak play off setelah hanya finis di posisi kedua di bawah Spanyol dalam babak Kualifikasi Piala Dunia. Performa Italia sendiri sebenarnya tak buruk-buruk amat, terutama di awal-awal babak Kualifikasi. Namun performa mereka cenderung menurun usai dibantai Spanyol, tiga gol tanpa balas.

Setelah kekalahan itu, Italia memang memetik tiga kemenangan beruntun. Namun kemenangan-kemenangan itu diraih hanya dengan skor tipis. Contohnya di partai terakhir saat mereka menundukkan Albania dengan skor 1-0, Selasa (10/10/2017) dini hari WIB.

Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis pun mengkritik Italia besutan Gianpiero Ventura. De Laurentiis menyebut Ventura harus meninggalkan formasi 4-2-4 yang selama ini ia pakai. Formasi itu dianggap tak dipahami para pemain sehingga membuat performa tim tak oke.

“Sulit untuk memegang kendali tim nasional, terutama Italia, karena dia harus mengumpulkan pemain dari berbagai klub dan bahkan berbagai liga,” kata De Laurentiis seperti dikutip dari Sky Sport Italia.

“Anda takkan punya banyak waktu untuk bekerja dengan grup pemain yang Anda punya. Anda juga berada di bawah tekanan untuk memainkan atau tidak memainkan berbagai pemain, jadi ini adalah situasi yang gila. Jangan lupa, Antonio Conte kabur dari tim nasional secepat mungkin.”

“Meski demikian, saya ingin memberi saran kepada Ventura. Tinggalkan skema 4-2-4. Ini adalah sistem yang tidak diketahui sebagian besar pemain di skuat dan membuat segala sesuatunya lebih rumit dari yang diperlukan,” terangnya.

Berita Terkait

Espos Premium

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Indonesia membeli lisensi desain kapal perang jenis frigat yang akan dibuat oleh PT PAL di Surabaya. Desain yang dipilih adalah Arrowhead 140 dari Babcock, Inggris, yang berbobot lebih dari 5.000 ton dan akan menjadi kapal frigat terbesar Indonesia.

Berita Terkini

Antisipasi Lonjakan Kasus Akhir Pekan, Pemkot Jogja Siapkan Isoter

Penyiagaan isoter itu sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kasus di akhir pekan saat mobilitas masyarakat meningkat.

RSUD Sragen Kini Punya Generator Oksigen Mandiri, Nilainya Rp6,4 Miliar

RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen kini memiliki generator oksigen secara mandiri yang dipasang dengan anggaran senilai Rp6,4 miliar.

Evakuasi Tenaga Kesehatan Korban Penyerangan KKB di Pegunungan Bintang Papua

Puskesmas Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang diserang KKB

Pencemaran Bengawan Solo, Pelaku Ngaku Buang Ribuan Liter Limbah Ciu Ke Sungai Samin Setiap Hari

Polres Sukoharjo menggelar perkara kasus buang limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo dengan peragaan oleh dua pelaku.

KKN UNS Tim 361 Edukasi Warga Ngargisari Sragen Hidup Sehat di Masa Pandemi

Tim 361 KKN UNS kemudian berinisiatif mengadakan sosialisasi pola hidup sehat di Desa Ngargosari, Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Upaya Penyisiran Lokasi Tenggelamnya Kapal Pengayoman IV di Perairan Cilacap

Tenggelamnya Kapal Pengayoman IV menyebabkan dua orang meninggal

Jangan Sampai Jadi Korban, Ini Tips Terhindar dari Penipuan Arisan Online

Saat ini banyak orang yang menggunakan tameng arisan online sebagai modus penipuan yang menimbulkan banyak korban.

Mau Tahu Harta Kekayaan Para Artis yang Jadi Anggota DPR? Ini Daftarnya

Masyarakat sebenarnya bisa ikut memantau harta kekayaan para artis yang jadi anggota DPR ini.

Kelola Sampah Organik dengan Maggot, Omah Limbah Gempol Klaten Wakili Jateng ke Tingkat Nasional

Omah Limbah Gempol mengelola sampah organik agar berdaya guna sebagai pakan utama maggot alias belatung dari lalat BSF.

Hati-Hati Lur! Jembatan Trobayan Sragen Retak-Retak, Rawan Ambles

Jembatan Trobayan di Kalijambe Sragen kembali rusak hingga mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan roda empat atau lebih.

Belajar Bahasa Inggris sambil Rebahan? Yuk, Simak Cara Berikut Ini

Di era globalisasi saat ini, kemampuan berbahasa Inggris sebagai bahasa global bukan lagi menjadi sebuah pilihan, melainkan sebuah kebutuhan.

Kisah Kades Gempol Klaten yang Diprimpeni Arwah Leluhur saat Jalani Isoman

Kepala Desa (Kades) Gempol, Kecamatan Karanganom, Edy Suryanta, merupakan salah seorang penyintas Covid-19 di desanya, Jumat (17/9/2021).

Ella Skin Care Menginspirasi melalui 1.000 Serum

Ella Skin Care dengan produknya Matcha Sebo Control Serum mengatasi masalah jerawat yanpa efek samping.

Silaturahmi ke Kediaman Habib Luthfi Pekalongan, Airlangga: Beliau Orang Tua Kita

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto sowan ke kediaman Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau Habib Luthfi.

Viral Pelajar SMA Jadi MUA, Hasil Riasannya Bikin Kaget Warganet

Seorang pelajar SMA yang diketahui bernama Desi menjadi sorotan karena keterampilannya jadi MUA. 

Potensi Pendapatan Rp42 Triliun, Ini 5 Fakta Merger Indosat dan Tri

Induk PT Indosat Tbk., Ooredoo Q.P.S.C., dan induk PT Hutchison 3 Indonesia, CK Hutchison Holdings Limited resmi bergabung atau merger.