KTNA Exporience 2022 Sragen Dimulai Hari Ini, Besok Dibuka Menteri

KTNA Exporience 2022 yang berlangsung selama lima hari sejak Rabu (27/7/2022) akan dihadiri setidaknya dua menteri.

 Puluhan stan menampilkan produk pertanian pada KTNA Exporience 2022 di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen mulai Rabu (27/7/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Puluhan stan menampilkan produk pertanian pada KTNA Exporience 2022 di Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) Sragen mulai Rabu (27/7/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Perhelatan KTNA Exporiencce 2022 Sragen dimulai Rabu (27/7/2022) ini. Dalam acara yang digelar hingga 31 Juli 2022 ini tak hanya diramaikan oleh 102 stan para petani, produsen pupuk, stakeholders, dan kuliner. Tetapi juga dimeriahkan dengan hiburan khas Sragen, yakni tayub dan campursari.

Sebanyak 30 stan kuliner sudah menjajakan dagangan mereka sejak Rabu pagi. Sementara 70 stan petani dan stakeholders terkait pertanian mulai berbenah. KTNA Exporience 2022 itu direncanakan dibuka Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo pada Kamis (28/7/2022) besok.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, dipastikan hadir dalam acara yang digelar Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sragen itu. Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, akan menyampaikan pidatonya secara virtual.

“Sampai siang ini ada 102 stan yang mulai buka untuk meramaikan KTNA Exporience 2022. Stan kuliner ada 30 unit dari rencana semula hanya 20 unit. Kemudian ada stan formulator pertanian ada 18 unit dari 40 formulator yang ada di Sragen,” ujar Ketua KTNA Sragen, Suratno, saat berbincang dengan Espos, Rabu siang.

KTNA Sragen menggratiskan 27 stan bagi 20 KTNA di Kabupaten Sragen, empat dinas, satu stan KTNA Soloraya, dan satu stan untuk SMKN 1 Kedawung yang merupakan satu-satunya SMK pertanian di Sragen.

Baca Juga: KTNA The Exporience 2022 Sragen Bakal Berbeda, Ini yang Bikin Spesial

Suratno menyampaikan KTNA Exporience 2022 juga dimeriahkan oleh hiburan khas Sragen, yakni tayub pada Rabu malam, organ tunggal pada Kamis dan Jumat malam, dan grup band pelajar pada Sabtu malam, dan campursari pada Minggu malam.

Dia menyampaikan dalam KTNA ekspo ini juga akan dilakukan penandatanganan empat kerja sama atau memorandum of understanding (MoU). Yakni MoU KTNA dengan Perum Bulog, MoU KTNA dengan Perumda Pergudangan dan Aneka Usaha Pedaringan Solo, MoU KTNA dengan Ralali, dan MoU KTNA dengan PT Nusantara Medika Bandung.

“Nanti direncanakan ada tiga talkshow dalam KTNA Exporience 2022, yakni talkshow pertama bertema Inspirasi Petani Milenial; talkshow kedua mengambil topik Digitalisasi Pertanian; dan talkshow ketiga mengambil tema Agrowisata, Sebuah Alternatif Pengembangan Petani Milenial,” ujarnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      + PLUS Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi

      Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

      Berita Terkini

      Tak Masalahkan Jalan Solo-Purwodadi Jadi Searah, Warga Beri Masukan Ini

      Masyarakat tidak mempermasalahkan rencana Dishub Solo mengubah jalan Solo-Purwodadi dan Jl Kolonel Sugiyono menjadi satu arah untuk mendukung proyek rel layang.

      Bandit Sosial Marak Terjadi di Klaten Tahun 1870-1900, Apa Itu?

      Istilah bandit mungkin sudah tidak asing di telinga masyarakat.

      Sambut HUT RI, Warga Binaan LP Kelas II B Klaten Lomba Makan Kerupuk

      Warga binaan pemasyarakatan (WBP) LP Kelas II B Klaten mengikuti aneka lomba di LP setempat, Jumat (5/8/2022).

      Pengumuman! Besok Pagi Hindari Simpang Joglo Solo, Ada Penutupan 1 Jam

      Bakal ada penutupan jalan kawasan Simpang Tujuh Joglo, Banjarsari, Solo, selama satu jam pada Rabu (10/8/2022) pagi.

      Bakar Daun Siang-Siang, Warga Perumahan di Jaten Karanganyar Waswas

      aksi bakar-bakar daun kering oleh warga di Desa Papahan, Tasikmadu, bikin warga lain di Perumahan, Desa Jati, Jaten, Karanganyar waswas. Mereka lantas meminta bantuan pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

      Ada Raden Bagus Munyul di Situs Pringgoloyo Zaman Megalitikum Klaten

      Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten diyakini menyimpan kawasan diduga situs peninggalan zaman megalitikum atau masa prasejarah.

      Pasar Hewan di Karanganyar Belum Juga Dibuka, Ada Apa?

      Disdagnakerkop UKM Karanganyar belum ada rencana membuka kembali pasar hewan yang sudah ditutup sejak Juni lalu.

      Upacara Detik-Detik Proklamasi di Karanganyar Digelar di Alun-Alun

      Pemkab Karanganyar memastikan menggelar upacara detik-detik proklamasi di Alun-Alun Karanganyar.

      Karanganyar Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang Babi, Ini Tujuannya

      Pemkab Karanganyar mengimbau peternak babi memperhatikan kebersihan kandang mencegah penularan wabah PMK

      Kenapa Orang Solo Doyan Makan Sate Kambing & Tengkleng?

      Tahukah Anda kenapa orang Solo doyan makan aneka olahan kuliner kambing?

      Wow, Ada 9 Pasangan Suami-Istri di Sragen Maju di Pilkades 2022

      Ada 18 orang yang merupakan pasangan suami-istri yang maju dalam Pilkades serentak di Sragen.

      Kabar Duka, Kades Gladagsari Boyolali Meninggal Dunia

      Setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama sepekan, Kades Gladagsari Edy Suryanto meninggal dunia di rumahnya.

      Ada Senjata Api di Daftar Aset Pemkot Solo, Ini Kenyataannya

      Laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Solo menyebutkan ada dua senjata api yang menjadi aset Pemkot Solo.

      Karyawan Pabrik Pergoki Api Menyala dari Rumah Warga Jetak Sragen

      Sumber api diduga berasal dari obat nyamuk yang menyalat kain di sekitar lokasi.

      Ditinggal Pergi, Dapur Rumah Warga Mandong Klaten Terbakar

      Kapolsek Trucuk AKP Sarwoko menjelaskan saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat