Tutup Iklan

KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2018 : Lopetegui Puas Performa Spanyol

KUALIFIKASI PIALA DUNIA 2018 : Lopetegui Puas Performa Spanyol

SOLOPOS.COM - Pelatih Spanyol, Julen Lopetegui. (REUTERS/Antonio Bronic)

Kualifikasi Piala Dunia 2018 diwarnai dengan kemenangan Spanyol.

Solopos.com, SKHODER – Spanyol harus menjalani dua partai tandang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, pekan ini. Hasilnya, Spanyol meraih sekali kemenangan dan sekali hasil imbang.

Partai tandang pertama Spanyol dilalui saat menantang tuan rumah Italia. La Furia Roja berhasil menahan Gli Azurri dengan skor 1-1. Vitolo membuat Spanyol unggul lebih dulu sebelum akhirnya disamakan oleh penalti Daniele De Rossi.

Kemudian pada Senin (10/10/2016) dini hari WIB, Spanyol berhasil menekuk Albania dengan skor 2-0. Diego Costa dan Nolito berhasil mencetak gol di babak kedua dan membuat timnya mendulang poin penuh.

Empat poin yang diraih dari dua laga tandnag membuat pelatih Spanyol, Julen Lopetegui, puas. Suksesor Vicente Del Bosque itu menyebut dua laga tandang melawan Italia dan Albania adalah laga yang berat di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa.

"Kami tahu pertandingan ini akan sulit dan tim bagus seperti Prancis belum lama ini kalah di sini. Tapi kami berhasil meredam Albania," ucap Lopetegui dalam sesi konferensi pers seperti dilansir Reuters.

"Ini adalah dua laga tandang yang sulit dan kami puas dengan hasil-hasilnya, tapi kami tahu ini adalah perjuangan yang panjang di babak kualifikasi," lanjutnya.

Selanjutnya, Spanyol akan menjalani dua pertandingan kandang. Mereka bakal menjamu Makedonia pada 13 November 2016 dan menerima kedatangan Israel di 25 maret 2017.

Berita Terkait

Berita Terkini

Sanksi Untuk McD, Satpol PP Solo: Sekali Lagi Langgar Prokes Bakal Ditutup!

Satpol PP Solo memberikan sanksi kepada manajemen McD berupa SP II yang artinya jika sekali lagi melanggar prokes akan ditutup sementara.

Covid-19 Varian India Rambah Kudus, Gubernur Jateng Usul 5 Hari di Rumah

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengusulkan gerakan lima hari di rumah bagi masyarakat menyusul terdeteksinya varian Covid-19 India di Kudus.

4 Zodiak Ini Konon Manipulator, Benarkah?

Astrologi menengarai adanya para pemilik tanda zodiak yang cenderung bersifat manipulator dalam kehidupannya.

Polisi Periksa 6 Saksi Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

Kebakaran yang melanda kilang milik Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah diklaim berhasil dipadamkan, namun enam saksi dipemeriksa oleh polisi.

Begini Cara Mengetahui Hasil SNMPTN 2021

LTMPT mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2021, Senin pukul 10.00 WIB.

Kapolresta Solo: Driver Ojol Bawa Pesanan Miras Hanya Sebagai Saksi

Kapolres Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menjelaskan perihal driver ojol yang dibawa ke Mapolresta karena bawa pesanan berisi miras.

Bukan Persis Solo, Ini Klub Tujuan Pemain Naturalisasi Diego Michiels

Diego Michiels dihubungkan dengan sejumlah klub, termasuk Persis Solo, setelah dipastikan berpisah dengan Borneo FC. Namun, Arema FC yang diyakini menjadi pelabuhan Diego selanjutnya.

Angka Covid-19 Indonesia Melonjak, Begini Reaksi Jokowi...

Angka penularan virus corona pemicu Covid-19 Indonesia melonjak drastis sehingga Presiden Joko Widodo alias Jokowi angkat bicara.

94 Orang Positif Covid-19 Dari Klaster Masjid di Paulan Karanganyar, Ini Sebarannya

Sebanyak 94 kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster masjid Desa Paulan, Colomadu, Karanganyar, tersebar di sekitar enam RW.

Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap Padam Setelah 40 Jam

PT Pertamina (Persero) menyelamatkan 39 tangki di kompleks Kilang Cilacap, Jawa Tengah yang terbakar selama 40 jam hingga Minggu (13/6/2021).

Ambyar, Satu Hari Kasus Covid-19 Tambah 49 Orang, 2 Meninggal Dunia

Penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Grobogan tersebar di 14 kecamatan. Sedang lima kecamatan lainnya nihil kasus baru.

Muncul Klaster Masjid Dengan 94 Orang Positif Covid-19, 2 RW Di Paulan Karanganyar Lockdown

Lingkungan dua RW di Paulan, Colomadu, Karanganyar, menerapkan lockdown karena ada puluhan warga yang positif Covid-19 dari klaster masjid.